Kriminal
Share this on:

Kosek Sejumlah Titik, Ratusan Botol Miras Disita

  • Kosek Sejumlah Titik, Ratusan Botol Miras Disita
  • Kosek Sejumlah Titik, Ratusan Botol Miras Disita

DIAMANKAN – Sejumlah botol miras disita anggota Polsek Kajen, kemarin. (triyono/radarpekalongan)

KAJEN - Peredaran minuman keras (miras) jenis oplosan di Kabupaten Pekalongan mulai marak. Bahkan, konsumennya sebagian besar berasal dari kalangan remaja. Menyikapi hal ini, anggota Polsek Kajen meningkatkan operasi di sejumlah titik yang diduga menjadi praktik peredaran miras.

Razia miras yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kajen AKP Agus Sulistiantoro berhasil menyita hampir ratusan botol miras. Kasubbag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom menegaskan, operasi yang ditingkatkan digelar akhir pekan kemarin itu dimulai pukul 21.00 hingga pukul 23.30.

Dalam razia tersebut, anggota Polsek Kajen menerjunkan sejumlah anggota Binmas, Intel dan Reskrim.Sementara razia diawali di Warung Bubur Perempatan Tugu Nol atau Sibeduk yang diindikasikan menjual Miras.

Saat anggota berada di lokasi, ternyata kecurigaan anggota benar bahwa terdapat botol jenis AO dan Bir. ”Meskipun jumlahnya sedikit, tapi anggota tetap menyita barang tersebut. Sedangkan penjual dilakukan pendataan dan pembinaan,” terangnya.

Razia dilanjutkan ke Toko Kelontong yang ada di Desa Kebunagung, Kecamatan Kajen. Di lokasi, anggota juga kembali menemukan sebanyak 44 boto alkohol 70 persen yang diduga dijual sebagai oplosan. Sebab, di lokasi terdapat dua pemuda yang membeli 2 botol dicampur obat batuk dan Kratingdeng.

”Usai menyita 44 botol alkohol, razia dilanjutkan ke tempat karaoke terletak di Desa Gejlig, Kecamatan Kajen. Ternyata anggota juga menemukan tiga botol bir hitam guinnes, dan satu botol bir anker,” lanjutnya.

Kemudian razia di Tokoh kelontong Desa Pekiringan Alit, Kecamatan Kajen. Dilokasi anggota berhasil menyita Miras jenis AO. ”Di Desa Pekiringan Alit ada dua lokasi dengan berhasil menyita AO besar dan kecil serta anggur merah. Kemudian para penjual disidang tipiring untuk miras hari Senin (17 /9),” imbunya. (yan/fat/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

334 Tersangka Kerusuhan Mei Segera Diadili

334 Tersangka Kerusuhan Mei Segera Diadili

Polri telah menuntaskan berkas perkara ratusan pelaku kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta. Berkasnya sudah dinyatakan lengkap.


Bandar Narkoba Internasional Jaringan Aceh Dimiskinkan

Bandar Narkoba Internasional Jaringan Aceh Dimiskinkan

Bandar narkoba internasional jaringan Aceh dimiskinkan Badan Narkotika Nasional (BNN). Seluruh aset tersangka berinisial KML disita usai ditangkap.


ICW: MA Pertontonkan Dagelan Hukum

ICW: MA Pertontonkan Dagelan Hukum

Putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang melepaskan Syafruddin Arsyad Temenggung dari Rutan KPK mendapat kecaman dari sejumlah kalangan.


Terkait Eksekusi Baiq Nuril, Jaksa Agung Tak Mau Buru-buru

Terkait Eksekusi Baiq Nuril, Jaksa Agung Tak Mau Buru-buru

Usaha Baiq Nuril, terpidana kasus pelanggaran Undang-Undang ITE, sedikit demi sedikit menemui titik terang.


Jokowi Harus Ambil Alih Kasus Novel Baswedan

Jokowi Harus Ambil Alih Kasus Novel Baswedan

Hingga saat ini belum ada titik terang dalam pengungkapan aktor utama penyerangan penyidik KPK, Novel Baswedan.


Ratusan WNI Minta Visa Perlindungan ke Australia

Ratusan WNI Minta Visa Perlindungan ke Australia

Setiap tahunnya ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) mengajukan permohonan untuk mendapatkan visa perlindungan sebagai pengungsi di Australia.


KPK Soroti Reklamasi Tambang di Sultra

KPK Soroti Reklamasi Tambang di Sultra

Reklamasi lahan pasca tambang di sejumlah daerah masih menyisakan problem pelik, mulai dari korban jiwa hingga masalah lingkungan.


Polri Jangan Alergi dengan Aksi Massa Dong...

Polri Jangan Alergi dengan Aksi Massa Dong...

Persaudaraan Alumni (PA) 212, GNPF, dan sejumlah organisasi berencana menggelar aksi, Jumat (28/6), di MK.


KPK Mulai Bedah Aset Sjamsul Nursalim

KPK Mulai Bedah Aset Sjamsul Nursalim

Komisi Pemberantasan Korusi (KPK) mengaku telah mengantongi informasi sejumlah aset Sjamsul dan Itjih Nursalim.


Kinerja Polri Ungkap Kerusuhan Disorot Amnesty Internasional

Kinerja Polri Ungkap Kerusuhan Disorot Amnesty Internasional

Polri hingga kini belum menjelaskan kepada publik, terkait tewasnya sejumlah warga saat kericuhan Aksi 22 Mei.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!