Kriminal
Share this on:

Jumlah Hukuman Mati di 2018 Cenderung Turun

  • Jumlah Hukuman Mati di 2018 Cenderung Turun
  • Jumlah Hukuman Mati di 2018 Cenderung Turun

JAKARTA - Amnesty International mencatat, setidaknya 690 eksekusi mati telah dilaksanakan di 20 negara pada tahun 2018, menunjukkan penurunan 31 persen dibandingkan dengan tahun 2017 (kurang lebih 993 eksekusi). Direktur Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid mengungkapkan, ada secerah harapan terkait penghapusan hukuman mati di tingkat global.

Amnesty Internasional Indonesia mencatat, ada sejumlah negara yang telah menunda hukuman mati serta menghilangkan penerapan hukuman mati di negaranya. Sebagian besar eksekusi terjadi di Tiongkok, Iran, Arab Saudi, Vietnam dan Irak.

"Angka ini merupakan jumlah eksekusi terendah yang tercatat oleh Amnesty International dalam satu dekade terakhir," Direktur Eksekutif Amnesty lnternational lndonesia Usman Hamid di Jakarta, Rabu (10/4) kemarin.

Usman mengatakan, Tiongkok tetap menjadi pelaku eksekusi terbanyak di dunia walaupun angka sebenarnya dari pelaksanaan hukuman mati di Tiongkok tidak diketahui secara rinci, karena informasi ini diklasifikasikan sebagai rahasia negara. "Angka global yang setidaknya terdapat 690 eksekusi tidak termasuk ke dalam ribuan eksekusi lain yang diyakini telah dilakukan di negara Tiongkok," ujarnya.

"Pihak berwenang Vietnam mengindikasikan pada bulan November bahwa 85 eksekusi mati telah dilakukan selama 2018, menempatkan negara itu di antara lima algojo teratas dunia," ujar dia.

Tidak termasuk Tiongkok, total 78 persen dari semua eksekusi mati global yang dilaporkan terjadi di hanya empat negara Iran, Arab Saudi, Vietnam dan Irak, kata Usman. Adapun Botswana, Sudan. Taiwan dan Thailand semua melanjutkan praktik eksekusi mati tahun lalu.

"Amnesty International tidak menemukan laporan eksekusi mati di Bahrain, Bangladesh, Yordania, Kuwait, Malaysia, Palestina (Negara Bagian) dan Uni Emirat Arab (UEA), meskipun negara-negara tersebut melaksanakannya pada tahun 2017," tuturnya.

Eksekusi di Iran turun dari setidaknya 507 pada 2017 menjadi kurang lebih 253 pada 2018- penurunan sebesar 50 persen. Eksekusi di Irak juga menurun dari setidaknya 125 pada 2017 menjadi kurang lebih 52 pada 2018. Sementara di Pakistan, jumlah eksekusi turun dari setidaknya 60 pada 2017 menjadi kurang lebih 14 pada 2018. Selain itu, Somalia mengurangi separuh eksekusi, turun dari 24 pada 2017 menjadi 13 pada 2018.

Sedangkan di Burkina Faso menghapus hukuman mati dalam hukum pidana baru pada bulan Juni 2018. Lanjut pada bulan Februari dan Juli pada tahun yang sama, Gambia dan Malaysia sama-sama secara resmi mendeklarasikan moratorium hukuman mati.

"Di Amerika Serikat, lanjut dia, undang-undang hukuman mati di negara bagian Washington dinyatakan tidak konstitusional pada bulan Oktober," imbuhnya.

Pada akhir tahun 2018, 106 negara (mayoritas negara di dunia) telah menghapuskan hukuman mati dalam hukum untuk semua kejahatan, dan 142 negara (lebih dari dua pertiga) telah menghapuskan hukuman mati dalam undang-undang maupun praktiknya.

Amnesty International mencatat komutasi ataupun pergantian hukuman untuk hukuman mati di 29 negara: Afghanistan, Bahrain, Bangladesh, Barbados, Benin, Botswana, Tiongkok, Mesir, Guyana, India, Iran. Kuwait. Malawi, Malaysia, Maladewa, Maroko / Sahara Barat, Myanmar, Nigeria, Pakistan, Papua Nugini, Qatar, Saint Kitts dan Nevis, Korea Selatan, Sudan Selatan, Sudan, Tanzania, UEA. AS. dan Zimbabwe.

"Sementara delapan tahanan berhasil terhindar dari hukuman mati tercatat di empat negara: Mesir, Kuwait. Malawi, dan AS," sebutnya.

Amnesty International mencatat sedikitnya terdapat 2.531 vonis hukuman mati di 54 negara, sedikit menurun dari total 2.591 yang dilaporkan pada 2017. Setidaknya 19.336 orang tercatat dijatuhi vonis hukuman mati secara global pada akhir 2018.

Metode eksekusi berikut digunakan di seluruh dunia pada tahun 2018: pemenggalan kepala, setrum listrik. hukum gantung, injeksi mematikan, serta eksekusi tembak. Dua hukuman mati dengan metode dilempari batu (rajam) diketahui telah dijatuhkan di Iran. (der/zul/fin)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Bawa Uang Miliaran Rupiah, WNI Ditangkap di Singapura

Bawa Uang Miliaran Rupiah, WNI Ditangkap di Singapura

Otoritas Singapura menjatuhkan hukuman denda SG$ 8 ribu (Rp81 juta) kepada seorang warga negara Indonesia (WNI), karena membawa sejumlah besar uang tunai senila


Polri Klaim Hotspot Karhutla Menurun

Polri Klaim Hotspot Karhutla Menurun

Jumlah titik panas atau hotspot akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, Rabu (14/8) diklaim Polri telah mengalami penurunan yang signifika


Regulasi Untungkan Posisi Bawaslu

Regulasi Untungkan Posisi Bawaslu

Jumlah permohonan sengketa yang ditangani Mahkamah Konstitusi (MK) tahun ini turun ketimbang 2014 silam.


Tiga WNI Lolos dari Tiang Gantungan di Malaysia

Tiga WNI Lolos dari Tiang Gantungan di Malaysia

Tiga Warga Negara Indonesia (WNI) terpidana mati, kasus narkoba mendapat pengampunan dari Raja Malaysia.


Hendak Kabur saat Dikeler BNN, Napi Lapas Cipinang Ditembak Mati

Hendak Kabur saat Dikeler BNN, Napi Lapas Cipinang Ditembak Mati

Seorang narapidana di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur ditembak mati petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta.


Mati Lampu Massal Mulai Diinvestigasi

Mati Lampu Massal Mulai Diinvestigasi

Kasus blackout listrik padam massal di sebagian Pulau Jawa telah menimbulkan kerugian dan penderitaan bagi masyarakat.


Siksa TKI Hingga Cacat, Majikan di Singapura Divonis 11 Tahun

Siksa TKI Hingga Cacat, Majikan di Singapura Divonis 11 Tahun

Pengadilan Singapura menjatuhi hukuman 11 tahun penjara kepada salah seorang warganya, karena terbukti telah menyiksa tenaga kerja Indonesia (TKI) hingga cacat.


Tim Teknis Kasus Novel Berjumlah 120 Personel Polri

Tim Teknis Kasus Novel Berjumlah 120 Personel Polri

Polri mengumumkan jumlah personel tim teknis yang akan mengungkap kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan.


Gara-gara Hoaks, IDI Menurun

Gara-gara Hoaks, IDI Menurun

Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2018 menurun. Ini terjadi akibat meningkatnya penyebaran hoaks atau kabar bohong menjelang pemilu lalu.


Polisi Tembak Polisi, Beban Kerja Berat Penghasilan Minim

Polisi Tembak Polisi, Beban Kerja Berat Penghasilan Minim

Bentuk arogansi polisi sangat kentara dalam kasus polisi tembak mati polisi di Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/7) malam.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!