Kriminal
Share this on:

Lima Pelaku Pencabulan ABG Diburu

  • Lima Pelaku Pencabulan ABG Diburu
  • Lima Pelaku Pencabulan ABG Diburu

SINGAPARNA - Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya masih memburu para pelaku pencabulan terhadap AF (15). Sampai Rabu (25/7), lima orang ditetapkan menjadi tersangka.

“(Kasus) itu masih kami kembangkan, karena saat itu, kondisi korban dalam keadaan tidak sadarkan diri dan pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” kata Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Pribadi Atma SPd MH Rabu (25/7).

Kini, lima tersangka telah dalam penahanan Polres Tasikmalaya. Polres Tasikmalaya juga telah memeriksa 12 saksi. Termasuk warga yang bertetangga dengan rumah yang dipakai tersangka mencabuli korban.

Selama lima hari, para tersangka, kata Kasat Reskrim, bertukar informasi soal korban. Mereka berkomunikasi menggunakan telepon seluler.

“Selama lima hari itu memang mereka saling berikan informasi yakni setelah pelaku melakukan aksinya keluar dari rumah dan memberikan informasi kepada teman lainnya,” ujarnya.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tasikmalaya Ipda Josner Ali SH mengatakan para tersangka mencabuli korban di beberapa lokasi. Diantaranya, di rumah tersangka, bengkel dan di dalam mobil bak. Semua lokasi itu berada di Kecamatan Salopa.

“Rumah pelaku saat itu dalam kondisi kosong dan kelurga pelaku tidak mengetahuinya dan dalam waktu lima hari itu berpindah-pindah tempat,” ujarnya.

Lima tersangka, kata Josner, saling kenal. Jadi, setelah satu pelaku membawa korban dan melakukan pencabulan, yang bersangkutan menginformasikan kepada teman-temannya.

“Mereka ini setelah melakukan aksinya langsung memberikan informasi kepada teman yang lainnya,” ujarnya.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Pusat Dr Susanto MA meminta penegak hukum harus memberikan tindakan tegas terhadap pelaku. “Itu merupakan kasus berat dan memang saat ini banyak ditemukan kasus itu (pencabulan, Red),” ungkap dia.

Menurut data yang pihaknya terima, kekerasan seksual kepada anak paling dominan dibandingkan kasus kekerasan anak lainnya. “Dan itu tidak hanya terjadi di Kabupaten Tasikmalaya melainkan ada di kota dan kabupaten lainnya,” tuturnya saat menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional di Aula Pendopo Baru Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Rabu (25/7).

Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya, sebelumnya, mengamankan satu orang pelaku pencabulan terhadap gadis 15 tahun AF warga Desa Lengkong Kecamatan Cikatomas di rumahnya Selasa (24/7). Setelah ke empat pelaku diamankan.

“Setelah HD, ASH, IW dan AS kita amankan, hari ini kami amankan satu orang lagi, identitasnya belum bisa kami beritahukan guna penyelidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Pribadi Atma SPd MH.

Menurutnya, satu pelaku yang baru diamankan, hasil dari pemeriksaan sementara bahwa yang membawa gadis ke rumah ASH di Desa Mandalawangi Kecamatan Salopa. “Satu orang ini memang yang membawa si gadis tersebut dari daerah Cikatomas,” ujar dia.

Selanjutnya, pelaku tersebut menghubungi teman-temannya supaya berdatangan ke rumah ASH. Selama lima hari di rumah pelaku kelimanya ini bergiliran mencabuli gadis 15 tahun itu. “Mereka bergiliran satu orang-satu orang,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai apakah korban merupakan pemandu lagu, karena informasi saat ini yang beredar bahwa korban merupakan pemandu lagu. “Bukan, intinya korban ini masih dibawah umur,” ujar dia.

Saat ini satu orang yang baru diamankan Selasa (24/7) pagi itu dalam proses pemeriksaan pihaknya. “Itu masih kami periksa,” ujar dia. (ujg/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Polisi Periksa Lima Terduga Pengeroyokan Siswa SMP

Polisi Periksa Lima Terduga Pengeroyokan Siswa SMP

Polres Pekalongan memanggil lima pelaku dari 7 siswa yang melakukan pengeroyokan di Musala SMP NU Pajomblangan Kecamatan Kedungwuni, kemarin.


Teror Bakar Mobil di Semarang Kian Nekat

Teror Bakar Mobil di Semarang Kian Nekat

Pelaku teror bakar mobil dan motor di Kota Semarang semakin nekat. Kali ini, dilakukan di tengah permukiman warga.


ABG Dibawa Kabur lalu Digauli

ABG Dibawa Kabur lalu Digauli

Mengawali tahun 2019, kasus kekerasan seksual kembali terjadi di Kabupaten Tapin.


ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

Perbuatan Iwan Romansyah (26) memang biadab. Dia menculik dan mencabuli VN (12), seorang siswi di Tanah Bumbu.


Sudah Hamili ABG, Kakek-kakek Tetap Paksa Minta Dilayani

Sudah Hamili ABG, Kakek-kakek Tetap Paksa Minta Dilayani

Sentot Bagus Mulya sudah gelap mata. Pria 62 tahun asal wilayah Kecamatan Karangrejo, Magetan itu tega mencabuli Bunga.


Bolos Sekolah, Lima Pelajar Pesta Miras

Bolos Sekolah, Lima Pelajar Pesta Miras

Bhabinkamtibmas Polsek Purwojati mengamankan lima pelajar yang kedapatan membolos, Sabtu (26/1) lalu.


Ditembak Dua Kali, Perampok Alfamart ternyata Oknum Mahasiswa

Ditembak Dua Kali, Perampok Alfamart ternyata Oknum Mahasiswa

Tim Gabungan Polres Batanghari dan Polsek Muara Tembesi, berhasil menangkap satu dari dua pelaku perampokan Alfamart yang berada di Pall V.


Dua Pelaku Pelajar SMA Rampas HP, Kabur, lalu Tabrak Motor

Dua Pelaku Pelajar SMA Rampas HP, Kabur, lalu Tabrak Motor

Dua jambret belia ndlosor usai menabrak motor pengendara yang ada di depannya. Kejadian ini terjadi di Jalan Kutisari Selatan.


Kerap Bobol Warung di PAI, ABG Dibekuk Polisi

Kerap Bobol Warung di PAI, ABG Dibekuk Polisi

ABG berinisial WK (14) diamankan petugas Satuan Polisi Perairan Polres Tegal Kota lantaran diduga membobol sejumlah warung di Obyek Wisata PAI.


Terjebak di Gang Buntu, Jambret Pasrah

Terjebak di Gang Buntu, Jambret Pasrah

Masuk gang Buntu, membuat pelarian pelaku jambret handpohne (HP) berakhir.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!