Kriminal
Share this on:

Masih Pakai Knalpot Bobok Didenda Rp250 Ribu

  • Masih Pakai Knalpot Bobok Didenda Rp250 Ribu
  • Masih Pakai Knalpot Bobok Didenda Rp250 Ribu

TANGERANG - Polresta Tangerang memberikan sanksi tilang dan denda kepada kendaraan yang menggunakan knalpot bising. Hal itu dilakukan karena benda pengeluarkan suara kendaraan ini dapat membuayarkan kosentrasi pengendara yang berujung pada kasus kecelakaan.

Bahkan, razia skala besar di mapolsek dan mapolresta ke bengkal dan jalan utama akan akan segera dikerjakan. Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif mengatakan razia tersebut dilaksanakan untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat.

Utamanya untuk mendidik masyarakat menggunakan knalpot standar kendaraan yang dikeluarkan pabrik. Serta juga menekan angka kecelakaan kendaraan akibat penggunaan knalpot tersebut.

”Akan kami razia dan diberikan sanksi tilang kepada pengendara motor yang pakai knalpot bising. Sudah banyak warga mengadukan hal ini, sehingga jadi fokus kami di awal tahun. Semua personil sudah kami informasikan masalah ini,” katanya kepada indopos (Jawa Pos Group), kemarin.

Lebih jauh Alif mengungkapkan, razia knalpot bising ini akan digelar jajarannya setiap hari di sejumlah jalan kota dan provinsi serta jalan negara di Kabupaten Tangerang. Untuk sanksi yang akan dijatuhkan adalah pelanggar bakal ditilang dan dikenakan denda Rp250 ribu/motor.

Selaian itu juga jajarannya akan menyita knalpot tersebut untuk dijadikan barang bukti penegakan kemanan berkendara di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, penggunaan knalpot tidak standar merupakan fenomena pelanggaran lalu lintas yang perlu mendapatkan perhatian bersama.

Karena dasar hukum penindakan terhadap pengendara yang mengemudikan kendaraan bermotor tidak dengan knalpot standar diatur dalam Pasal 106 ayat 3 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, terkait setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mematuhi ketentuan tentang persyaratan teknis dan laik jalan.

Selain itu, lanjut Sabilul, standar tingkat kebisingan knalpot juga sudah ditentukan di Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009 tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru. Yakni untuk motor 80 cc sampai 175 cc maksimal bising 83 dB, sedangkan kendaraan di atas 175 cc maksimal bising 80 dB.

Tak hanya merazia, sambung Sabilul, jajarannya juga akan melakukan razia knalpot itu terhadap sejumlah bengkel modifikasi kendaraan di kabupaten 1.000 pabrik tersebut. Pihaknya pun akan menyita alat pengeluar asap pembakaran kendaraan tersebut. Pihaknya berharap masyarakat dapat mematuhi aturan lalulintas tersebut.

Sementara itu, salah satu penjual knalpot bising, Rianda, 33, menuturkan, jika pasar penjualan knalpot bising memang saat ini cukup laris. Bahkan pemesanan itu banyak dilakukan para anak muda yang menyukai motor. Terkait nanti adanya razia dan penyisiran polisi ke semua bengkel, dia pun menyatakan hal itu akan mempengaruhi pendapatan para pemilik bengkel.

”Tidak masalah hanya pengendara yang dirazia, kalau mau juga ikut dirazia ya tidak makan lah. Pasti dampaknya ke kami juga. Yang beli kebanyakan anak SMA sama anak kuliahan saja. Bisanya dapat kiriman barang dari Surabaya sih, itu pun kalau ada yang pesan saja,” tuturnya.

Ditambahkan Rianda, harga satu knalpot dibanderol mulai Rp250-400 ribu tergantung merk dan jenisnya. Dari penjualan itu para pemilik bengkel mendapatkan keuntungan Rp100-50 ribu/knalpot. (cok/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Asyik Ngelem, Lima ABG Diamankan

Asyik Ngelem, Lima ABG Diamankan

Penyalahgunaan lem fox rupanya masih menjadi momok di kota ini.


Istri Mantan Kapolresta Ditetapkan Tersangka

Istri Mantan Kapolresta Ditetapkan Tersangka

Masih ingat kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan mantan istri Kapolresta Pontianak berinisial Mhn kepada Nia Kurnia?


Pakai Berlian Palsu, Pasutri Tipu Pengusaha

Pakai Berlian Palsu, Pasutri Tipu Pengusaha

Sepasang pasangan suami istri (pasutri) ditangkap aparat Polsek Semarang Timur terkait kasus kejahatan penipuan.


Narkoba Malaysia Teror Indonesia

Narkoba Malaysia Teror Indonesia

Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menyita puluhan ribu pil ekstasi dan puluhan kilogram sabu, dari tangan bandar di perairan Langsa Aceh.


Gendeng, Pelajar Digilir Tujuh Pria di Pondok Sawah

Gendeng, Pelajar Digilir Tujuh Pria di Pondok Sawah

Malang nasib Bunga (nama samaran,red). Pelajar di salah satu sekolah di Kota Jambi yang masih berusia 13 tahun ini digilir 7 pria.


Pembunuh Duda Bulak Banteng Masih Misterius

Pembunuh Duda Bulak Banteng Masih Misterius

Pengejaran pelaku pembunuhan Agung Wahyudi,36, kini masih menemui Jalan Buntu. Meski identitas pelaku sudah diketahui, namun polisi berhasil menangkapnya.


Ancam Istri Pakai Celurit, Suami Dibui

Ancam Istri Pakai Celurit, Suami Dibui

Kebiasaan istri yang sering pulang malam membuat Ahmad Ramadhan,25, curiga.


Sebulan Hidup di Hutan, Pembunuh Mantan Istri Ditangkap

Sebulan Hidup di Hutan, Pembunuh Mantan Istri Ditangkap

Masih ingat dengan kasus pembunuhan terhadap Sery Juniarsih? Kini pelaku yang tak lain adalah mantan suaminya, SR alias JM, berhasil dibekuk kepolisian.


Rumah Kos Masih Jadi Sasaran Curat

Rumah Kos Masih Jadi Sasaran Curat

Untuk kesekian kalinya, rumah kos di Kota Santri menjadi sasaran pencurian dengan pemberatan (Curat).


Diupah Ro600 Ribu, ABG Tenteng 3,6 Kg Ganja

Diupah Ro600 Ribu, ABG Tenteng 3,6 Kg Ganja

Usianya masih belia, meski begitu WBP,17, kembali duduk di kursi terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!