Kriminal
Share this on:

Lima Pencuri Kayu Jati Diburu Polisi

  • Lima Pencuri Kayu Jati Diburu Polisi
  • Lima Pencuri Kayu Jati Diburu Polisi

TUNJUKKAN PELAKU- Kasat Reskrim Polres Batang AKP Busono (kedua dari kanan) menunjukkan pelaku berikut barang bukti kayu jati curian, kemarin. (m. dhia thufail/radar pekalongan)

BATANG - Kepolisian Resor Batang tengah memburu komplotan pelaku pemotong pohon jati milik Perum Perhutani di wilayah Kecamatan Limpung. Diketahui, ada lima orang pelaku pemotong pohon jati tanpa Surat Keterangan Sah Hasil Hutan (SKSHH) yang berhasil kabur dari kejaran polisi.

Kapolres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga, melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim), AKP Busono mengatakan, pihaknya telah terlebih dulu menangkap dua pelaku yang berperan sebagai buruh angkut hasil kayu curian dan sopir truk yang mengangkut kayu curian.

“Jadi ketika kita melaksanakan Operasi Cipta Kondisi di wilayah Kecamatan Limpung, pada tanggal 3 Februari, kita mendapatkan truck colt engkel dengan nopol G 1610 MC yang dikemudikan Sobirin bermuatan kayu jati tanpa dilengkapi dengan SKSHH,” kata Busono, saat gelar perkara di Mapores Batang, belum lama ini.

Saat diinterogasi, kata dia, sang sopir warga Dukuh Gembyang Desa Kalimanggis Kecamatan Subah Kabupaten Batang itu mengaku bahwa kayu jati dalam bentuk LOG (gelondong) itu didapat dari kawasan hutan Perhutani petak 61B Desa Kalimanggis, Kecamatan Subah. saat itu, ia hanya diperintah oleh pelaku Karyoto (DPO) dengan iming iming uang sebasar Rp 500 ribu.

“Kayu tersebut akan dibawa dengan tujuan ke daerah Limpung Batang,” imbuh Busono.

Diungkapkan, dari hasil pengembangan, selain sopir truk, petugas juga telah mengamankan tersangka bernama Achmad Wahyu, warga Dukuh Gembyang Desa Kalimanggis Kecamatan Subah yang ikut membantu menaikkan kayu jati ke atas truk.

“Adapun barang bukti berupa kayu jati yang berhasil kami amankan ada sejumlah 11 potong. Dalam kasus pencurian ini, Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan Kendal mengalami kerugian sebesar Rp 15 juta,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kedua pelaku dijerat Undang-Undang Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Kerusakan Hutan No 18 Tahun 2013. “Kedua tersangka diancam hukuman kurungan minimal 1 tahun dan maksimal 5 tahun. Adapun tersangka lainnya masih dalam pengejaran,” papar AKP Busono.

Disebutkan, lima pelaku yang masih dalam pengejaran, yakni Bejo warga Dukuh Gayatan, Desa Kemiri Timur, Kecamatan Subah, Misbin warga Dukuh Gembyang, Desa Kalimanggis, Kecamatan Subah, Karyoto warga Desa Kalimanggis, Kecamatan Subah, Supri Nuso warga Desa Adinuso, Kecamatan Subah, dan Musbihin warga Desa Limpung, Kecamatan Limpung. (fel/wan/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Polisi Tunggu Amien Rais, Ani Hasibuan Mangkir Lagi

Polisi Tunggu Amien Rais, Ani Hasibuan Mangkir Lagi

Ketua Dewan Pembina PAN Amien Rais rencananya akan diperiksa Polda Metro Jaya Senin (20/5). Namun, hingga pukul 22.00 WIB Amien belum terlihat datang.


Polisi Tampik Dokter Ani Hasibuan Jadi Target

Polisi Tampik Dokter Ani Hasibuan Jadi Target

Pemeriksaan dokter spesialis syaraf Robiah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan dinilai dipaksakan dan terlalu tergesa-gesa.


Puasa-puasa Masih Jual Togel, Lima Pelaku di Pemalang Diringkus Polisi

Puasa-puasa Masih Jual Togel, Lima Pelaku di Pemalang Diringkus Polisi

Hanya dua hari, Polres Pemalang berhasil meringkus lima pelaku perjudian togel yang meresahkan masyarakat.


Dianggap Politis, Polisi Garap Bachtiar Nasir lewat Dua Alat Bukti

Dianggap Politis, Polisi Garap Bachtiar Nasir lewat Dua Alat Bukti

Penyidik Badan Reserse Kriminal Polri menetapkan mantan Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir sebagai tersangka.


Lima Bulan, 56 Buronan DiBekuk

Lima Bulan, 56 Buronan DiBekuk

Hingga awal Mei, tim tangkap buronan (tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menggelandang 56 buronan kasus tindak pidana korupsi ke jeruji besi.


KPK Akan Periksa Romy di RS Polri

KPK Akan Periksa Romy di RS Polri

KPK membuka peluang untuk memeriksa mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy alias Romy di RS Polri Kramat Jati.


Polisi Tak Akan Toleransi Konten Provokasi di Medsos

Polisi Tak Akan Toleransi Konten Provokasi di Medsos

Pasca pemungutan suara pada 17 April 2019 lalu, bermunculan akun-akun media sosial (medsos) berisi konten provokasi.


Kawal Pemilu, 9 Anggota Polri Gugur

Kawal Pemilu, 9 Anggota Polri Gugur

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menilai pelaksanaan pemilu serentak tahun ini berjalan aman.


Bawa Uang Rp490 Ribu, Tujuh Orang Timses Caleg Ditangkap Polisi

Bawa Uang Rp490 Ribu, Tujuh Orang Timses Caleg Ditangkap Polisi

Beberapa jam sebelum waktu pemungutan suara, Rabu (17/4) kemarin, tujuh orang tertangkap tangan polisi, Rabu (17/4) dini hari.


Pelajar Indonesia Ditemukan Tewas di China

Pelajar Indonesia Ditemukan Tewas di China

Seorang pelajar asal Indonesia yang hilang di China selama lima hari, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!