Kriminal
Share this on:

Lahirkan Bayi, Seorang TKI di Malaysia Terancam Hukuman

  • Lahirkan Bayi, Seorang TKI di Malaysia Terancam Hukuman
  • Lahirkan Bayi, Seorang TKI di Malaysia Terancam Hukuman

Foto: ilustrasi

KUALA LUMPUR - Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berstatus sebagai pekerja rumah tangga (PRT) di Malaysia terancam mendapat hukuman mati, atas tuduhan membunuh bayi yang baru dilahirkannya.

Seperti dikutip dari The Star, TKI tersebut adalah seorang wanita bernama Welmince Alunat (38). Ia dibawa ke pengadilan, Jumat (6/9), atas tuduhan membunuh bayinya di rumah majikan di Taman Cempaka, Kuala Lumpur, pada 22 Agustus lalu.

Sumber kepolisian Kuala Lumpur mengatakan, Welmince dijerat Pasal 302 KUHP Malaysia tentang pembunuhan dengan ancaman vonis maksimal hukuman mati. Peristiwa ini terjadi setelah Welmince melahirkan bayi laki-laki di rumah majikannya.

Setelah melahirkan, tersangka menginjak bayi tersebut sebelum menenggelamkan kepalanya ke ember berisi air di ruang binatu. "Dia diduga membunuh untuk menyembunyikan kelahiran bayi itu dari majikannya," ujar sumber Kepolisian Kuala Lumpur, Jumat (6/9) kemarin.

Namun tidak diungkapkan secara jelas, bagaimana selama ini dia menyembunyikan kehamilannya dan status anak tersebut. Kasus ini akan disidangkan kembali pada 22 November mendatang.

Peristiwa ini menambah daftar pekerja Indonesia yang harus duduk di kursi pesakitan di Malaysia akibat kasus pembunuhan. Pada 4 September lalu, seorang pria WNI menusuk warga Bangladesh hingga tewas di Petaling Jaya, dipicu rasa kesal karena tersiram air minum bekas kucing.

Korban diketahui memlihara 12 ekor kucing. Saat memberikan minum untuk hewan peliharaannya, korban tak sengaja menyiramkan air ke tubuh pelaku hingga memicu perkelahian.

Ceceran darah ditemukan di ruang depan rumah kontrakan yang diyakini berasal dari perkelahian keduanya. Usai kejadian, pelaku dan ibunya melarikan diri. (der/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Gakkumdu Komitmen Kawal Pilkada 2020
Gakkumdu Komitmen Kawal Pilkada 2020

Berita Berikutnya

Selebaran DPO Veronica Koman Hoaks
Selebaran DPO Veronica Koman Hoaks

Berita Sejenis

Dua Bule Bobol 17 Rekening, Seorang Ditembak mati

Dua Bule Bobol 17 Rekening, Seorang Ditembak mati

Dua warga negara (WN) Rumania diduga melakukan kejahatan perbankan dengan membobol 17 rekening. Salah satu pelaku ditembak mati polisi.


Pelaku Pembunuh WNI di Malaysia Ditangkap

Pelaku Pembunuh WNI di Malaysia Ditangkap

Kepolisian Malaysia menangkap salah seorang pria yang diduga memiliki keterkaitan atas temuan sesosok jasad wanita berkewarganegaraan Indonesia (WNI).


Wacana Jaksa Agung Bubarkan TP4 Sangat Tepat

Wacana Jaksa Agung Bubarkan TP4 Sangat Tepat

Tim Pengawal Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) yang dahulu dibanggakan Kejaksaan RI terancam dibubarkan.


Diduga Menyelundupkan Imigran Gelap, WNI Ditangkap di Malaysia

Diduga Menyelundupkan Imigran Gelap, WNI Ditangkap di Malaysia

Otoritas Malaysia menangkap sedikitnya 10 warga negara Indonesia (WNI) terkait dugaan aktivitas penyelundupan imigran.


Dituntut Tujuh Tahun, Bowo Sidik Terancam Dicabut Hak Politiknya

Dituntut Tujuh Tahun, Bowo Sidik Terancam Dicabut Hak Politiknya

Mantan anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso hukuman tujuh tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider enam bulan kurungan.


Ledakan Diduga karena Gas Metana yang Terkena Api

Ledakan Diduga karena Gas Metana yang Terkena Api

Sebuah lubang septic tank meledak usai disedot petugas tinja. Akibat ledakan yang keras tersebut, seorang meninggal dunia.


Pukul Petugas Sirkuit Sepang, Seorang WNI Ditangkap Polisui

Pukul Petugas Sirkuit Sepang, Seorang WNI Ditangkap Polisui

Seorang pria warga negara Indonesia (WNI) ditangkap oleh Kepolisian Malaysia, Senin (4/11) lalu.


Rakit 10 Senpi, Youtuber Ditangkap

Rakit 10 Senpi, Youtuber Ditangkap

Seorang Youtuber bernama Muhammad Rafli (26) diringkus Sat Reskrim Polres Tangsel.


Culik Bule, Empat Oknum Polisi Minta Tebusan Rp14 Miliar

Culik Bule, Empat Oknum Polisi Minta Tebusan Rp14 Miliar

Seorang warga negara Inggris diculik oleh enam orang yang diduga sindikat penculikan dengan meminta tebusan USD 1 juta atau sekira Rp14 miliar.


WNI Meninggal saat Antre Urus Paspor di KBRI Malaysia

WNI Meninggal saat Antre Urus Paspor di KBRI Malaysia

Tamam bin Arsyad, WNI, dilaporkan meninggal dunia saat antre mengurus paspor di KBRI Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (31/10) lalu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!