Kriminal
Share this on:

Kasus Makar Tokoh Oposisi Tetap Berjalan

  • Kasus Makar Tokoh Oposisi Tetap Berjalan
  • Kasus Makar Tokoh Oposisi Tetap Berjalan

JAKARTA - Polri menyebut kasus dugaan makar terhadap para tokoh pendukung calon presiden dan wakil presiden Probowo Subianto-Sandiaga Uno masih berlanjut. Tokoh oposisi yang telah ditetapkan sebagai tersangka pada umumnya sudah tak lagi ditahan karena mendapat penangguhan penahanan. Hanya mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen Kivlan Zen yang masih mendekam di tahanan.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, proses hukum terhadap para tersangka kasus dugaan makar dan kepemilikan senjata api ilegal masih berjalan. Para tersangka tersebut adalah Kivlan Zen, Eggi Sudjana, Lieus Sungkharisma, serta Mayjen Purnawirawan Soenarko.

Bahkan, sosok mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (AD) Kivlan Zen diketahui telah menjalani persidangan perdananya, pada 10 September 2019 kemarin. "Dari para tokoh itu, tiga diantaranya berkas perkara tahap duanya telah dilimpahkan ke Kejaksaan untuk menjalani proses hukum lanjutan, yakni persidangan. Sidang sebagai pembuktian apakah yang bersangkutan bersalah atau tidak atas kasus yang dituduhkannya," kata Dedi di Bareskrim Polri, Senin (16/9) kemarin.

Namun demikian, Dedi mengatakan ada satu tersangka yang hingga kini belum diketahui updatenya dari pihak penyidik. Dia adalah mantan Danjen Kopassus Mayjen Purnawirawan Soenarko, tersangka kasus kepemilikan senjata api.

"Untuk tiga tersangka sudah masuk tahap pelimpahan tahap dua ke JPU, atau sudah dilimpahkan ke Kejaksaan untuk proses hukum berikutnya. Namun untuk tersangka S, saya belum update dari penyidiknya mas," ujar Dedi di Bareskrim Polri, Senin (16/9).

Terpisah, Pakar hukum pidana sekaligus Wakil ketua umum Dewan Pembina Nasional (DPN) Peradi Shalih Mangara Sitompul mengungkapkan, penanganan kasus terhadap para tokoh oposisi yang ditangkap pihak kepolisian atas tuduhan makar dan kepemilikan senjata api ilegal itu wajib ditindak lanjuti sampai tuntas, guna membuktikan kejahatannya tersebut.

"Iya tentu kasus itu harus dituntaskan sampai ke pengadilan, meskipun kita tahu kasus-kasus yang menjerat mereka itu sangat bermuatan politik. Tapi demi pengungkapan kasus itu mau tidak mau harus dituntaskan sampai selesai," kata Shalih saat dikonfirmasi. (mhf/zul/gw/fin)

Berita Sebelumnya

Tutup Usia, PK Fuad Amin Gugur
Tutup Usia, PK Fuad Amin Gugur

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sayangkan Cuitan Istri Prajurit, Hukum Tetap akan Junjung Perempuan

Sayangkan Cuitan Istri Prajurit, Hukum Tetap akan Junjung Perempuan

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyayangkan perilaku para istri prajurit TNI yang mengunggah postingan nyinyir.


Indonesia-Tiongkok Belum Sepaham soal Human Trafficking

Indonesia-Tiongkok Belum Sepaham soal Human Trafficking

Pemerintah Indonesia dengan Cina belum juga menemukan titik kesepahaman, terkait kasus tindak pidana dugaan perdagangan orang (TPPO) dengan modus pengantin pesa


UU Direvisi, KPK Kesulitan Ungkap Kasus Kakap

UU Direvisi, KPK Kesulitan Ungkap Kasus Kakap

KPK mengaku akan kesulitan mengungkap perkara megakorupsi, jika revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK resmi berlaku.


Penyerangan Wiranto Kental Nuansa Politis

Penyerangan Wiranto Kental Nuansa Politis

Kasus penyerangan dan penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto sangat kental bermuatan politik.


KPK Periksa Eni Saragih Lagi

KPK Periksa Eni Saragih Lagi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih sebagai saksi kasus dugaan suap, Kamis (10/10) kemarin.


Habib Novel dan Pengurus DKM Diperiksa Hingga Malam

Habib Novel dan Pengurus DKM Diperiksa Hingga Malam

Polda Metro Jaya terus mengembangkan kasus penculikan dan penganiayaan relawan Jokowi, Ninoy Karundeng di Masjid Al-Falah Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusa


KPK Ditantang Rizal Djalil Beberkan Bukti Dugaan Suap SPAM

KPK Ditantang Rizal Djalil Beberkan Bukti Dugaan Suap SPAM

Rizal Djalil menantang lembaga antirasuah tersebut untuk mengungkap kasus dugaan suap proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).


Sabu di Kaleng Biskuit untuk Tahanan Umar Kei

Sabu di Kaleng Biskuit untuk Tahanan Umar Kei

Seorang kurir narkotika diamankan aparat Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Dia hendak menyelundupkan narkotika jenis sabu untuk tokoh pemuda Maluku, Umar Kei.


Jaksa Diminta Terbitkan Sprindik Baru Pembobol Bank Mandiri

Jaksa Diminta Terbitkan Sprindik Baru Pembobol Bank Mandiri

Mahkamah Agung menolak kasasi tim jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Bandung terkait kasus korupsi pembobolan Bank Mandiri oleh PT Tirta Amarta Bottling


Rizal Djalil Serahkan Dokumen Proyek SPAM PUPR

Rizal Djalil Serahkan Dokumen Proyek SPAM PUPR

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tersangka kasus dugaan suap proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Raky



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!