Kriminal
Share this on:

Manfaatkan Jalur Laut,137 Kg Sabu Asal Malaysia Terendus

  • Manfaatkan Jalur Laut,137 Kg Sabu Asal Malaysia Terendus
  • Manfaatkan Jalur Laut,137 Kg Sabu Asal Malaysia Terendus

JAKARTA - Bandar narkotika terus mencari celah masuk ke Indonesia. Kemarin (3/5) Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim mengungkapkan penangkapan 14 orang tersangka kasus narkotika yang memiliki 137 kg sabu. Sabu asal Malaysia itu menembus Indonesia melalui jalur laut.

Direktur Dittipid Narkoba Bareskrim Brigjen Eko Daniyanto menjelaskan, awalnya petugas Bareskrim bersama dengan Ditjen Bea Cukai dan Polairud melakukan penyelidikan kasus penyelundupan sabu. Pada Jumat (12/4) melakukan penangkapan dan menemukan 26 kg sabu di Dusun II, Gajah Mati, Babat Rupat, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

"Beberapa orang ditangkap," jelasnya.

Dari penangkapan itu dikembangkan, hingga pada 22 April disita 15 kg sabu di sebuah mobil Avanza saat berada di SPBU Ujung Tanjung, Dumai, Riau. Pengambangan terus dilakukan dengan mengejar SN pada 24 April, yang sedang berlayar dari perairan Penang, Malaysia menuju Aceh.

"SN membawa 5 kg sabu di kapal, namun sempat membuang sabu ke laut. Sabu itu kemudian dicari petugas," jelasnya.

Pada 26 April ditangkap kapal jarring ikan KM Jasa Mulia, ditemukan 30 kg sabu dalam kapal tersebut. Ditangkaplah empat tersangka dalam kejadian tersebut. "Pada hari yang sama ditangkap dua orang di Medan yang kedapatan memiliki 25 kg sabu," tuturnya.

Terakhir pada 27 April ditangkap tiga orang tersangka yang membawa 10 kg sabu. Mereka ditangkap di SPBU Sukamaju, Jalan Lintas Palembang-Jambi. Total tersangka dalam kasus tersebut mencapai 14 orang, yakni, SN, SS, TM, RM, DI, MR, SO, HR, BI, IS, HE, M, MA, dan H. "Mereka terancam hukuman 20 tahun," jelasnya.

Menurutnya, dengan menggagalkan penyelundupan tersebut, bila satu gramnya bisa dipakai satu orang hingga dua orang pengguna, maka jumlah yang bisa diselamatkan mencapai 1,5 juta orang. "Narkoba gagal dipasarkan, hingga tidak sampai ke masyarakat," jelasnya.

Jalur laut masih menjadi opsi bagi penyelundup narkotika, hal itu dikarenakan banyaknya pelabuhan tikus di Sumatera. Namun, petugas terus berupaya untuk bisa menghentikan peredaran barang haram tersebut. "Memang bandar masih menyukai jalur laut, tapi kami pasti gagalkan," tuturnya.

Dia menuturkan, jaringan narkotika internasional ini akan dihentikan hingga ke akar-akarnya. Tentu, akan meminta bantuan Interpol untuk bisa menangkap bandar yang berada di luar negeri. "Ya, kita berikan informasinya," jelasnya. (idr/zul/ful)

Berita Sebelumnya

8.900 Kasus Tanah Belum Tuntas
8.900 Kasus Tanah Belum Tuntas

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Malaysia Tolak Ekstradisi Zakir Naik

Malaysia Tolak Ekstradisi Zakir Naik

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad mengatakan negaranya berhak menolak permohonan ekstradisi Zakir Naik ke India.


Polisi Kembali Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu dari Malaysia

Polisi Kembali Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu dari Malaysia

Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 37 kilogram narkotika jenis sabu asal Malaysia.


Nekat, 35 Kg Sabu Disembunyikan dalam Truk Sayuran

Nekat, 35 Kg Sabu Disembunyikan dalam Truk Sayuran

Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 35 kilogram ke Jakarta.


Australia Denda Nelayan Indonesia Rp 40 juta

Australia Denda Nelayan Indonesia Rp 40 juta

Nakhoda sebuah kapal nelayan asal Indonesia ditangkap dan dinyatakan bersalah, karena menangkap ikan secara ilegal di Perairan Australia.


Hukum Lemah, Indonesia Target Peredaran Narkotika Dunia

Hukum Lemah, Indonesia Target Peredaran Narkotika Dunia

Untuk kesekian kalinya, Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap penyelundupan narkotika dari Malaysia melalui jalur laut.


Sabu 200 Kg Ternyata Diangkut Truk Muatan Kelapa

Sabu 200 Kg Ternyata Diangkut Truk Muatan Kelapa

Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek dua tempat berbeda di Bekasi dan berhasil mengamankan sekitar 200 Kg narkoba jenis sabu-sabu, Minggu (12/5) dinihari


WNI Dihukum Cambuk dan 20 Tahun Penjara

WNI Dihukum Cambuk dan 20 Tahun Penjara

Pengadilan Negeri Sibu, Serawak, Malaysia, Rabu (8/5) kemarin, menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada seorang pria asal Indonesia, Maxi Banfantri (30).


Suplai Sabu lewat Amrik, Dua WNA Tiongkok Ditangkap

Suplai Sabu lewat Amrik, Dua WNA Tiongkok Ditangkap

Polres Metro Jakarta Barat menggagalkan penyelundupan 28 Kg sabu dari jaringan Internasional.


Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Pergerakan sel jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) kembali terendus. Tiga pelaku pun diamankan Detasmen Khusus (Densus 88) Anti Teror.




Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!