Kriminal
Share this on:

KPK Identifikasi Tiga Sumber Gratifikasi

  • KPK Identifikasi Tiga Sumber Gratifikasi
  • KPK Identifikasi Tiga Sumber Gratifikasi

JAKARTA - Tidak hanya nama Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartisto Lukita yang mencuat dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi anggota DPR Bowo Sidik Pangarso. Nama politisi Partai Demokrat, M. Nasir juga muncul di penyidikan Bowo. Itu setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di ruang kerja anggota Komisi VII DPR tersebut, Sabtu (4/5) lalu.

Penggeledahan di lantai 10 gedung DPR itu dilakukan sekitar pukul 11.00 hingga 13.00. Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, penggeledahan itu merupakan bagian dari verifikasi atas informasi yang berkaitan dengan sumber duit gratifikasi yang diterima Bowo. "Diduga pemberian pada BSP (Bowo, red) tersebut terkait pengurusan DAK (dana alokasi khusus)," ujarnya, kemarin (5/5).

Hanya, KPK tidak melakukan penyitaan dalam penggeledahan di ruang kerja M. Nasir. Sebab, menurut Febri, pihaknya tidak menemukan bukti yang relevan di ruangan adik mantan Bendaraha Umum (Bendum) Partai Demokrat M. Nazaruddin itu. "KPK tidak melakukan penyitaan karena tidak ditemukan bukti yang relevan dengan pokok perkara," tegas Febri.

Penggeledahan yang tanpa menyita barang bukti itu sebelumnya juga dialami KPK saat menggeledah rumah pribadi Mendag Enggartiasto Lukita pada Selasa (30/4) lalu. Sebelum mendatangi rumah Enggar-sapaan Enggartiasto Lukita-di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sehari sebelumnya KPK juga menyambangi kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Febri menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah mengidentifikasi adanya tiga sumber gratifikasi senilai Rp6,5 miliar yang diterima Bowo. Hanya, Febri belum mau menyebut siapa saja pihak yang memberikan gratifikasi kepada politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu. "Karena prosesnya masih dalam tahap penyidikan, maka informasi lebih rinci belum dapat kami sampaikan," kata dia.

KPK kembali akan memanggil saksi-saksi yang mengetahui asal muasal gratifikasi Bowo. Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi tentang tiga sumber gratifikasi tersebut. "Sumber dana gratifikasi tersebut akan kami dalami lebih lanjut pada rencana pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi mulai pada bulan Mei ini," imbuh dia. (riz/ful/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

15 Tahun, Aset Perhutani Hilang Rp1 Triliun

15 Tahun, Aset Perhutani Hilang Rp1 Triliun

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memaparkan hasil evaluasi Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber Daya Alam (GNPSDA).


Langgar Disiplin, Pengawal Tahanan KPK Dipecat

Langgar Disiplin, Pengawal Tahanan KPK Dipecat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjatuhkan sanksi berat kepada seorang pengawal tahanan (waltah) Rutan KPK berinisial M.


Diumumkan Hari Ini, Temuan TGPF Hanya Dijadikan Rekomendasi Polri

Diumumkan Hari Ini, Temuan TGPF Hanya Dijadikan Rekomendasi Polri

Hasil temuan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan akan diumumkan hari ini, Rabu (17/7).


Terkait Suap Idrus Marham ke Pengawal Tahanan, KPK Harus Evaluasi Diri

Terkait Suap Idrus Marham ke Pengawal Tahanan, KPK Harus Evaluasi Diri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta berbenah. Menjadi lembaga antirasuah bukan berarti tak ada pengawasan dari instansi lain.


Wakil Ketua DPR Nonaktif Divonis 6 Tahun Penjara

Wakil Ketua DPR Nonaktif Divonis 6 Tahun Penjara

KPK berharap vonis yang dijatuhkan kepada Wakil Ketua DPR nonaktif Taufik Kurniawan dapat menjadi pembelajaran bagi politisi lain.


Jaksa Agung Tak Mau Ambil Pusing soal Unsur Jaksa di Capim KPK

Jaksa Agung Tak Mau Ambil Pusing soal Unsur Jaksa di Capim KPK

Polemik unsur Kejaksaan dan Polri dalam mengikuti seleksi calon pimpinan KPK masih terus memanas.


Sempat Ingatkan Novel Ada Ancaman, Mantan Kapolres Tegal Bantah Diperiksa TGPF

Sempat Ingatkan Novel Ada Ancaman, Mantan Kapolres Tegal Bantah Diperiksa TGPF

Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Mochamad Iriawan mengakui pernah mengingatkan Novel Baswedan terkait ancaman ke penyidik KPK.


Suap Gubernur Kepri Pakai Sandi Ikan Tohok dan Kepiting

Suap Gubernur Kepri Pakai Sandi Ikan Tohok dan Kepiting

Tim KPK berhasil mengungkap sandi transaksi dugaan suap yang menjerat Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun.


Dugaan Suap APBD Tulungagung, KPK Geledah Lima Lokasi

Dugaan Suap APBD Tulungagung, KPK Geledah Lima Lokasi

(KPK menggelar rangkaian penyidikan terkait kasus dugaan suap pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung.


Benih Lobster Senilai Rp17 Miliar Gagal Diselundupkan

Benih Lobster Senilai Rp17 Miliar Gagal Diselundupkan

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipiter) Bareskrim Polri kembali menggagalkan penyelundupan hasil sumber daya alam (SDA) Indonesia.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!