Kriminal
Share this on:

Kabur setrelah Rampas HP, ABG Ini Malah Kecantol Pagar

  • Kabur setrelah Rampas HP, ABG Ini Malah Kecantol Pagar
  • Kabur setrelah Rampas HP, ABG Ini Malah Kecantol Pagar

SURABAYA - Butuh uang untuk lebaran, Panji Achmad Junaedi (20), warga Jalan Simolawang II Barat, Simokerto, Surabaya nekat merampas handphone (HP) milik bocah yang bermain gadget di ruang tamu. Apesnya tak bisa ditolak, tersangka berhasil ditangkap warga lantaran bajunya kecantol pagar saat melarikan diri.

Panji sapaan akrab Panji Achmad Junaedi mulanya sedang mencari mangsa di Jalan Dukuh Bulak Banteng IIB, Kenjeran, Surabaya bersama rekannya RH (DPO). Saat melintas di rumah No.1, Panji melihat ALV, anak 9 tahun sedang memainkan HP di dalam rumahnya.

”Posisi ALV duduk memainkan HP di ruang tamu rumah,” beber Kanit Reskrim Polsek Kenjeran AKP Yudho, Senin ( 11/6)

Melihat kesempatan itu, Panji langsung lompat dari motornya dan langsung merampas HP merek Mito warna hitam milik ALV. Tidak terima HP-nya dirampas orang tidak dikenal, ALV menangis dengan kencang.

Tangisan korban itu membuat Panji terkejut dan spontan melarikan diri. Ketika terburu mengambil langkah seribu, bajunya menyangkut pintu pagar rumah korban. Akibatnya Panji terpeleset.

Warga yang mengetahui kejadian itu, langsung menangkap Panji yang masih sempoyongan. ”Sayangnya rekan Panji (RH, Red) berhasil kabur meningalkan Panji,” imbuh Yudho.

Warga langsung menghubungi polisi yang saat itu sedang patroli di sekitar lokasi kejadian. Panji digelandang ke Mapolsek Kenjeran untuk diproses hukum.

Panji mengaku melakukan perampasan tersebut karena tidak punya uang untuk kebutuhan lebaran. Ia menyesali perbuatannya dan mengaku jika baru satu kali ini melakukan perampasan.

Kini polisi masih memburu RH yang berhasil kabur. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Panji dijerat dengan pasal 365 sub 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. (son/no/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kelabui Polisi, Paket Sabu Disembunyikan di Kondom

Kelabui Polisi, Paket Sabu Disembunyikan di Kondom

Polres Kutai Timur (Kutim) kembali mengamankan pengedar narkoba. Kali ini dua orang yang menjadi tangkapan kepolisian.


Nekat, Pria Paro Baya Curi Pagar Kuburan

Nekat, Pria Paro Baya Curi Pagar Kuburan

Bisa jadi sudah tidak ada barang lain yang dapat dicuri. Hingga akhirnya, besi pagar kuburan pun dicuri. Hal ini dilakukan RD alias Iwan.


Peredaran Pil Koplo Kian Mengkhawatirkan

Peredaran Pil Koplo Kian Mengkhawatirkan

Sragen menjadi pemasok utama pil koplo di Bumi Orek-orek. Ini jika menilik catatan Pengadilan Negeri (PN) Ngawi.


Diupah Ro600 Ribu, ABG Tenteng 3,6 Kg Ganja

Diupah Ro600 Ribu, ABG Tenteng 3,6 Kg Ganja

Usianya masih belia, meski begitu WBP,17, kembali duduk di kursi terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.


Kondisi Bayi yang Dibuang dari Lantai III Sehat

Kondisi Bayi yang Dibuang dari Lantai III Sehat

Kondisi bayi malang yang ditemukan di sela bangunan salah satu department store Jalan A Yani, Kota Magelang, Selasa (2/10) lalu, saat ini dalam kondisi sehat.


ABG Pencuri Uang dan HP Babak Belur Dihajar Warga

ABG Pencuri Uang dan HP Babak Belur Dihajar Warga

Akibat kepergok mencuri HP dan Uang, SB (17), warga Sukabumi, Jawa Barat harus berurusan dengan polisi.


Polisi Didesak Beri Kepastian Hukum

Polisi Didesak Beri Kepastian Hukum

Kasus dugaan prostitusi di Zeus Eksekutif Karaoke yang ditangani Satuan Reskrim Polrestabes Semarang rupanya saat ini jadi perhatian publik.


Digerebek, Dua Remaja Gagal Pesta SS

Digerebek, Dua Remaja Gagal Pesta SS

Meski sudah susah payah mengumpulkan uang untuk membeli sabu-sabu (SS). Namun dua remaja ini tetap tak bisa merasakan sensasi mengisapnya.


Klarifikasi Muhir Beredar, Beringin Bergoyang

Klarifikasi Muhir Beredar, Beringin Bergoyang

H Muhir mulai berkicau. Parahnya, kicauan pertamanya langsung membuat pohon beringin (baca: Partai Golkar) yang selama ini menjadi tempatnya bernaung, bergoyang


Rampas Tas Pengunjung Taman, Jambret Didor

Rampas Tas Pengunjung Taman, Jambret Didor

Polisi melumpuhkan Achmad Habib Mudhofar (25), dengan menembak kaki kanannya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!