Kriminal
Share this on:

Kasus Dugaan Pemalsuan, Tiga Bos Perusahaan Bebas

  • Kasus Dugaan Pemalsuan, Tiga Bos Perusahaan Bebas
  • Kasus Dugaan Pemalsuan, Tiga Bos Perusahaan Bebas

LEGA - Tiga terdakwa bos perusahaan, Tjan Wen Hung, Setiyono Raharjo dan EC. Erny Novita dibebaskan dari jeratan pidana oleh majelis hakim Sigit Heriyanto di PN Semarang, kemarin. (joko susanto/radar semarang)

SEMARANG - Tiga terdakwa kasus dugaan pemalsuan atau memberikan keterangan menyesatkan dalam perjanjian jaminan fidusia yang dilakukan di PT Citra Mandiri Multi Finance Semarang, dibebaskan dari semua dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng dalam sidang beragendakan putusan di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, kemarin.

Sebelumnya JPU menuntut ketiganya dengan vonis berbeda-beda, tuntutan tertinggi dijatuhkan ke bos CV Zentrum (sekarang sudah pailit) Tjan Wen Hung dengan pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan.

Kemudian bos CV Lancar Motor (showroom mobil) Setiyono Raharjo dengan pidana penjara 2 tahun 6 bulan. Terakhir Kepala Kantor Perwakilan PT Citra Mandiri Multi Finance Semarang EC. Erny Novita dengan pidana penjara 1 tahun 6 bulan.

"Memutuskan para terdakwa tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum. Membebaskan terdakwa dari semua dakwaan jaksa, serta memulihkan harkat dan martabat dan hak-hak para terdakwa," kata majelis hakim yang dipimpin Sigit Heriyanto dalam amar putusannya.

Dalam pertimbangannya, hakim Sigit menyebutkan, dakwaan adanya pemalsuan surat tidak terpenuhi, sehingga perbuatan terdakwa tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan alternatif pertama, kedua dan ketiga penuntut umum. Atas putusan itu, majelis memberikan waktu 7 hari kepada para pihak untuk mengajukan kasasi.

Menanggapi putusan itu, JPU Kejati Jateng, Ahmad Riyadi memastikan akan mengajukan kasasi. “Semua boleh-boleh saja hak majelis hakim, kalau janggal saya tidak komentar dahulu. Nanti kami akan kasasi,” kata Ahmad Riyadi singkat.

Sementara kuasa hukum dua terdakwa Tjan Wen Hung dan Setiyono Raharjo yakni, Andreas Hijrah Airudin menyatakan menerima atas putusan itu. “Kita menerima, yang terpenting klien kami sudah bisa bernafas lega dahulu,” kata Andreas. (jks/zal/ism/jpnn)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Curi Burung Pakai Mobil Pinjaman, Malah Terekam CCTV

Curi Burung Pakai Mobil Pinjaman, Malah Terekam CCTV

Dua pelaku pencurian burung yang menggunakan mobil di tiga TKP Perumahan Taman Wiguna Selatan, Gununganyar Surabaya Selasa (26/6) lalu akhirnya diringkus.


Buru Perampok, Kapolda Perintahkan Tembak di Tempat

Buru Perampok, Kapolda Perintahkan Tembak di Tempat

Kasus perampokan saat ini marak terjadi di Provinsi Jambi. Terbaru kasus yang terjadi di Kabupaten Merangin.


Modal Foto Syur, Intimi ABG hingga Empat Kali

Modal Foto Syur, Intimi ABG hingga Empat Kali

Tidak tahan dengan ancaman yang dialaminya, Ji (16), warga Kecamatan Telukpandan, Pesawaran, melaporkan kasus pencabulan ke Polsekta Telukbetung Utara.


Kasus Asmara Berdarah Direkonstruksi

Kasus Asmara Berdarah Direkonstruksi

Kasus pembunuhan bermotif asmara di Kabupaten Cirebon dengan tersangka AF (18) beberapa waktu memasuki babak baru.


Polisi Pastikan Bukan Bunuh Diri

Polisi Pastikan Bukan Bunuh Diri

Polisi berupaya mengungkap kasus penemuan sosok mayat laki-laki bernama Stefanus Balim, yang sebelumnya ditemukan tewas.


Pembunuh Anak Kandung Dituntut 15 Tahun

Pembunuh Anak Kandung Dituntut 15 Tahun

Sidang kasus pembunuhan Hasanuddin (10) oleh ibu kandung dan ayah tirinya, memasuki babak baru.


Bocah 10 Tahun Dicabuli Paman

Bocah 10 Tahun Dicabuli Paman

Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur masih saja terjadi di Kabupaten Kapuas.


Enam Copet HP Spesialis Konser Diringkus

Enam Copet HP Spesialis Konser Diringkus

Satreskrim Polres Banyumas berhasil meringkus tiga kelompok copet lintas wilayah.


Tiga Polisi Diduga Terlibat Penganiayaan

Tiga Polisi Diduga Terlibat Penganiayaan

Kasus penganiayaan yang diduga melibatkan sejumlah oknum polisi terhadap enam pemuda di Kelurahan Afe Taduma, Ternate Barat mulai menemukan titik terang.


Oknum Guru Olahraga kok Pesan Sabu

Oknum Guru Olahraga kok Pesan Sabu

Dunia pendidikan tercoreng. Setelah tertangkapnya pelajar otak pencurian di SMP Santo Mikail, kini giliran oknum guru SD yang ditangkap karena kasus narkotika.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!