Kriminal
Share this on:

Kakek 63 Tahun Dirampok dan Dipukuli sampai Nyaris Pingsan

  • Kakek 63 Tahun Dirampok dan Dipukuli sampai Nyaris Pingsan
  • Kakek 63 Tahun Dirampok dan Dipukuli sampai Nyaris Pingsan

TERGOLEK - Tarto Warno dalam kondisi terluka parah di wajah dirawat di Klinik Hanifah Matesih, kemarin. (rudi hartono/radar solo)

KARANGANYAR - Tarto Warno mungkin tidak mengira kalau pagi kemarin harus mengalami peristiwa tragis. Selain kehilangan uang jutaan rupiah, pria 63 tahun asal Dusun Balerejo Desa Koripan, Kecamatan Matesih Kabupaten Karanganyar ini harus menanggung luka, setelah tubuhnya dihajar para komplotan garong tersebut.

Hingga kemarin sore, kondisi Tarto masih tergolek lemah dirawat di Klinik Hanifah Matesih. Dia mengalami luka memar pada bagian kepala. Kasus yang menimpa Tarto ini terjadi kemarin pukul 07.30.

Pagi itu dia berniat untuk melunasi utang membeli sapi beberapa hari sebelumnya kepada salah satu pedagang hewan di Pasar Karangpandan. Dia mengendarai Honda Grand.

Sampai di jalan Karangpandan-Mojogedang, tepatnya di selatan Pasar Hewan Karangpandan sekitar pukul 07.30 WIB, tiba-tiba dari arah belakang, laju kendaraannya dihentikan oleh pengendara Toyota Avanza berwarna biru.

Setelah berhenti, dua penumpang turun dari dalam mobil dan sempat berbincang dengan Tarto. Kepada kakek ini, orang tersebut pura-pura mencari tanah yang akan dijual. Namun, belum sempat Tarto menjawab, satu pelaku tersebut langsung menarik Tarto yang saat itu masih mengenakan helm dan membawa ke dalam mobil pelaku.

Di dalam mobil tersebut, dia rangkul salah seorang pelaku yang duduk di kursi belakang. Sedangkan seorang lagi mencekik dan memukuli korban dengan helm yang dipakai oleh korban. ”Salah satu pelaku sempat mengancam kalau saya teriak akan dibunuh. Akhirnya saya pasrah saja,” kata Tarto saat ditemui di klinik tempat dia dirawat.

Tak cukup sampai di situ, Tarto yang terus menerus dipukuli mengaku sempat bertanya kepada pelaku, mau dibawa ke mana. Karena saat itu Tarto mengetahui dirinya dibawa ke arah Karanganyar Kota.

Bahkan dia juga sempat menanyakan indentitas para pelaku. Tapi bukan jawaban yang dia terima tapi malah semakin mendapat pukulan telak hingga hampir pingsan.

”Selama perjalanan itu mereka mencari barang yang saya bawa. Dan akhirnya uang lima juta yang saya simpan di saku celana langsung diambil. Kemudian dua setengah juta yang saya taruh di dompet juga diambil,” terang Tarto sembari menahan sakit.

Usai berhasil menggasak dan mengambil uang milik Tarto, para pelaku berbalik arah kembali ke arah ke wilayah Matesih dan menurunkan dia di wilayah Desa Sabrang, Matesih dengan kondisi luka memar pada bagian mulut dan wajah.

”Saya diturunkan di Sabrang sebelum jembatan itu. Setelah itu saya nyegat mobil truk, dan saya minta tolong untuk mengantarkan kembali ke Pasar Karangpandan untuk mengambil sepeda motor. Setelah itu saya lapor ke polisi,” ujarnya.

Sementara itu, sampai saat ini jajaran Polsek Karangpandan bersama Polres Karanganyar masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. Korban sendiri sampai kemarin masih dirawat di Klinik Hanifah Matesih.

”Tadi anggota memeriksa saksi dan korban serta mendatangi beberapa lokasi yang sebelumnya disebutkan oleh pelaku,” kata Kapolsek Matesih Kompol Rohmad mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto. (rud/bun/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Gara-gara Pesta Miras, Albert Dikeroyok
Gara-gara Pesta Miras, Albert Dikeroyok

Berita Sejenis

BPOM Sita Makanan Kedaluwarsa Rp3,4 Miliar

BPOM Sita Makanan Kedaluwarsa Rp3,4 Miliar

Bagi yang membeli produk pangan segar dan olahan untuk berbuka puasa agar lebih berhati-hati.


Dugaan Korupsi KKP, Susi Dukung KPK

Dugaan Korupsi KKP, Susi Dukung KPK

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendukung KPK menuntaskan dugaan tindak pidana korupsi di Kementeriannya.


Polisi Tampik Dokter Ani Hasibuan Jadi Target

Polisi Tampik Dokter Ani Hasibuan Jadi Target

Pemeriksaan dokter spesialis syaraf Robiah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan dinilai dipaksakan dan terlalu tergesa-gesa.


Bupati Bengkalis Tersangka Suap Proyek Jalan

Bupati Bengkalis Tersangka Suap Proyek Jalan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bengkalis Amiril Mukminin sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.


Ngaku Telah Diperkosa, PRT Indonesia Dihukum 14 Hari

Ngaku Telah Diperkosa, PRT Indonesia Dihukum 14 Hari

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga (PRT) diadili dan dibui di oleh pengadilan Singapura.


Lusa, Permadi dan Lieus Sungkharisma Kembali Diperiksa Bareskrim

Lusa, Permadi dan Lieus Sungkharisma Kembali Diperiksa Bareskrim

Politisi Gerindra Permadi dan aktivis sosial Lieus Sungkharisma kompak mangkir dari panggilan pemeriksaan Bareskrim Polri, Selasa (14/3) kemarin.


Tiga Kasus Dugaan Korupsi Mangkrak, KPK Digugat

Tiga Kasus Dugaan Korupsi Mangkrak, KPK Digugat

Lebih dari dua tahun, tiga kasus dugaan korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mangkrak tanpa ada kejelasan.


Tersangka Korupsi Alsintan Masih Gelap

Tersangka Korupsi Alsintan Masih Gelap

Penetapan tersangka kasus dugaan korupsi penyimpangan pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) 2015 lalu belum jelas.


Komnas HAM Kumpulkan Data Kematian Ratusan Petugas TPS

Komnas HAM Kumpulkan Data Kematian Ratusan Petugas TPS

Ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bertumbangan. Tidak hanya sakit, banyak di antara mereka sampai kehilangan nyawa.


Rabu Lusa, KPK Akan Periksa Ignasius Jonan

Rabu Lusa, KPK Akan Periksa Ignasius Jonan

Lantaran Dirut PLN (nonaktif) Sofyan Basir, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan harus berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KP



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!