Kriminal
Share this on:

Kasus Hoax 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Siap Disidang

  • Kasus Hoax 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Siap Disidang
  • Kasus Hoax 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Siap Disidang

JAKARTA - Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakarta Pusat) telah menerima penyerahan empat tersangka S, TS, SY, dan M serta barang bukti tahap dua dalam perkara dugaan tindak pidana penyebaran hoaks melalui media sosial tujuh kontainer surat suara tercoblos. Penyerahan dilakukan oleh Direktur Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri, Selasa (16/4) kemarin.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapus Penkum) Kejaksaan Agung, Mukri mengatakan setelah dilakukan penelitian terhadap para tersangka dan barang bukti oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, kemudian tersangka inisial S, SY, dan M ditahan di Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Salemba Jakarta Pusat selama 20 (dua puluh) hari.

"Sedangkan untuk tersangka inisial TS ditahan di Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Pondok Bambu Jakarta Timur selama 20 hari ke depan. Ini berdasarkan surat perintah penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat," jelasnya.

Dia menegaskan tersangka S, TS, SY, dan M disangkakan melanggar Pasal 14 ayat (1) dan (2) dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 45 A ayat (2) jo. Pasal 28 ayat (2) dan/atau Pasal 45 ayat (3) jo. Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 207 KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dengan diterimanya tersangka dan barang bukti tersebut, kata Mukri, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat telah menerbitkan surat perintah penunjukan Tim Jaksa Penuntut Umum untuk menyusun surat dakwaan. "Sudab ditunjuk JPU nya untuk segera melimpahkan perkara ini ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk disidangkan," bebernya.

Sebelumnya, polisi lebih dulu melimpahkan tersangka bernama Bagus Bawana Putra alias BBP ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. Bahkan pria yang berperan sebagai kreator hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos itu telah menjalani sidang dakwaan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Pol Prasetyo mengatakan, pada tahap dua atau penyerahan tersangka dan barang bukti setelah berkas perkara mereka dinyatakan lengkap alias P21. "Semua berjalan lancar, para tersangka juga didampingi pengacaranya," tandasnya. (lan/fin/zul/tgr)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Bupati Bengkalis Tersangka Suap Proyek Jalan

Bupati Bengkalis Tersangka Suap Proyek Jalan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bengkalis Amiril Mukminin sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.


Modus Baru, Ganja 300 Kg Diselipkan dalam Karung Limbah Beracun

Modus Baru, Ganja 300 Kg Diselipkan dalam Karung Limbah Beracun

Sebanyak 300 kilogram ganja kering siap edar diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Cilegon, Banten.


Kinerja KPK Terbentur Kasus-kasus Mangkrak

Kinerja KPK Terbentur Kasus-kasus Mangkrak

Hingga kini masih ada juga beberapa kasus yang masih mangkrak atau belum terselesaikan dengan baik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)..


Idrus Marham Kembali Diperiksa

Idrus Marham Kembali Diperiksa

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerja sama PLTU Riau-1.


KPK Perpanjang Penahanan Tiga Tersangka Suap

KPK Perpanjang Penahanan Tiga Tersangka Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan tiga tersangka kasus suap terkait pinjaman daerah Kabupaten Lampung Tengah.


Tiga Kasus Dugaan Korupsi Mangkrak, KPK Digugat

Tiga Kasus Dugaan Korupsi Mangkrak, KPK Digugat

Lebih dari dua tahun, tiga kasus dugaan korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mangkrak tanpa ada kejelasan.


Penangkapan Eggi Sah, Tapi Terkesan Politis

Penangkapan Eggi Sah, Tapi Terkesan Politis

Aparat kepolisian Ditreskrimum Polda metro Jaya akhirnya menangkap aktivis pembela Ulama, Eggi Sudjana usai diperiksa, pada Senin (13/4), terkait dugaan kasus m


Polri Akui Lambat Keluarkan Surat Pencekalan Bachtiar Nasir

Polri Akui Lambat Keluarkan Surat Pencekalan Bachtiar Nasir

Mantan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) Bachtiar Nasir mangkir dari panggilan penyidik Bareskrim Polri, Selasa (14/5).


KPK Siap Ladeni Tantangan Rommy

KPK Siap Ladeni Tantangan Rommy

Juru Bicara KPK Febri Diansyah optimis lembaganya dapat memenangi praperadilan yang diajukan Romahurmuziy alias Rommy.


Penuntasan Kasus BLBI Tak Tentu Arahnya

Penuntasan Kasus BLBI Tak Tentu Arahnya

Indonesia Corruption Watch (ICW) menyoroti kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!