Kriminal
Share this on:

Kasus Asmara Berdarah Direkonstruksi

  • Kasus Asmara Berdarah Direkonstruksi
  • Kasus Asmara Berdarah Direkonstruksi

CIREBON - Kasus pembunuhan bermotif asmara di RT/RW 01 Blok Jalinan Desa Tegalwangi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon dengan tersangka AF (18) beberapa waktu memasuki babak baru. Selasa (3/7) kemarin polisi menggelar rekonstruksi (reka ulang) kasus tersebut. Hal itu untuk melengkapi berkas kasus tersebut sebelum dilimpahkan ke kejaksaan untuk penuntutan.

Rekonstruksi digelar di lokasi berbeda dengan lokasi terjadinya kasus pembunuhan tersebut. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, jika rekonstruksi digelar di TKP.

Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto melalui Kasat Reskrim AKP Kartono Gumilar kepada Radar mengatakan, rekonstruksi dilakukan di salah satu rumah dinas anggota kepolisian di Aspol Sumber. “Kita laksanakan di tempat yang aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diingikan. Hadir semua dari pihak kejaksaan, dan tim penasehat hukum tersangka,”terangnya.

Dalam rekonstruksi tersebut total ada sekitar 19 adegan yang peragakan. Hal tersebut sesuai dan cocok dengan keterangan tersangka. “Semuanya sesuai. Tidak ada penambahan adegan. Total ada 19 adegan. Untuk motif kuat karena persoalan asmara,” imbuhnya.

Penasehat hukum tersangka, Darmaji SH MH kepada Radar mengatakan, jika pihaknya mendapat mandat penunjukan untuk mendampingi tersangka. Karena tuntutan hukuman yang dihadapi oleh tersangka di atas lima tahun.

“Tersangka kita damping, dan kita berikan pemahaman tentang hak-haknya,” jelas Darmaji.

Menurutnya, dari berkas yang diterima tersangka dijerat pasal 340 KUH Pidana tentang pembunuhan berencana. Sampai dengan saat ini proses advokasi yang ia lakukan dan timnya masih berjalan dan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan kejaksaan.

Terpisah, berdasarkan informasi sumber Radar di internal kepolisian, motif yang melatarbelakanginya adalah cemburu dan emosi setelah diputuskan oleh sang pacar. Bahkan dalam insiden tersebut sang pacar menerima beberapa luka akibat senjata tajam tersangka. Termasuk tusukan pada bagian pundak dan sayatan pada lengan.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Blok Jalinan Desa Tegalwangi Jumat (12/5) sekitar pukul 19.00 WIB dibuat geger. Kagaduhan tersebut terjadi setelah AF (18) mengamuk dan menusuk beberapa warga setempat hingga seorang di antaranya meninggal dunia.

Insiden berdarah tersebut terjadi setelah keributan di rumah PJ (17) yang saat itu sedang ribut dengan teman laki-lakinya AF (18). Mendengar ada keributan dua bersaudara, Yusup dan Agung yang merupakan tetangga PJ datang dan berusaha melerai.

Namun naas, keduanya malah menjadi korban amukan AF yang kemudian menusukan pisau yang dibawanya. Dalam insiden tersebut, Yusup tewas di lokasi kejadian. Sementara Agung meskipun mendapat tusukan, kondisinya perlahan membaik dan akhirnya selamat dari masa kritis. (dri/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kejaksaan Terima 7 Berkas Perkara Koporasi Penyebab Karhutla

Kejaksaan Terima 7 Berkas Perkara Koporasi Penyebab Karhutla

Gerak cepat aparat hukum memroses kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Saat ini Kejaksaan telah menerima 7 berkas perkara atasnama korporasi dan 159 berk


Kirim Red Notice, Polisi Terbitkan DPO Veronica Koman

Kirim Red Notice, Polisi Terbitkan DPO Veronica Koman

Mabes Polri telah melakukan gelar perkara terkait kasus yang menjerat tersangka penyebaran hoaks Asrama Mahasiswa Papua, Veronica Koman.


Eggi Sudjana Minta Perlindungan Presiden

Eggi Sudjana Minta Perlindungan Presiden

Tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana meminta perlindungan hukum kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Tersangkakan Menpora, Tak Ada Muatan Politis

Tersangkakan Menpora, Tak Ada Muatan Politis

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah penetapan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus dugaan suap dana hibah KONI be


Terlibat Kasus Curanmor, Otak Kerusuhan Papua Ditangkap

Terlibat Kasus Curanmor, Otak Kerusuhan Papua Ditangkap

Tim gabungan Polda Papua kembali meringkus diduga dalang atau aktor intelektual kasus kerusuhan yang terjadi di Tanah Papua, beberapa waktu lalu.


BTN: Kasus Korupsi Rp250 Miliar Telah Selesai

BTN: Kasus Korupsi Rp250 Miliar Telah Selesai

PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN merasa kecewa dengan berbagai pemberitaan di Fajar Indonesia Network.


228 Orang dan 5 Korporasi Tersangka Karhutla

228 Orang dan 5 Korporasi Tersangka Karhutla

Ancaman Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mencopot Kapolda hingga Kapolsek yang tidak mampu menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta menang


Ditahan di Polda, Infeksi Paru-paru Kivlan Zen Kambuh

Ditahan di Polda, Infeksi Paru-paru Kivlan Zen Kambuh

Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Senin (16/9) s


Kasus Makar Tokoh Oposisi Tetap Berjalan

Kasus Makar Tokoh Oposisi Tetap Berjalan

Polri menyebut kasus dugaan makar terhadap para tokoh pendukung calon presiden dan wakil presiden Probowo Subianto-Sandiaga Uno masih berlanjut.


Menunggu Penyelesaian Berkas Tersangka Karhutla

Menunggu Penyelesaian Berkas Tersangka Karhutla

Polisi terus berupaya menyelesaikan proses pemberkasan perkara, kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!