Kriminal
Share this on:

Komplotan Curanmor Gondol 5 Motor dan 58 Helm

  • Komplotan Curanmor Gondol 5 Motor dan 58 Helm
  • Komplotan Curanmor Gondol 5 Motor dan 58 Helm

DITAHAN: Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto menunjukkan lima tersangka dan lima motor hasil curian. (isuimewa)

SURABAYA - Unit Reskrim Polsek Asemrowo berhasil menggulung empat pelaku dan satu penadah aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Selain itu, polisi menemukan 58 unit helm curian dari tangan penadah.

Kempat pelaku curanmor adalah Moh Rizky, 19, warga Jalan Indrapura Jaya, Krembangan, Surabaya; Fajar, 19, warga Jalan Indrapura Jaya, Krembangan, Surabaya; Jetro Michael, 27, warga Jalan Sidosermo, Wonokromo, Surabaya; dan MF,15, warga Jalan Tambak Dalam Baru IV, Asemrowo, Surabaya. Sedangkan penadahnya,Eko Santoso, 34, warga Jalan Tambak Asri, Krembangan, Surabaya.

Jaringan curanmor yang kerap meresahkan warga ini berhasil dibongkar polisi dari terungkapnya Eko Santoso sebagai penadah motor curian. Saat itu, polisi mendapat informasi bahwa ada pelaku yang melakukan jual beli motor curian kepada Eko Santoso. Polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan.

Akhirnya, polisi melakukan penangkapan terhadap Eko Santoso di rumahnya, Senin (16/7). Di rumah tersangka penadah, polisi menemukan dua unit motor curian berupa Sepeda Motor Honda Vario nopol W 4703 JT, nopol L 4684 PA, dan Beat nopol L 2607.

”Selain itu, anggota menemukan 58 helm berbagai jenis hasil curian,” beber Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto, Senin (6/8).

Berdasarkan barang bukti tersebut, polisi langsung menggelandang Eko Santoso ke Mapolsek Asemrowo untuk penyelidikan lebih lanjut. Hasil interogasi, Eko menyebut beberapa nama pelaku curanmor yang menjadi pemasok motor maupun helm curian.

Selang sehari dari penangkapan Eko Santoso, polisi meringkus Moh Rizky di Jalan Tambak Asri XVI, dan mengamankan Honda Scoopy nopol L 4062 RL.

Kemudian, polisi membekuk Fajar di rumahnya, dan Jetro Michael di warkop Jalan Jemursari, Surabaya,Selasa (17/7). Dari keduanya polisi menyita kendaraan sarana kejahatan Honda Beat L 2607 YL.

Setelah membongkar jaringan pelaku curanmor tersebut, Kamis (2/8) polisi meringkus MF,15, di rumahnya. Ia terlibat pencurian Honda Scoopy nopol L 5223 U dan Suzuki Satria nopol L 5884 YZ. ”Pelaku curanmor di bawah umur ini mengaku beraksi bersama rekannya K (DPO),” imbuh Agus.

Saat diperiksa, Eko Santoso mengaku sudah satu tahun menjadi penadah helm curian. Sementara untuk penadah sepeda motor ia baru menjalani selama sebulan terakhir. ”Saya jual online. Helm saya beli Rp200 ribu saya jual ulang Rp250 ribu,” sebut Eko Santoso saat ditemui di Mapolsek Asemrowo.

Antonius Agus Rahmanto menuturkan jika dalam beraksi, komplotan pelaku curanmor ini menyiapkan satu set kunci T yang dirakit sendiri. ”Kunci ini bisa merusak kunci pabrikan,” imbuhnya.

Ia berharap masyarakat semakin waspada terhadap curanmor yang kian marak. Ia mengimbau kepada masyarakat agar menambahkan kunci ganda pada motornya.

Agus juga menegaskan jika pihaknya bakal mengembangkan kasus curanmor yang berhasil di bongkar Polsek Asemrowo itu. ”Kita akan memburu pelaku lain yang terlibat,” tegasnya. (son/no/jpg)

Berita Sebelumnya

Lagi, Penjual Judi Togel Ditangkap
Lagi, Penjual Judi Togel Ditangkap

Berita Sejenis

LPSK Harus Lindungi Hakim MK

LPSK Harus Lindungi Hakim MK

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) diminta ikut melindungi dan menjamin keamanan seluruh hakim Mahkamah Konstitusi (MK).


Mobil Perampok emas 6 Kilogram Sempat Dilempari Batu

Mobil Perampok emas 6 Kilogram Sempat Dilempari Batu

Tujuh nampan berisi perhiasan emas 6 kg di Toko Emas Permata digasak komplotan perampok, Sabtu (15/6) kemarin.


Audit Dana Kampanye Bukan Wewenang KPK

Audit Dana Kampanye Bukan Wewenang KPK

KPK mengaku tidak bisa melakukan audit dana kampanye capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin.


Berkas Perkara Eggi dan Lieus Dilimpahkan

Berkas Perkara Eggi dan Lieus Dilimpahkan

Polri telah melimpahkan berkas perkara tahap I kasus dugaan makar dua tokoh ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta pekan ini.


Nasib Permohonan Perlindungan Hukum Kivlan Zein

Nasib Permohonan Perlindungan Hukum Kivlan Zein

Tersangka dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zein meminta perlindungan hukum kepada Kemenenko Polhukam dan Kementerian Pertahanan (Menhan), Rabu (12/6


Polisi Tunggu Kajian Dewan Pers

Polisi Tunggu Kajian Dewan Pers

Bareskrim memastikan laporan soal tim mawar harus menunggu kajian dan rekomendasi dari Dewan Pers.


Sjamsul Nursalim dan Istrinya Diminta Kooperatif

Sjamsul Nursalim dan Istrinya Diminta Kooperatif

Sjamsul Nursalim dan istrinya Itjih Nursalim diminta untuk kooperatif menjalani proses hukum yang tengah ditangani penyidik KPK.


Insya Allah, Putusan PHPU Selesai Habis Salat Jumat

Insya Allah, Putusan PHPU Selesai Habis Salat Jumat

Ketua MK Anwar Usman berharap situasi keamanan pasca-putusan PHPU Presiden dan Wakil Presiden 2019 terkendali.


Syamsul Nursalim Akhirnya Jadi Pesakitan

Syamsul Nursalim Akhirnya Jadi Pesakitan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan pasangan suami istri SJN dan ITN sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.


Polisi Bekuk Pria Bersorban Hijau Pengancam Jokowi

Polisi Bekuk Pria Bersorban Hijau Pengancam Jokowi

Polisi menangkap seseorang yang diduga sebagai pria bersorban hijau yang mengancam akan membunuh Presiden Jokowi dan Wiranto, Jumat (24/5) lalu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!