Kriminal
Share this on:

Keluarga Kecewa Jenazah Mutilasi yang Dibakar Tak Dipeti

  • Keluarga Kecewa Jenazah Mutilasi yang Dibakar Tak Dipeti
  • Keluarga Kecewa Jenazah Mutilasi yang Dibakar Tak Dipeti

DIKEBUMIKAN – Sejumlah warga berdoa di makam jenazah Siti Saidah alias Nindy, korban mutilasi dan dibakar suaminya, M Kholili di pemakaman Desa Srikaton, Kayen, Pati, kemarin. (sri putjiwati/radar kudus)

PATI - Jenazah Siti Saidah alias Sinox alias Nindy (21), dimakamkan di pemakaman umum desa setempat kemarin siang. Dia merupakan korban mutilasi dan dibakar suaminya, M. Kholili (23), warga Desa Gunung Mulya, Tenjolaya, Bogor, Jawa Barat.

Jenazah korban datang di rumah duka lebih cepat dari perkiraan. Sebelumnya, jenazah diperkirakan datang di rumah duka hari ini (16/12).

Untuk menghindari kegaduhan di keluarga, setelah sampai tak kurang dari 30 menit jenazah langung dimakamkan. Lokasi pemakaman berjarak sekitar 1 kilometer dari rumah almarhumah.

Jenazah tiba di rumah duka menggunakan ambulans dari Karawang, Jawa Barat, sekitar pukul 11.00. Informasi sebelumnya, jenazah datang diperkirakan pukul 13.30. Keluarga sudah mempersiapkan perlengkapan pemakaman sejak Kamis (14/12) lalu.

Saat jenazah korban tiba, keluarga tak kuasa menahan tangis. Termasuk orang tua korban, Saryadi (60) dan Nyami (55), serta keluarga yang datang dari Jawa Timur. Anak semata wayang almarhumah, Arvi Adam Lalana, 13 bulan, hanya melihat keranda ibundanya dengan wajah polos.

Setibanya di rumah, jenazah korban yang dalam keadaan gosong serta tidak utuh itu hanya dibalut kain kafan. Tidak disemayamkan di dalam peti.

Saryadi, ayah Nindy mengaku kecewa dengan kondisi jenazah almarhumah. Sebab, anak sulungnya itu sudah meninggal sekitar dua pekan lalu dalam keadaan dimutilasi dan dibakar suaminya sendiri. Tetapi dalam pengiriman jenazah tak disemayamkan di dalam peti mati. Menurtunya hal itu tidak manusiawi.

”Pada waktu ke Karawang, saya sempat bertemu tersangka dan berpesan untuk memulangkan jenazah anak saya dalam peti. Selain itu, semua barang-barang korban termasuk sepeda motor Ninja juga harus dipulangkan ke Pati. Bagamimana pun saya tidak mau tahu. Tapi, saat melihat jenazah anak saya hanya dibungkus kain mori, saya sangat terpukul dan marah. Kok bisa tak memanusiakan anak saya. Padahal kematiannya sudah tragis,” ujarnya.

Sementara itu, saat iring-iringan jenazah ke pemakaman dikawal personel Polsek Kayen, Pati, dan Polsek Jekulo, Kudus. Mengingat rumah korban perbatasan Kayen-Jekulo. Rombongan itu diikuti perwakilan keluarga suami korban.

Namun tak sampai di rumah korban. Melainkan hanya sampai di Mapolsek Kayen. Hal ini, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Mengingat perlakuan kejam dari Kholili terhadap korban. (put/lin/fat)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pesta Sabu di Pinggir Jalan, Dua Warga Disergap Polisi

Pesta Sabu di Pinggir Jalan, Dua Warga Disergap Polisi

Jalan Anang Hasyim, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, tak jauh dari sekolah ternama di ibu kota Kaltim, kondisinya memang sepi.


Diduga Ditarik Paksa, Dua Tangan Bayi yang Baru Lahir Putus

Diduga Ditarik Paksa, Dua Tangan Bayi yang Baru Lahir Putus

Diduga hasil hubungan gelap, bayi berjenis kelamin perempuan dibuang di semak belukar wilayah Dusun I Desa Petaling Kecamatan Lais, Muba.


Dua Tukang Bangunan Kesetrum, Seorang Langsung Meninggal

Dua Tukang Bangunan Kesetrum, Seorang Langsung Meninggal

Dua pekerja bangunan yang sedang menyempurnakan bangunan SMK NU Enterpreneur 01 di Desa Dukuhlo Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal kesetrum aliran listrik.


Asyik Mangkal, Empat PSK Terjaring Razia

Asyik Mangkal, Empat PSK Terjaring Razia

Petugas Satpol PP Kabupaten Pekalongan kembali berhasil menjaring empat PSK yang menjajakan bisnis syahwat di siang bolong, kemarin (12/12).


Istri Mantan Kapolresta Ditetapkan Tersangka

Istri Mantan Kapolresta Ditetapkan Tersangka

Masih ingat kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan mantan istri Kapolresta Pontianak berinisial Mhn kepada Nia Kurnia?


Lapas Pekalongan Musnahkan Barang Terlarang Sitaan dari Napi

Lapas Pekalongan Musnahkan Barang Terlarang Sitaan dari Napi

Lapas Kelas IIA Pekalongan memusnahkan berbagai barang terlarang yang ditemukan di dalam lingkungan lapas setempat.


Terlibat Curanmor dan Pencabulan, Dua Polisi Dipecat

Terlibat Curanmor dan Pencabulan, Dua Polisi Dipecat

Dua anggota polisi yang bertugas di jajaran Polresta Pontianak dipecat.


Supardi Banting Bayinya sampai Tewas dalam Keadaan Sadar

Supardi Banting Bayinya sampai Tewas dalam Keadaan Sadar

Satreskrim Polresta Pontianak gelar rekonstruksi kasus penganiayaan hingga mengakibatkan kematian yang dilakukan ayah kepada anak kandungnya sendiri.


Terbakar Cemburu, Adi Lukai Cowoknya

Terbakar Cemburu, Adi Lukai Cowoknya

Rasanya memang tak lazim didengar soal hubungan asmara sesama jenis. Namun faktanya, hal itu benar terjadi di Kabupaten Kubu Raya.


Angkut Miras, Empat Pemuda Diamankan

Angkut Miras, Empat Pemuda Diamankan

Keuntungan yang menjanjikan membuat Arifin, 24, dan tiga rekannya ketagihan berjualan minuman keras (miras).



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!