Kriminal
Share this on:

Mabuk, Pemuda Acung-acungkan Celurit ke Warga

  • Mabuk, Pemuda Acung-acungkan Celurit ke Warga
  • Mabuk, Pemuda Acung-acungkan Celurit ke Warga

SURABAYA - Imbauan agar tak merayakan malam tahun baru berlebihan ada benarnya. Jika kebablasan akan mengalami nasib seperti Wahyu Handoko (30).

Warga Jalan Keputran Kejambon 2/111, Surabaya ini terlalu banyak menenggak minuman keras. Handoko lantas tak bisa mengendalikan diri, dia mengacungkan senjata tajam ke sejumlah orang di Jalan Kedondong Gang II.

Akibatnya, Tim Anti Bandit Polsek Tegalsari menangkap Wahyu, Selasa dinihari (1/1). Dia ditangkap beserta sajam jenis celurit yang diacungkan pelaku ke arah warga saat itu.

"Kami menuju lokasi setelah warga melapor. Saat kami tangkap, yang bersangkutan dalam keadaan mabuk," terang Kapolsek Tegalsari, Kompol David Triyo Prasojo.

David menjelaskan, pelaku mengancam warga dalam keadaan mabuk. Pelaku tidak terima ditegur usai mengeber motornya di gang kampung tersebut. Merasa terancam, warga melapor ke Polsek Tegalsari.

Setelah mendapat laporan, TAB Polsek Tegalsari yang dipimpin Kapolsek Tegalsari, Kompol David Triyo Prasojo dan Kanit Reskrim, Iptu Zainul Abidin langsung menuju TKP. Setelah dikepung, pria tersebut berhasil dilumpuhkan dan kemudian dibawa ke mapolsek untuk diperiksa.

"Dia mengaku menenggak minuman keras (miras) di daerah Kedungdoro, Surabaya," tambah David.

Akibat ulahnya, pria yang sehari-hari menjadi pemasang plafon tersebut terpaksa memulai lembaran tahun 2019 di penjara. Sebab oleh penyidik, dia dijerat dengan Pasal 2 (1) UU RI No 2 Tahun 1951 perkara membawa sajam tanpa ijin yang sah. (yua/rtn/jpg)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

29 Wanita WNI Jadi Korban Perdagangan Orang ke China

29 Wanita WNI Jadi Korban Perdagangan Orang ke China

29 perempuan warga negara Indonesia (WNI) diduga menjadi korban perdagangan orang yang melibatkan sindikat China dan Indonesia.


Kinerja Polri Ungkap Kerusuhan Disorot Amnesty Internasional

Kinerja Polri Ungkap Kerusuhan Disorot Amnesty Internasional

Polri hingga kini belum menjelaskan kepada publik, terkait tewasnya sejumlah warga saat kericuhan Aksi 22 Mei.


Polisi Tetapkan 32 Tersangka Bentrokan Antardesa di Buton

Polisi Tetapkan 32 Tersangka Bentrokan Antardesa di Buton

Polri menetapkan 36 tersangka dari 82 orang yang diamankan dalam peristiwa bentrokan antara warga dua desa di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.


Indonesia Vonis Warga Prancis Hukuman Mati

Indonesia Vonis Warga Prancis Hukuman Mati

Pengadilan Negeri Mataram menjatuhkan vonis hukuman mati seorang warga negara Prancis bernama Felix Dorfin, Senin (20/5) lalu.


Satu Gadis Tasik Rp25 Juta

Satu Gadis Tasik Rp25 Juta

Empat Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok diketahui telah memberikan uang Rp25 Juta kepada empat gadis asal Karangnunggal, Tasikmalaya.


Arab Saudi Penggal 34 Warga Penganut Syiah

Arab Saudi Penggal 34 Warga Penganut Syiah

Arab Saudi telah melaksanakan hukuman pemenggalan kepala terhadap 37 warga mereka yang kebanyakan adalah penganut syiah dalam eksekusi massal.


 Sedang Santap Mi Ayam, Pria Kejang-kejang lalu Meninggal Dunia

Sedang Santap Mi Ayam, Pria Kejang-kejang lalu Meninggal Dunia

Maut bisa datang di mana saja dan kapan saja. Seperti dialami Rudi Hendrawan (44), warga Perum Armada Village RT 5 RW 5 Desa Danurejo, Mertoyudan, Magelang.


Pemuda Pengepruk Telur ke Kepala Aning Dibebaskan

Pemuda Pengepruk Telur ke Kepala Aning Dibebaskan

Will Connolly, seorang remaja yang terkenal karena keberaniannya mengepruk telur ke kepala Senator Queensland Fraser Aning tidak dikenai tuntutan.


Usai Membunuh, Pelaku Sempat Kabur ke Solo

Usai Membunuh, Pelaku Sempat Kabur ke Solo

Samsudin, sempat kabur ke wilayah Solo, Jawa Tengah setelah membunuh mantan istrinya Sudarti (45) warga Desa Kubangpari, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes.


Dirayu Akan Dinikahi, Remaja Tega Setubuhi Anak di Bawah Umur

Dirayu Akan Dinikahi, Remaja Tega Setubuhi Anak di Bawah Umur

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tegal meringkus CM (19), warga Margasari, karena menyetubuhi anak di bawah umur.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!