Kriminal
Share this on:

Kalah Judi Tak Dikasih Uang, Anak Bakar Rumah Orang Tuanya

  • Kalah Judi Tak Dikasih Uang, Anak Bakar Rumah Orang Tuanya
  • Kalah Judi Tak Dikasih Uang, Anak Bakar Rumah Orang Tuanya

JEPARA - Seorang pemuda tega membakar rumah milik orang tuanya sendiri Sabtu (12/1) lalu. Pembakaran tersebut dilakukan Agung Gutomo, 22, karena tidak diberi uang. Jumlahnya Rp1,5 juta.

Awalnya, Agung meminta uang dengan alasan akan dibuat biaya ke Jakarta. Agung pergi ke Jakarta untuk bekerja. Namun permintaan itu ditolak ayahnya, yakni Slamet, 69, warga RT 6/RW 2, Desa Welahan. Karena orang tua curiga uang tersebut digunakan untuk berjudi dan minum-minuman air keras.

“Tersangka mengaku untuk biaya ke Jakarta tapi uang itu hanya alasan untuk digunakan untuk judi,” kata Kasatreskrim Polres Jepara AKP Mukti Wibowo.

Karena tidak diberikan uang sesuai diminta, Agung kemudian melancarkan aksi pembakaran rumah milik orang tuanya. Padahal, dia juga tinggal di rumah tersebut. Agung membakar sehelai kain di sekitar rumahnya. Kemudian api menjalar ke bagian dapur dan satu kamar.

Oleh warga sekitar, api tersebut berhasil dipadamkan. Akibat kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp15 juta. “Tidak lama setelah permintaan Agung tidak dituruti, pada pukul 18.30 ia membakar rumahnya sendiri,” imbuhnya.

Penolakan dari orang tua tersangka didasari perilaku buruk Agung selama ini. Karena sudah sering minta uang untuk keperluan yang tidak jelas. Sebelumnya, tersangka juga telah menggadaikan sepeda motor miliknya untuk bermain judi.

Dari pengakuan Agung, dia sempat mengalami kalah judi Rp3 juta. Lalu menggadaikan sepeda motornya Rp4 juta. Sisanya dia gunakan untuk minum-minuman air keras. Karena kehabisan uang kemudian minta uang kepada orang tuanya.

“Menyesal kenapa saya harus membakar rumah bapak. Saya akui kalau salah,” kata Agung.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 187 ayat 1 mengenai pembakaran dengan ancaman 12 Tahun penjara. “Pelaku kami tahan di Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandas Mukti. (war/zen/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Bawa Uang Rp490 Ribu, Tujuh Orang Timses Caleg Ditangkap Polisi

Bawa Uang Rp490 Ribu, Tujuh Orang Timses Caleg Ditangkap Polisi

Beberapa jam sebelum waktu pemungutan suara, Rabu (17/4) kemarin, tujuh orang tertangkap tangan polisi, Rabu (17/4) dini hari.


Menteri PPA Menangis di Depan Pelaku Bullying Audrey

Menteri PPA Menangis di Depan Pelaku Bullying Audrey

Menteri PPPA Yohana Yembise tak kuasa menahan air matanya saat bertemu dengan tiga tersangka kasus bullying Audrey di Ruang Kerja Pemkot, kemarin.


Kejagung Klaim Selamatkan Uang Negara USD 477 Juta

Kejagung Klaim Selamatkan Uang Negara USD 477 Juta

Jajaran Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung mengklaim pihaknya telah menyelamatkan uang negara hingga USD 477,625.927.


Disebut Orang Pertama Penyebar Foto Ratna Sarumpaet, Dahnil Anzar Keberatan

Disebut Orang Pertama Penyebar Foto Ratna Sarumpaet, Dahnil Anzar Keberatan

Dahnil Anzar Simanjuntak keberatan dianggap sebagai orang yang pertama menyebarkan foto Ratna Sarumpaet di media Sosial.


Polisi Kantongi Identitas Tiga Pelaku Dugaan Penganiaya Audrey

Polisi Kantongi Identitas Tiga Pelaku Dugaan Penganiaya Audrey

Polisi pastikan terus mengusut kasus persekusi dan pengeroyokan yang dilakukan belasan orang siswi SMA terhadap Audrey (14) di Pontianak, Kalimantan Barat.


Intensifkan Operasi Subuh, Polisi Pastikan Tak Ada Kampanye di Masjid

Intensifkan Operasi Subuh, Polisi Pastikan Tak Ada Kampanye di Masjid

Menjelang pemilu 2019, Polres Tegal menggelar Safari Subuh ke masjid-masjid.


75 Orang Sudah Kembalikan Uang Dugaan Korupsi SPAM ke KPK

75 Orang Sudah Kembalikan Uang Dugaan Korupsi SPAM ke KPK

Dugaan bagi-bagi uang dalam setiap proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kian menguat.


Janda Dua Anak Tewas di Dalam Warung

Janda Dua Anak Tewas di Dalam Warung

Sudarti (45), janda asal Desa Kubangpari, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes ditemukan tewas di dalam warung miliknya.


Dirayu Akan Dinikahi, Remaja Tega Setubuhi Anak di Bawah Umur

Dirayu Akan Dinikahi, Remaja Tega Setubuhi Anak di Bawah Umur

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tegal meringkus CM (19), warga Margasari, karena menyetubuhi anak di bawah umur.


Pamit beli Rokok, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Kebun

Pamit beli Rokok, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Kebun

Castolani (51), warga Dukuh Corotan, Desa Kutosari, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, ditemukan keluarganya sudah tak bernyawa.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!