Kriminal
Share this on:

Maling Spesialis Rumah Kosong Dilumpuhkan

  • Maling Spesialis Rumah Kosong Dilumpuhkan
  • Maling Spesialis Rumah Kosong Dilumpuhkan

GELAR PERKARA – Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan didampingi Kasatreskrim AKP Agung memimpin gelar perkara kasus pembobolan rumah kosong, kemarin. (triyono/radar pekalongan)

KAJEN - Seorang tersangka sebagai peran utama atau otak pembobolan rumah kosong, Redi terpaksa dilumpuhkan oleh anggota Buser Polres Pekalongan. Sebab, ketua kompotan pencuri asal Palembang ini berusaha kabur dari kejaran petugas.

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan dalam gelar perkara di Aula Mapolres menyatakan bahwa para pelaku sengaja datang dari Sumatra dengan Kos di Wiradesa sejak sebulan lalu. Dalam aksinya, pertama kali dilakukan oleh Redi bersama Sofyan yang kini jadi buronan. Mereka menggasak rumah di wilayah Bojong.

”Setelah berhasil Redi selaku ketua komplotan ini mengajak dengan menelpon tiga temannya dari Musi Palembang dan Jakarta untuk melakukan aksinya kembali. Kemudian Selasa (9/1) para pelaku kembali melakukan aksinya di Desa Kajongan Kecamatan Kajen,” terangnya, kemarin.

Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan, akhirnya pelaku berhasil diamankan di rel kereta api Waru Lor, Wiradesa dan setelah dicek di bagasi motor terdapat sejumlah alat barang bukti berupa hasil kejahatan.

”Redi ini merupakan ketua yang merekrut anggotanya, kemudian juga menentukan lokasi sasaran. Untuk itu saat ini anggota Satreskrim terus melakukan pengembangan apakah tersangka ini ada teman lainnya dan melakukan tindakan di willayah lain,” lanjut Kapolres.

Untuk tersangka, kata dia, kini dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman kurungan penjara 5 sampai 9 tahun.

Kapolres Pekalongan mengimbau kepada masyarakat terutama yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong untuk beraktivitas sehari-hari agar jendela dipasang tralis. Kemudian lampu diusahakan terang, tetangga diminta bantuan. (yon/fat/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Tabrakan Karambol, Dua Orang Tewas
Tabrakan Karambol, Dua Orang Tewas

Berita Sejenis

Pergoki Pencuri, Korban Minta Tidak Dibunuh

Pergoki Pencuri, Korban Minta Tidak Dibunuh

Kawanan pencuri mulai bergerilya. Mencari di rumah kosong yang ditinggal mudik penghuninya, termasuk ditinggal salah tarawih.


Santriwati Hilang Sepekan Lebih Akhirnya Ditemukan

Santriwati Hilang Sepekan Lebih Akhirnya Ditemukan

Setelah menghilang lebih dari sepekan, Farikah Amafiroh akhirnya ditemukan di rumah temannya di Desa Jepang Pakis Kecamatan Jati kabupaten Kudus, kemarin.


Geledah Rumah Bomber, Polisi Temukan 54 Bom Rakitan

Geledah Rumah Bomber, Polisi Temukan 54 Bom Rakitan

Detasemen Khusus 88 Mabes Polri dan Tim Gegana Polda Jatim menggeledah rumah terduga teroris Tri Murtiono, pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya.


Komplotan Maling di Tegal Kembali Larikan Innova

Komplotan Maling di Tegal Kembali Larikan Innova

Belum lama kejadian pencurian Toyota Innova milik Ketua Muhammadiyah Kota Tegal, kembali terjadi aksi pencurian mobil jenis yang sama di wilayah Tegal Timur.


Enam Copet HP Spesialis Konser Diringkus

Enam Copet HP Spesialis Konser Diringkus

Satreskrim Polres Banyumas berhasil meringkus tiga kelompok copet lintas wilayah.


Terbakar Habis, Dua Rumah Rata dengan Tanah

Terbakar Habis, Dua Rumah Rata dengan Tanah

Peristiwa tragis menimpa Pujiono (51) dan Suryati (48).


Lima Komplotan Anggota Pengganjal ATM Dibekuk Polisi

Lima Komplotan Anggota Pengganjal ATM Dibekuk Polisi

Komplotan spesialis pencurian bermodus mengganjal kartu anjungan tunai mandiri (ATM) diringkus Satuan Reskrim Polres Purworejo.


Gembosi Ban pakai Obeng, Maling Gondol Uang Rp426 Juta

Gembosi Ban pakai Obeng, Maling Gondol Uang Rp426 Juta

Aksi kejahatan dengan modus pecah ban kambuh lagi di Kota Semarang.


Kelompok Remaja Diamuk Massa, Seorang Tewas 2 Terluka

Kelompok Remaja Diamuk Massa, Seorang Tewas 2 Terluka

Aksi amuk massa terjadi di depan rumah tahanan (Rutan) Demak, Minggu (22/4) dinihari sekitar pukul 02.15.


Menangis dan Menyesal, Pelaku Rela Minum Air Cuci Kaki Istri

Menangis dan Menyesal, Pelaku Rela Minum Air Cuci Kaki Istri

Pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) mengaku khilaf memukul istrinya dengan gagang sapu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!