Kriminal
Share this on:

Kenalan di Facebook, Diajak Jalan lalu Di’obok-obok’

  • Kenalan di Facebook, Diajak Jalan lalu Di’obok-obok’
  • Kenalan di Facebook, Diajak Jalan lalu Di’obok-obok’

BEJAT - Kapolsek Pedurungan Kompol Mulyadi menginterogasi tersangka Dede Kurniawan Sanjaya saat gelar perkara, kemarin. (adityo dwi/radar semarang)

SEMARANG - Perbuatan Dede Kurniawan Sanjaya alias Dewa Krisna (32), warga Jalan Alamanda, Kelurahan Pelutan, Pemalang, benar-benar bejat. Bermodal mobil rental dan akun Facebook, dia berhasil memperdaya sedikitnya 7 wanita.

Bukan hanya membawa kabur barang berharganya, pria yang bekerja sebagai driver panggilan ini juga menyetubuhi sejumlah korbannya. Namun aksi penipuan ‘luar dalam’ yang dilakukan Dede berakhir, setelah polisi menangkapnya di depan sebuah warung internet (warnet) di Jalan Sindoro Kecamatan Pemalang, Jumat (2/2) sekitar pukul 03.00 lalu.

Dia dibekuk setelah salah satu korbannya, SR (25), warga Surabaya yang tinggal di Pedurungan Tengah, Semarang melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Pedurungan, Jumat (2/2) malam. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, nasib apes yang dialami SR bermula dari perkenalannya dengan pelaku di media sosial Facebook pada Mei 2017 lalu.

Dari perkenalan lewat chating di Facebook itu, keduanya intens berkomunikasi lewat telepon. Puncaknya, korban dan pelaku janjian bertemu di sebuah salon kecantikan di Jalan Palapa, Gayamsari, Kamis (1/2) sekitar pukul 13.00.

"Begitu bertemu dan ngobrol sebentar, pelaku mengajak korban jalan-jalan sampai ke Jogja naik mobil Daihatsu Xenia warna hitam bernopol G 8419 KM. Di Jogja, keduanya sempat menginap di sebuah hotel. Di tempat itu, korban dan pelaku sempat melakukan hubungan suami istri,” jelas Kapolsek Pedurungan Kompol Mulyadi saat gelar perkara, kemarin.

Setelah puas di hotel, Jumat (2/2), pelaku mengajak korban pulang ke Semarang. Sampai di Semarang sekitar pukul 21.00, pelaku sempat mampir di minimarket Alfamidi Jalan Brigjen Sudiarto, Pedurungan.

Di tempat itu, pelaku minta korban membelikan perlengkapan mandi dengan memberi uang Rp200 ribu. Rupanya hal itu hanya trik pelaku untuk memperdaya korban. Begitu korban masuk ke Alfamidi, pelaku langsung tancap gas membawa tas korban berisi uang, perhiasan, dan handphone.

"Alasan pelaku meminta korban membeli perlengkapan mandi, karena malam itu mau diajak lagi menginap di hotel. Tapi, begitu korban lengah, pelaku langsung kabur naik mobil yang disopiri," ujar Kompol Mulyadi.

Korban begitu keluar dari Alfamidi, terkejut setelah tahu Dede dan mobilnya di parkiran depan Alfamidi sudah raib. Padahal di dalam tas miliknya yang diletakkan di jok depan terdapat satu unit handphone Samsung J7, cincin emas 1,4 gram, uang tunai Rp400 ribu, ATM, dan surat-surat berharga lainnya.

Tak terima dengan kejadian itu, korban langsung melapor ke Polsek Pedurungan. Begitu menerima laporan, petugas bergerak melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap pelaku di Pemalang.

Polisi juga menyita barang bukti uang hasil kejahatan mencapai Rp5.840.000. "Berkat kecepatan korban melapor, pelaku berhasil ditangkap meski sudah sampai Pemalang," katanya.

Atas kejadian itu, Mulyadi mengimbau kepada masyarakat jangan sampai mudah tergoda bujuk rayu saat berkenalan dengan seseorang di Facebook. "Saya berpesan kepada masyarakat, perkenalan dengan menggunakan media sosial itu ada yang menguntungkan, tapi ada yang merugikan. Contohnya kasus ini," ujarnya.

Tersangka Dede mengaku kali pertama bertemu SR di sebuah salon kecantikan di Jalan Palapa, Gayamsari, Kamis (1/2), sekitar pukul 13.00. Selanjutnya, pertemuan itu dilanjutkan jalan-jalan sampai keluar kota.

"Awalnya mau ke Borobudur, tapi sampai di pertigaan arah Borobudur hujan deras. Kemudian dia (korban), minta langsung ke Jogja saja," aku Dede.

Sampai di Jogja, keduanya menikmati suasana malam dan kemudian menginap di sebuah hotel. Dede juga mengaku selama menginap di hotel, telah menyetubuhi korban dua kali. "Ya, suka sama suka. Dua kali (menyetubuhi), setelah itu pulang ke Semarang," akunya.

Rupanya, aksi Dede ini bukan kali pertama dilakukan. Sebelum dengan SR, dia pernah melakukan modus yang sama kepada perempuan lain. Dede mengaku sudah memperdayai sedikitnya tujuh korban, termasuk SR. “Sudah enam wanita, ini yang ke tujuh," ucapnya polos.

Namun demikian, Dede mengaku, dari enam perempuan sebelumnya tidak semuanya disetubuhi. "Ada yang iya. Tidak semuanya," akunya polos. (mha/aro/jpg)

Berita Sebelumnya

Curi Ayam, ABG Babak Belur Dimassa
Curi Ayam, ABG Babak Belur Dimassa

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Preteli Motor Teman untuk Pulang Kampung

Preteli Motor Teman untuk Pulang Kampung

Rendi (34), berkemudi dengan pelan. Mengendarai motor Yamaha Jupiter MX KT 2300 WN merah, melintas di Jalan Gaya Baru, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran.


Siang Bolong, Kawanan Perampok Bawa Mobil dan Kuras Barang Berharga

Siang Bolong, Kawanan Perampok Bawa Mobil dan Kuras Barang Berharga

Rabu (17/10) lalu, Rumah Tri Mulacih (45) di Perum Taman Mandiri No. 16 Blok C Taman, Pemalang didatangi kawanan perampok.


Jambret HP Bocah, Tiga Pemuda Dibekuk

Jambret HP Bocah, Tiga Pemuda Dibekuk

Tiga pemuda yang terlibat penjambretan di Jalan Bulaksari IV B, Surabaya dibekuk.


Pemandu Karaoke E Plazza Tewas Gantung Diri

Pemandu Karaoke E Plazza Tewas Gantung Diri

Seorang perempuan ditemukan tewas dengan cara gantung diri di dalam sebuah rumah mess karyawan E Plazza di Jalan Sriwijaya, Pleburan, Semarang.


Kondisi Bayi yang Dibuang dari Lantai III Sehat

Kondisi Bayi yang Dibuang dari Lantai III Sehat

Kondisi bayi malang yang ditemukan di sela bangunan salah satu department store Jalan A Yani, Kota Magelang, Selasa (2/10) lalu, saat ini dalam kondisi sehat.


Subhanalloh, Bayi dengan Ari-arinya Selamat meski Dilempar dari Lantai Tiga

Subhanalloh, Bayi dengan Ari-arinya Selamat meski Dilempar dari Lantai Tiga

Aparat Polres Magelang Kota berhasil mengamankan salah seorang oknum pramuniaga atau SPG Matahari Department Store, Jalan A Yani, Kota Magelang.


Residivis Pemalsu Ijazah Kembali Dibekukn Polisi

Residivis Pemalsu Ijazah Kembali Dibekukn Polisi

Sempat tersandung kasus, rupanya tak membuat Eka Wachyudin (40), warga Jalan Wates Kelurahan Debong Kulon Kota Tegal jera.


Gerebek Pesta SS, Lima Pemuda dan Belasan Sajam Diamankan

Gerebek Pesta SS, Lima Pemuda dan Belasan Sajam Diamankan

Pesta sabu-sabu (SS) di Jalan Kejawan Gebang Gang Buntu nomor 14 A digerebek, Senin (24/9). Hasilnya polisi mengamankan lima orang pelaku yang asyik berpesta SS


Di Depan Anaknya, Ibu Tewas Pertahankan Tas

Di Depan Anaknya, Ibu Tewas Pertahankan Tas

Anna Pujiastutik (42), warga Jalan Kalimas Baru 2 Lebar /64 B, Surabaya, tewas saat mencoba mempertahankan tas miliknya dari pelaku begal.


Pelaku Rajapati di Ponorogo Ber-IQ Rendah

Pelaku Rajapati di Ponorogo Ber-IQ Rendah

Misteri kematian Lasmi, warga Desa Josari, Jetis, Ponorogo, Kamis lalu (13/9) mulai terungkap.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!