Kriminal
Share this on:

Jutaan Butir Pil Gendeng Diracik di Pusat Kota Solo

  • Jutaan Butir Pil Gendeng Diracik di Pusat Kota Solo
  • Jutaan Butir Pil Gendeng Diracik di Pusat Kota Solo

SOLO - Wilayah eks Karesidenan Surakarta sempat diprediksi belum terjamah pil kombinasi paracetamol, caffeine, dan carisoprodol (PCC). Tapi ternyata, pabrik dan gudang pil yang bisa menyebabkan si pemakainya seperti orang gendeng itu berada di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo.

Pabrik di Kota Bengawan berada di pusat kota. Yakni memanfaatkan rumah di Jalan Setia Budi No 66 RT 01 RW 04 Kampung Cinderejo Lor, Kelurahan Gilingan Kecamatan Banjarsari atau di belakang Terminal Tirtonadi.

Begitu pula rumah yang dijadikan tempat penyimpanan bahan baku pil PCC di Jalan Gelatik Raya Blok S No. 12 RT 04 RW 07 Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol.

Tim Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng menggerebek rumah dua lantai di Jalan Setia Budi No 66, Kota Solo yang disulap menjadi pabrik pil PCC sekitar pukul 09.00. Lima orang ditangkap.

Sumber Jawa Pos Radar Solo menyebutkan, pabrik pil PCC tersebut sudah beroperasi selama delapan bulan. Target pasarnya adalah wilayah Tangerang dan Samarinda. “Samarinda merupakan asal dari pelaku Mita,” terangnya.

Mita (20), yang tinggal di Jalan Kepodang No 8 Perumahan Fajar Indah, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan merupakan kekasih Wildan, pemilik pabrik pil gendeng di Jalan Setia Budi, Kota Solo. Wildan lebih dahulu dibekuk sebelum pabriknya digerebek.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono datang langsung ke pabrik pil gendeng sekitar pukul 12.00. Disusul Kapolresta AKBP Ribut Hari Wibowo dan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo.

Satu jam kemudian, mereka keluar dari dalam rumah berpagar besi warna abu-abu itu. Kapolda memastikan bahwa rumah yang disewa oleh Wildan tersebut merupakan pabrik PCC dalam skala besar.

Tapi, siapa otaknya, dan kronologis awal penggerebekan, Condro belum memberikan informasi secara detail. “Ini tangkapan BNNP. Besok, (Senin 4/12, Red) akan dirilis oleh BNNP di Semarang. Dari pihak kepolisian dalam hal ini Polda Jawa Tengah dan Polresta Surakarta hanya mengamankan lokasi dan ikut dalam proses penggeledahan. Pengeledahan juga dilakukan BNNP di Semarang dan Sukoharjo,” bebernya.

Digerebeknya pabrik pil gendeng itu membuat Wali Kota Rudy geleng-geleng kepala. Dia tak menyangka di pusat Kota Solo ada aktivitas pembuatan narkoba dalam skala besar. Ini menjadi peringatan seluruh kepala daerah untuk memperketat pengawasan wilayahnya.

“Sudah jalan selama ini tapi kok baru ketahuan sekarang. Buat ketua RT, RW, pak lurah dan pak camat, saya mewanti-wanti ini yang terakhir, jangan ada lagi (pabrik narkoba, Red),” tegasnya.

Wali kota juga meminta warga tidak tinggal diam ketika mengetahui ada aktivitas mencurigakan di daerahnya. Segera lapor ke kelurahan.

“Kalau tidak langsung laporan saya. Wong warga sudah banyak yang tahu nomor HP (handphone) saya. Ini agar masalah narkoba seperti ini cepat ditangani,” ungkapnya.

Bagaimana kondisi di dalam pabrik pil gendeng? Rudy mengatakan petugas cukup banyak mengamankan barang bukti di lantai dasar rumah tersebut.

“Yo kuwi mau (Itu tadi) ada mesinnya, terus serbuk sama pil. Tadi ya ada orang yang diperiksa petugas, pelaku apa bukan, aku yo ra patio mudeng (tidak begitu paham). Bukan kapasitas saya untuk menjelaskan,” paparnya. (atn/JPG/wa/aro)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Hasil Kejiwaan Tersangka Pembuang Bayi Belum Jelas

Hasil Kejiwaan Tersangka Pembuang Bayi Belum Jelas

Setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sepekan, NAN, 21, tersangka kasus pembuangan bayi di kawasan Alun-alun Kota Magelang.


Peredaran Pil Koplo Kian Mengkhawatirkan

Peredaran Pil Koplo Kian Mengkhawatirkan

Sragen menjadi pemasok utama pil koplo di Bumi Orek-orek. Ini jika menilik catatan Pengadilan Negeri (PN) Ngawi.


Rumah Kos Masih Jadi Sasaran Curat

Rumah Kos Masih Jadi Sasaran Curat

Untuk kesekian kalinya, rumah kos di Kota Santri menjadi sasaran pencurian dengan pemberatan (Curat).


Kondisi Bayi yang Dibuang dari Lantai III Sehat

Kondisi Bayi yang Dibuang dari Lantai III Sehat

Kondisi bayi malang yang ditemukan di sela bangunan salah satu department store Jalan A Yani, Kota Magelang, Selasa (2/10) lalu, saat ini dalam kondisi sehat.


Tersinggung karena Dipelototi, Seorang Warga Dikepruk Gelas Kopi

Tersinggung karena Dipelototi, Seorang Warga Dikepruk Gelas Kopi

Bermula dari saling pandang, Muhammad Wiryanto menjadi korban dugaan penganiayaan yang dilakukan seseorang di Arena Merpati Jalingkut Kota Tegal.


Subhanalloh, Bayi dengan Ari-arinya Selamat meski Dilempar dari Lantai Tiga

Subhanalloh, Bayi dengan Ari-arinya Selamat meski Dilempar dari Lantai Tiga

Aparat Polres Magelang Kota berhasil mengamankan salah seorang oknum pramuniaga atau SPG Matahari Department Store, Jalan A Yani, Kota Magelang.


Residivis Pemalsu Ijazah Kembali Dibekukn Polisi

Residivis Pemalsu Ijazah Kembali Dibekukn Polisi

Sempat tersandung kasus, rupanya tak membuat Eka Wachyudin (40), warga Jalan Wates Kelurahan Debong Kulon Kota Tegal jera.


Asyik Pesta Miras, Gerombolan Muda Mudi di Lesehan Dibubarkan Polisi

Asyik Pesta Miras, Gerombolan Muda Mudi di Lesehan Dibubarkan Polisi

Sejumlah muda mudi yang tengah asyik berpesta minuman keras (miras) di salah satu lesehan di Jl. A. Yani Kota Tegal dibubarkan polisi.


Pungli PTSL, Lurah Jadi Tersangka

Pungli PTSL, Lurah Jadi Tersangka

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang menetapkan Lurah Paninggilan Mas’ud sebagai tersangka kasus dugaan pungutan liar (pungli).


Simpan Sabu dalam Bungkus Rokok, Pedagang Diringkus

Simpan Sabu dalam Bungkus Rokok, Pedagang Diringkus

Syaiful Bahrudin (29), warga Desa Karanganyar Gang 16 Kecamatan Tirto Kota Pekaongan ditangkap anggota Sat Narkoba Polres Pekalongan Kota, Kamis (30/8) lalu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!