Kriminal
Share this on:

Lempar Petasan, ABG Meregang Nyawa Dikeroyok

  • Lempar Petasan, ABG Meregang Nyawa Dikeroyok
  • Lempar Petasan, ABG Meregang Nyawa Dikeroyok

JAKARTA - Sial benar nasib anak baru gede alias ABG yang satu ini. Hanya gara-gara keisengannya melempar petasan. Ia pun dikerorok sekelompok beberapa pemuda hingga sekarat dan akhirnya tewas. Kesialan itulah yang menimpa Faturohman yang baru berusia 14 tahun.

Peritiwa tragis ini terjadi pada Selasa dini hari lalu (3/1) pukul 03.30 di Gang Pos Jalan Tipar Cakung RT 1 RW 1 Kelurahan Sukapura Kecamatan Cilincing Jakarta Utara, persisnya di sebelah Kantor Sekretariat Korwil FBR Jakarta Utara.

Polisi yang bergerak cepat mengejar para pelaku pengeroyokan ini, akhirnya berhasil menangkap tiga orang pelakunya. Mereka masing-masing bernama Yosie, Ivan Hariansyah, dan Elbi. Dari tangan ketiga pelaku, polisi menyita berbagai barang bukti yang terdiri dari sebilah parang bernoda darah.

Yaitu yang digunakan pelaku Yosie untuk membacok korban. Disita pula satu unit motor Yamaha Mio G warna putih B 3442 KHK, pecahan kaca bekas teh botol, 1 batu bata merah, sepotong besi tanpa gagang yang dibentuk seperti clurit, serta satu topi warna biru milik korban. Tim reserse gabungan Polsek Cilincing dan Polres Jakarta Utara saat ini masih masih memburu delapan pelaku lainnya.

Dijelaskan Kapolsek Cilincing Kompol Ali Zusron kejadian bermula ketika pada Selasa dini hari (3/1) sekitar pukul 03.15, korban bersama dua temannya yang bernama Rendi dan Jawa berboncengan dalam satu motor. Mereka bertiga masuk ke dalam sebuah Gang Jatasem Kelurahan Sukapura Cilincing.

Di saat yang sama, masih di Gang Jatasem ada sebuah warnet yang menjadi tongkrongan para pelaku. Selanjutnya, tanpa alasan yang jelas, dari atas motornya korban begitu melempar petasan ke arah para pelaku yang sedang nongkrong di depan warnet tersebut.

Para pelaku yang mendapat lemparan petasan kontan marah dan langsung mengejar korban dan dua kawannya itu. Faturohman bersama Rendi dan Jawa langsung berusaha kabur dari kejaran.

Namun persis di ujung Gang Jatasem, motor yang dikenadari korban mendadak mati mesin. Akibatnya Faturohman bersama Rendi dan Jawa langsung lari kocar-kacir meninggalkan motor mereka begitu saja.

Sialnya, Faturohman berlari ke arah jalan buntu sehingga ia pun terkepung dan tersudut para pengejarnya. Persis di sebelah Kantor Sektretariat FBR Korwil FBR Jakarta Utara yang berlokasi di RT 1 RW 1 Kelurahan Sukapura Kecamatan Cilincing Jakarta Utara.

Begitu tersudut, korban langsung menjadi bulan-bulanan para pengejarnya. Sementara kedua teman korban, Rendi dan jawa sudah kabur entah kemana.

Korban dihantam bertubi-tubi dengan benda tumpul dan senjata tajam. Luka-luka yang teramat parah pada Faturohman menyebabkan ia tewas kehabisan darah di lokasi kejadian. Sedangkan para pelaku langsung berpencar kabur. Warga yang melihat korban sudah terkapar tewas bermandi darah langsung menghubungi kepolisian.

Tak lama aparat Polsek Cilincing yang menerima informasi atas kejadian tersebut langsung mendatangi TKP. Jasad korban langsung diidentifikasi bernama Faturohman beralamat di Kampung Tugu No. 28 RT 7 RW 13 Kelurahan Tugu Utara Kecamatan Koja Jakarta Utara.

?Akibat senjata tajam korban mendapat luka tusuk pada dada sebelah kiri, jari telunjuk kiri hampir putus dan luka terbuka pada bagian kepala belakang. Saat ini delapan pelaku lain yang identitasnya sudah kami pegang sedang dalam pengejaran,? tandas Kompol Ali Zusron. (ind/jpg)

Berita Sebelumnya

Tak Gunakan Helm, Tiga Bikers Tewas
Tak Gunakan Helm, Tiga Bikers Tewas

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ejek-ejekan di Facebook, Siswa SMP di Pekalongan Dikeroyok

Ejek-ejekan di Facebook, Siswa SMP di Pekalongan Dikeroyok

Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti mengaku kaget dan prihatin atas insiden kasus pengeroyokan atau kekerasan yang terjadi di sebuah SMP swasta.


ABG Dibawa Kabur lalu Digauli

ABG Dibawa Kabur lalu Digauli

Mengawali tahun 2019, kasus kekerasan seksual kembali terjadi di Kabupaten Tapin.


ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

Perbuatan Iwan Romansyah (26) memang biadab. Dia menculik dan mencabuli VN (12), seorang siswi di Tanah Bumbu.


Sudah Hamili ABG, Kakek-kakek Tetap Paksa Minta Dilayani

Sudah Hamili ABG, Kakek-kakek Tetap Paksa Minta Dilayani

Sentot Bagus Mulya sudah gelap mata. Pria 62 tahun asal wilayah Kecamatan Karangrejo, Magetan itu tega mencabuli Bunga.


Kerap Bobol Warung di PAI, ABG Dibekuk Polisi

Kerap Bobol Warung di PAI, ABG Dibekuk Polisi

ABG berinisial WK (14) diamankan petugas Satuan Polisi Perairan Polres Tegal Kota lantaran diduga membobol sejumlah warung di Obyek Wisata PAI.


Suami Tusuk Istrinya sampai Tewas

Suami Tusuk Istrinya sampai Tewas

Nyawa Ida Winarsih harus berakhir di tangan suaminya sendiri. Perempuan 30 tahun asal Desa Getas Anyar, Kecamatan Sidorejo, Magetan, itu meregang nyawa.


2018, 41 Tewas di Jalan Raya Kota Tegal

2018, 41 Tewas di Jalan Raya Kota Tegal

Selama 2018 lalu, 41 nyawa melayang sia-sia di jalan raya Kota Tegal. Sementara untuk luka berat 0 orang dan luka ringan 248 orang.


Adik Dicabuli, Kakak Dikeroyok

Adik Dicabuli, Kakak Dikeroyok

Seorang pemuda asal Desa Mulyorejo Kecamatan Kesesi Andi Kristianto (19) menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda di Desa Ujungnegoro, Kesesi.


Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Pekalongan Meregang Nyawa

Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Pekalongan Meregang Nyawa

Diduga karena over dosis miras oplosan, seorang pemuda, DH (22), warga Desa Pasirkratonkramat Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan meninggal dunia.


Dituduh Selingkuh, Siswa SMK dikeroyok

Dituduh Selingkuh, Siswa SMK dikeroyok

Cemburu buta berujung luka. Begitulah yang dialami seorang remaja berinisial El.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!