Kriminal
Share this on:

Kasus Nunung Ditangani Dua Jaksa

  • Kasus Nunung Ditangani Dua Jaksa
  • Kasus Nunung Ditangani Dua Jaksa

JAKARTA - Tim jaksa Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mulai meneliti berkas kasus sabu dengan tersangka komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung Srimulat dan suaminya July Jan Sambiran.

Hal itu diungkapkan Jubir Kejaksaan Agung, Mukri. Ia menuturkan berkas telah diterima oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dari Polda Metro Jaya. "Memang berkas perkara tersangka telah diterima beberapa waktu lalu," katanya kepada FIN, Selasa (6/8).

Setelah menerima berkas, kata Mukri, tim jaksa peneliti melakukan pemeriksaan berkas perkara untuk mengetahui apakah berkas perkara telah memenuhi unsur formil dan materil atau belum. "Sekarang masih dilakukan penelitian oleh tim jaksa," jelasnya.

Selanjutnya, lanjut dia, jika berkas perkara memenuhi unsur formil dan materil maka akan dinyatakan berkas perkara lengkap atau P21, namun jika berkas perkara belum memenuhi unsur formil dan materil maka berkas perkara akan dikembalikan ke penyidik.

"Kalau engga lengkap kita kembalikan dengan petunjuk untuk dipenuhi penyidik," tegasnya.

Setali tiga uang, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasie Penkum) Kejati DKI Jakarta, Nirwan Nawawi mengatakan berdasarkan Surat Perintah Penunjukan Jaksa Penuntut Umum untuk perkembangan penyidikan perkara tindak pidana No Print-2016/M.14/Enz.1/07)2019 tanggal 29 Juli 2019.

"Dua orang jaksa ditunjuk untuk mengikuti proses penyidikan dalam dugaan penyalahgunaan narkotika dengan tersangka Nunung Cs," katanya.

Diketahui, penyidik mengirim berkas perkara penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu dengan tersangka Nunung dan July Jan Sambiran ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Kamis (1/8).

Berkas perkara itu selanjutnya akan diteliti jaksa peneliti (jaksa P-16) terkait syarat formil dan materil."Berkas perkara NN hari ini diserahkan ke Kejati DKI Jakarta, ini merupakan penyerahan tahap pertama," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono.

Argo mengatakan, pihaknya masih mempersiapkan berkas tersangka pemasok sabu ke Nunung bernama Hadi Moheriyanto (HM alias TB)."Berkasnya ini adalah NN dan JJ, tidak termasuk TB. Selanjutnya, kami tunggu penilaian jaksa seperti apa," jelasnya.

Dalam kasus ini, polisi masih mengejar para buron lainnya, yakni pemilik narkotika berinisial Zul. "Dengan penyerahan berkas ini, untuk DPO kami tetap cari, khususnya yang terutama adalah ZUL yang diduga pemilik narkotika utama," kata Argo.

Sebelumnya, polisi menetapkan Nunung dan suaminya, July Jan Sambiran, serta pemasok berperan sebagai kurir Hadi Moheriyanto sebagai tersangka.

Selepas itu, polisi juga menangkap E dan IP yang merupakan pemasok sabu-sabu ke TB. E dan IP merupakan tahanan di Lapas Kelas II A Bogor untuk kasus narkotika.

Nunung ditangkap oleh Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jumat (19/7), bersama July Jan Sambiran di kediamannya, Jalan Tebet Timur III.

Dari kediaman Nunung dan suaminya, polisi mengamankan barang bukti berupa satu klip sabu-sabu seberat 0,36 gram, dua klip kecil bekas bungkus sabu yang telah digunakan, dan tiga sedotan plastik.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu sedotan plastik sendok sabu-sabu, satu bong, korek api gas, dan empat ponsel.

Saat ini, Nunung, July Jan Sambiran, dan Hadi Moheriyanto tengah menjalani penahanan untuk 20 hari di Ruang Tahanan (Rutan) Narkoba Polda Metro Jaya sejak Senin (22/7) lalu.

Ketiganya dijerat Pasal 114 Ayat (2) sub Pasal 122 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) juncto Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara di atas 5 tahun.**(lan/zul/fin/tgr)**

Berita Sebelumnya

KPK Tahan Sufardi Nurzain
KPK Tahan Sufardi Nurzain

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Terkait Rusuh Papua, Usut Aparat yang Bertindak Rasial

Terkait Rusuh Papua, Usut Aparat yang Bertindak Rasial

Kasus kekerasan yang melibatkan masyarakat Papua di Surabaya, Manokwari, dan beberapa tempat lainnya menyulut keprihatinan dari sejumlah pihak.


Kejagung: Kami Pecat Jika Terbukti

Kejagung: Kami Pecat Jika Terbukti

Dua oknum jaksa kembali terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Jaksa SSL Diminta Menyerahkan Diri

Jaksa SSL Diminta Menyerahkan Diri

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo menegaskan agar jaksa di Kejaksaan Negeri Surakarta Satriawan Sulaksono (SSL) yang telah ditetapkan sebaga


KPK Beberkan Konstruksi Perkara Suap Jogja

KPK Beberkan Konstruksi Perkara Suap Jogja

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka kasus dugaan suap terkait lelang proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukima


Masih Saja Koruptor Diberi Remisi

Masih Saja Koruptor Diberi Remisi

Pemberian remisi terhadap terpidana kasus korupsi disesalkan banyak kalangan.


Menunggu Janji Jokowi Tak Serahkan Jabatan Jaksa Agung ke Parpol

Menunggu Janji Jokowi Tak Serahkan Jabatan Jaksa Agung ke Parpol

Wacana Presiden Joko Widodo yang tidak akan memilih Jaksa Agung dari partai politik (Parpol) untuk periode pemerintahan 2019-2024 diapresiasi sejumlah pihak.


Penyerang di Polsek Wonokromo, Pemain Tunggal

Penyerang di Polsek Wonokromo, Pemain Tunggal

Seorang pria bernama Imam Musthofa nekat melakukan aksi penyerangan terhadap dua anggota polisi di kantor Polsek Wonokromo, Surabaya, Sabtu (17/8).


Polri Harus Intropeksi dan Evaluasi Diri

Polri Harus Intropeksi dan Evaluasi Diri

Kasus tragis yang menimpa anggota Polri di sejumlah peristiwa menunjukan kinerja korps berbaju cokelat tersebut harus dievaluasi.


KPK Ungkap Suap Restitusi Pajak Perusahaan

KPK Ungkap Suap Restitusi Pajak Perusahaan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima tersangka terkait kasus dugaan suap restitusi pajak PT WAE (Wahana Auto Ekamarga).


Indonesia Tunggu Perkembangan Kasus Dugaan Pemerkosaan TKI di Malaysia

Indonesia Tunggu Perkembangan Kasus Dugaan Pemerkosaan TKI di Malaysia

Pemerintah Indonesia masih terus menunggu kepolisian Malaysia merampungkan penyelidikan kasus tenaga kerja Indonesia (TKI) yang diduga diperkosa



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!