Kriminal
Share this on:

Lima Tersangka Pembajakan Truk Tangki Pertamina Diciduk

  • Lima Tersangka Pembajakan Truk Tangki Pertamina Diciduk
  • Lima Tersangka Pembajakan Truk Tangki Pertamina Diciduk

JAKARTA - Polisi menetapkan lima tersangka dari kasus pembajakan dua truk tangki PT Pertamina yang dibawa dalam demo Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SPAMT) di depan Istana Negara. Kelima tersangka yang diciduk adalah N, M, TK, WH, dan AM.

Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Hendri Susianto mengatakan,tersangka berinisial N merupakan Ketua Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT). Perwira berpangkat melati tiga ini menyebutkan bahwa yang bersangkutan adalah aktor intelektual yang mengatur dan mengkoordinasi aksi pembajakan mobil tangki itu.

Dalam kasus itu, polisi menggelar identifikasi di dua tempat kejadian perkara (TKP).Pertama di depan Mall Artha Gading, Jakarta Utara. Di lokasi ini, mobil tangki yang dibajak diketahui dalam perjalanan mendistribusikan BBM ke Tol Merak Tangerang, setelah sebelumnya melakukan pengisian di Plumpang.

Sementara TKP lainnya di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara. Di TKP tersebut, mobil tangki yang dibajak sedang dalam perjalanan mendistribusikan BBM ke Tol Jagorawi."Di TKP dua, diambil alih tersangka M kemudian dibawa ke Monas," ujar Budhi.

Budhi mengungkapkan, selain dua tersangka yang saat ini telah diamankan anggota, ada 16 orang lainnya dalam perburuan tim reskrim Polres Jakarta Utara, karena ikut terlibat dalam aksi pembajakan truk tangki tersebut, dan juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Ada 16 tersangka lain yang masih dalam pengejaran, dan kita sudah mengantongi identitasnya, antara lain D, A, Af, DA, AW, TK, IF, N, TT, AL, AS, NS, Aan, SP, WL dan DN. Peran para tersangka ini sebagai eksekutor yang ikut membajak truk tangki didua lokasi," bebernya.

Adapun terkait motif para tersangkamembajak mobil tangki Pertamina tersebut, kata Budhi, agar aksi demonstrasi yang telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir mendapat perhatian dari pemerintah.

Budhi juga menyayangkan, aksi buruh dinodai dengan pembajakan truk.

"Kami sudah cukup professional, ini bukan soal masalah aksi demo memperjuangkan hak mereka, melainkan perbuatan mereka yang masuk tindakan kriminal," terangnya.

Selain menangkap para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua mobil tangki, ponsel, KTP, dan sebagainya. Atas perbuatannya, kelima tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP, pasal 368 KUHP, pasal 170 KUHP dan atau pasal 335 KUHP dengan ancaman penjara hingga 20 tahun.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan menegaskan, dua truk tangki yang dibawa ke tengah-tengah massa aksi demo oleh SerikatPekerja Awak Mobil Tangki (SPAMT) adalah hal terlarang, dan sangat membahayakan.

"Aksi demo dengan membawa mobil tangki BBM, jelas tidak boleh. Terlarang, danberbahaya untuk keselamatan mereka juga, karenadikhawatirkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti terjadi ledakan," tegas Harry.

Selain itu, diakui Harry, aksi demo dengan truk tangki Pertamina bukan merupakan alat peraga yang diatur dalam UU No 9 Tahun 1998 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum.

"Sangat beresiko dan kami menyayangkan, seharusnya mereka dapat mengikuti aturan perundang-undangan tentang, tata cara menyampaikan pendapat di muka umum, kan sudah ada aturannya apa yang boleh dan tidak boleh dibawa," tandas perwira Polri berpangkat melati tiga ini. (mhf/fin/tgr/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

KPK Ungkap Suap Restitusi Pajak Perusahaan

KPK Ungkap Suap Restitusi Pajak Perusahaan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima tersangka terkait kasus dugaan suap restitusi pajak PT WAE (Wahana Auto Ekamarga).


KPK Ungkap Peran Empat Tersangka Baru Korupsi KTP Elektronik

KPK Ungkap Peran Empat Tersangka Baru Korupsi KTP Elektronik

Tindak pidana korupsi pengadaan KTP elektronik (KTP-el) seakan tak berujung. Satu persatu, mereka yang terlibat diungkap kepermukaan.


Berkas Kasus Polisi Tembak Polisi Dilimpahkan

Berkas Kasus Polisi Tembak Polisi Dilimpahkan

Berkas perkasa kasus penembakan yang dilakukan tersangka Brigadir Rangga Tianto terhadap Bripka Rahmat Efendi telah selesai. Dan telah dilimpahkan ke Kejaksaan.


Lima ABK WNI Hilang di Perairan Taiwan

Lima ABK WNI Hilang di Perairan Taiwan

Sedikitnya lima anak buah kapal (ABK) asal Indonesia, dilaporkan hilang saat melaut di perairan dekat Pulau Diaoyutai, Taiwan.


Polri Usut Tumpahan Minyak Pertamina di Perairan Karawang

Polri Usut Tumpahan Minyak Pertamina di Perairan Karawang

Mabes Polri menegaskan tengah mengusut tumpahan minyak Pertamina di perairan Karawang, Jawa Barat.


Jadi Tersangka TPPU, Mantan Bos Garuda Ditahan

Jadi Tersangka TPPU, Mantan Bos Garuda Ditahan

Emirsyah Satar dan Beneficial Owner Connaught International Pte. Ltd. Soetikno Soedarjo sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU).


Nunung dan Suami Hanya Direhabilitasi

Nunung dan Suami Hanya Direhabilitasi

Tersangka kasus narkotika komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung bersama suaminya July Jan Sambiran dinyatakan harus direhabilitasi medis atau sosial.


Amankan Dua Tersangka Suap, KPK Sita Dolar Singapura Hampir Semiliar

Amankan Dua Tersangka Suap, KPK Sita Dolar Singapura Hampir Semiliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua tersangka kasus dugaan suap proyek Baggage Handling System (BHS) pada PT Angkasa Pura Propertindo (APP).


Tersangka Korupsi Vaksin AIDS Masih Gelap

Tersangka Korupsi Vaksin AIDS Masih Gelap

Penyidik pidana khusus Kejagung hingga kini tak kunjung menetapkan tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan obat, vaksin, dan perbekalan kesehatan


Ruangan Iwa Karniwa Digeledah KPK

Ruangan Iwa Karniwa Digeledah KPK

KPK telah menetapkan Sekda Jabar Iwa Karniwa dan mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Bortholomeus Toto sebagai tersangka kasus suap.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!