Kriminal
Share this on:

Mantan Danjen Kopassus Diduga Selundupkan Senjata

  • Mantan Danjen Kopassus Diduga Selundupkan Senjata
  • Mantan Danjen Kopassus Diduga Selundupkan Senjata

JAKARTA - Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI (Purn) Soenarko ditangkap polisi. Dia ditangkap karena diduga tersangkut kasus penyelundupan senjata ilegal. Saat ini, Soenarko ditahan di Rutan Militer Guntur.

Mayjen TNI (Purn) Soenarko ditangkap karena kasus sejata ilegal dan dugaan makar yang dilaporkan Humisar Sahala ke Bareskrim Polri. Laporan dilatarbelakangi beredarnya pernyataan-pernyataan Soenarko yang dinilai memprovokasi dan mengadu domba.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi mengatakan penangkapan Soenarko terkait dengan penyelundupan senjata ilegal. Tidak hanya Soenarko, Polri bekerjasama dengan POM TNI juga menangkap seorang anggota TNI, Praka BP.

"Terkait kasus penyelundupan senjata. Tadi malam (20/5) telah dilakukan penyidikan terhadap oknum yang diduga sebagai pelaku pada waktu bersamaan oleh penyidik dari Mabes Polri dan penyidik dari POM TNI. Penyidikan dilakukan di Markas Puspom TNI, Cilangkap. Hal ini dilakukan karena salah satu oknum yang diduga pelaku berstatus sipil (Mayjen Purn S). Sedangkan satu oknum lainnya yang berstatus militer (Praka BP)," ujarnya, Selasa (21/5).

Sisriadi mengatakan, saat ini Mayjen (Purn) Soenarko menjadi tahanan Polri dan dititipkan ditahanan Rutan Guntur. Sedangkan Praka BP menjadi tahanan TNI di Rumah Tahanan Militer Guntur," ujar Sisriadi.

Sementara itu, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyebut penangkapan Soenarko juga terkait pernyataan yang videonya viral di media sosial. "Memang penangkapan Mayor Jenderal purnawirawan Soenarko berkaitan dengan ucapan-ucapan beliau juga pada saat ada penjelasan kepada anak buahnya yang terekam dan diviralkan. Lalu juga ada keterkaitan dengan adanya senjata gelap yang dari Aceh," kata Wiranto.

Wiranto belum menyebut penggunaan senjata itu oleh Soenarko. Ia hanya menyebut senjata ilegal itu untuk sesuatu maksud tertentu. "Tapi itu melanggar hukum," katanya.

Saat ini kasus Soenarko ditangani kepolisian karena statusnya sudah purnawirawan. "Kita tunggu hasilnya," ujar Wiranto.

Wiranto mengatakan penegakkan hukum terhadap mantan Danjen Kopassus menjadi bukti aparat tidak pandang bulu dalam penegakkan hukum. "Siapa pun yang melanggar hukum ada hukum yang kita tegakan," kata Wiranto. (gw/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Prabowo Tak Bisa Dipidana
Prabowo Tak Bisa Dipidana

Berita Berikutnya

Lieus Sungkharisma Ditahan
Lieus Sungkharisma Ditahan

Berita Sejenis

Astaghfirullohaladzim, Uang Negara Rp470 Juta Diduga Jadi Bancakan

Astaghfirullohaladzim, Uang Negara Rp470 Juta Diduga Jadi Bancakan

Ketua Pokja Unit Layanan Pengadaan (ULP) Sekretariat KPU Kota Bogor berinisial MH ditetapkan sebagai tersangka.


Dalami Penganggaran e-KTP, Dua Anggota DPR Diperiksa KPK

Dalami Penganggaran e-KTP, Dua Anggota DPR Diperiksa KPK

KPK memeriksa seorang mantan dan dua anggota DPR terkait kasus dugaan korupsi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).


Kecelakaan Maut di Salatiga, Sopir Avanza Diduga Ngantuk

Kecelakaan Maut di Salatiga, Sopir Avanza Diduga Ngantuk

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Salatiga-Boyolali, tepatnya di Dusun Ngentak Desa Klero Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang, Minggu (23/6) dinihari.


Dijamin Panglima TNI, Penahanan Mantan Danjen Kopassus Ditangguhkan

Dijamin Panglima TNI, Penahanan Mantan Danjen Kopassus Ditangguhkan

Akhirnya mantan Danjen Kopassus Mayyjen (Purn) Soenarko keluar dari Rutan POM Guntur, Jumat (21/6).


Mantan Pejabat KKP Diperiksa Kejagung

Mantan Pejabat KKP Diperiksa Kejagung

Penyidikan kasus dugaan korupsi kapal di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) oleh Kejaksaan Agung terus berlanjut.


Sepuluh Nelayan Diduga Diculik Komplotan Abu Sayyaf

Sepuluh Nelayan Diduga Diculik Komplotan Abu Sayyaf

10 nelayan di lepas pantai Kalimantan diculik dan disandera sekelompok orang bersenjata, yang ditenggarai komploltan militan Abu Sayyaf.


Peluru Terindikasi dari Senjata Rakitan

Peluru Terindikasi dari Senjata Rakitan

Uji balistik terhadap proyektil yang ditemukan di empat korban kerusuhan 22 Mei selesai.


Sofyan Jacob Tumbang, Penyidik Agendkan Pemeriksaan Lanjutan

Sofyan Jacob Tumbang, Penyidik Agendkan Pemeriksaan Lanjutan

Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Pol Sofyan Jacob 'tumbang' saat menjalani pemeriksaan selama 14 jam di Polda Metro Jaya.


Mantan Komandan Tim Mawar Ajak 10 Pengacara

Mantan Komandan Tim Mawar Ajak 10 Pengacara

10 pengacara disiapkan mantan Komandan Tim Mawar Mayjen TNI (Purn) Chairawan untuk menghadapi Majalah Tempo di Dewan Pers.


Kivlan Zein Kirim Surat Perlindungan Hukum ke DPR

Kivlan Zein Kirim Surat Perlindungan Hukum ke DPR

Tersangka dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zein mengirimkan surat perlindungan hukum ke Komisi II DPR.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!