Kriminal
Share this on:

Kawal Pemilu, 9 Anggota Polri Gugur

  • Kawal Pemilu, 9 Anggota Polri Gugur
  • Kawal Pemilu, 9 Anggota Polri Gugur

JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menilai pelaksanaan pemilu serentak tahun ini berjalan aman. Sementara pemerintah melali Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menyampaikan duka mendalam untuk sembilan anggota Polri yang meninggal saat bertugas mengawal jalannya Pemilu.

Sampai kemarin (19/4) tidak ada kendala maupun ancaman signifikan yang muncul. Berdasar data yang diterima oleh Polri, hanya ada tiga insiden. Satu insiden di Sumatera Selatan, dua lainnya di Madura, Jawa Timur. Seluruhnya sudah dapat ditangani oleh petugas.

Secara lebih terperinci, Tito menjelaskan bahwa insiden di Sumatera Selatan berupa penganiayaan terhadap ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). "Insiden itu terjadi di Kabupaten Musirawas. Karena rebutan kunci kotak suara," ungkapnya, kemarin.

Tidak beda jauh, insiden di Madura juga terkait dengan kotak suara. Mantan kepala Polda Metro Jaya tersebut menyampaikan insiden tersebut sudah ditangani. Terakhir, sambung Tito, insiden yang juga terjadi di Madura berkaitan rebutan mandat saksi. "Sampai ada yang terluka, saksi dari partai politik," terang dia.

Di luar itu, orang nomor satu di tubuh Polri tersebut belum mendapat laporan insiden lainnya. Dia pun menyebut, tiga insiden yang terjadi di Madura dan Sumatera Selatan masuk kategori kecil. Fakta itu dinilai menujukan bahwa pelaksanaan pemilu serentak dua hari lalu (17/4) berjalan aman.

Meski begitu, Tito tidak menyangkal ada persoalan-persoalan lain yang terjadi sepanjang coblosan. Misalnya keterlembatan logistik pemilu, surat suara yang terlambat sampai lokasi pemungutan suara, serta surat suara rusak.

Kejadian itu membuat pemungutan suara di beberapa daerah tertunda. Tapi, sudah diselesaikan di tingkat lokal, imbuhnya. Selain itu, Tito turut menyampaikan, masih ada juga dua daerah yang jadi atensi.

Yakni di Kabupaten Banggai dan Kabupaten Tolikara. Di Kabupaten Banggai, kata Tito, instansinya masih memberi perhatian lantaran belum lama daerah tersebut terdampak gempa bumi.

Sedangkan di Tolikara, dia menyebutkan bahwa masih ada beberapa distrik yang belum menerima surat suara dari KPU setempat. "Problemnya tidak lain adalah cuaca. Kami tahu daerah gunung kalau cuacanya tidak baik ya sulit mendarat," imbuhnya.

Namun demikian, semua persoalan itu juga sudah diatasi oleh petugas di lapangan. Karena itu, aparat keamanan dari Polri maupun TNI menyimpulkan bahwa agenda puncak pemilu serentak tahun ini sudah berjalan dengan baik. Selanjutnya, Tito meminta masyarakat yang merasa keberatan atau melihat pelanggaran aturan menempuh jalur hukum.

"Kalau yang melakukan pelanggaran adalah peserta pemilu maka ada Bawaslu," ujarnya.

Apabila pelanggaran diduga dilakukan oleh panitia penyelenggara pemilu, Tito menyebut, ada Dewan Kehormatan Penyelengara Pemilu atau DKPP. Kemudian masyarakat juga bisa menempuh jalur hukum melalui Mahkamah Konstitusi (MK). Apabila ada yang berani bergerak di luar jalur hukum, Tito tegas menyebut pihaknya bersama TNI akan bertindak.

"Kami sepakat menindak tegas dan tidak mentoleransi," kata dia.

Apalagi jika tindakan tersebut menganggu keamanan dan keteriban masyarakat. Karena itu, Tito menekankan kembali supaya tidak ada satu pun pihak yang memobilisasi massa sebelum ada pengumuman resmi dari KPU. Keterangan senada disampaikan oleh panglima TNI.

Hadi menyebutkan, pihaknya sudah siap menindak tegas pihak-pihak yang mengganggu ketertiban masyarakat. "Kami tidak akan mentoleransi," ujarnya.

Terpisah, Mendagri Tjahjo Kumolo menyampaikan ucapan duka cita kepada anggota Polri yang meninggal dunia di tengah-tengah tugas pengabdiannya dalam menyukseskan Pemilu Serentak 2019. Di tengah suksesnya Pemilu Serentak 2019 sebagai salah satu Pemilu langsung terbesar dalam sejarah Indonesia, menyisipkan duka bagi para Bhayangkara Negara, yaitu sembilan anggota Polri yang gugur dalam rangka tugas menjaga keamanan, kelancaran, dan ketertiban Pemilu Serentak 2019, papar Mendagri Tjahjo Kumolo, di Jakarta, Jumat (19/4) kemarin.

Penyebab meninggalnya anggota Polri beragam diketahui mulai disebabkan karena sakit, kelelahan, dan kecelakaan pada saat bertugas. Mendagri sangat menghormati jasa dan pengabdian para anggota Polri yang gugur dalam mengemban tugas mulia mengamankan Pemilu Serentak 2019.

Pengabdian dari para anggota Polri yang meninggal dunia dalam tugas suksesnya Pemilu Serentak 2019 sangat luar biasa jasa dan pengabdiannya bagi masyarakat, bangsa, dan negara. "Saudara-saudara adalah putera-putera terbaik bangsa," ucap Tjahjo. (ful/zul/fin)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Situasi Keamanan Nasional Sudah Kondusif

Situasi Keamanan Nasional Sudah Kondusif

Pasca kerusuhan saat aksi unjuk rasa 21-22 Mei 2019 di sejumlah daerah, Polri menyatakan situasi keamanan secara nasional sudah sangat kondusif.


Polri Sebut Pecat Anggotanya yang LGBT Sesuai Aturan

Polri Sebut Pecat Anggotanya yang LGBT Sesuai Aturan

Seorang oknum anggota Polri berinisial TT yang mempunyai kelainan seksual melakukan gugatan kepada institusinya, utamanya Polda Jawa Tengah.


Lusa, Permadi dan Lieus Sungkharisma Kembali Diperiksa Bareskrim

Lusa, Permadi dan Lieus Sungkharisma Kembali Diperiksa Bareskrim

Politisi Gerindra Permadi dan aktivis sosial Lieus Sungkharisma kompak mangkir dari panggilan pemeriksaan Bareskrim Polri, Selasa (14/3) kemarin.


Polri Akui Lambat Keluarkan Surat Pencekalan Bachtiar Nasir

Polri Akui Lambat Keluarkan Surat Pencekalan Bachtiar Nasir

Mantan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) Bachtiar Nasir mangkir dari panggilan penyidik Bareskrim Polri, Selasa (14/5).


Empat TKI Ilegal Ditangkap di Taiwan

Empat TKI Ilegal Ditangkap di Taiwan

Anggota kepolisian sekitar Zhonghe, Taipei, Taiwan menangkap empat wanita tenaga kerja Indonesia yang sedang belanja di pasar malam setempat.


Dianggap Politis, Polisi Garap Bachtiar Nasir lewat Dua Alat Bukti

Dianggap Politis, Polisi Garap Bachtiar Nasir lewat Dua Alat Bukti

Penyidik Badan Reserse Kriminal Polri menetapkan mantan Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir sebagai tersangka.


KPK Identifikasi Tiga Sumber Gratifikasi

KPK Identifikasi Tiga Sumber Gratifikasi

Ada nama lain, selain Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartisto Lukita yang mencuat dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi anggota DPR Bowo Sidik Pangarso.


Polri Petakan Kelompok Anarcho Syndicalism

Polri Petakan Kelompok Anarcho Syndicalism

Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian menyebut biang keladi kericuhan pada Perayaan Mayday di Kota Bandung, Rabu (1/5) merupakan kelompok bernama Anarcho Syndicali


Akhirnya, KPK Tahan 4 Anggota DPRD Lamteng

Akhirnya, KPK Tahan 4 Anggota DPRD Lamteng

Setelah melalui proses panjang, akhirnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Ketua DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Achmad Junaidi Sunardi (AJS).


Gakumdu Pelototi 148 Pidana Pemilu

Gakumdu Pelototi 148 Pidana Pemilu

Sejak tahapan pemilu 2019 dimulai, Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) menerima 573 pengaduan.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!