Kriminal
Share this on:

Melawan Polisi, Dua Perampok RPH Ditembak Mati

  • Melawan Polisi, Dua Perampok RPH Ditembak Mati
  • Melawan Polisi, Dua Perampok RPH Ditembak Mati

TANGERANG - Setelah 25 jam diburu, tujuh perampok yang beraksi di Rumah Potong Hewan (RPH) Karawaci di Kampung Panunggangan Barat, Cibodas, Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (9/8), berhasil dibekuk.

Dua dari tujuh pelaku perampok RPH milik PT Karya Anugrah Rumpin itu ditembak mati lantaran melawan. Aksi perampokan itu melibatkan seorang petugas keamanan atau satpam RPH tersebut.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Harry Kurniawan mengaku tujuh pelaku dicokok di dua lokasi berbeda di kawasan Goldland, Jalan Raya Palem Semi, Cibodas, Jumat dinihari (10/8).

Para pelaku masing-masing bernama Aris Gunawan, 34; Lili Sandra, 34; Mardani, 36; Rohman, 36; Firmansyah, 37; Zamawai, 38, dan Sobri, 38. Komplotan ini dibekuk usai membagikan uang hasil jarahan Rp 800 juta milik RPH Karawaci.

”Tempat persembunyian kawanan ini tidak jauh dari lokasi kejadian perampokan,” terangnya.

Dijelaskan Harry juga, tertangkapnya 7 pelaku perampokan RPH Karawaci ini, setelah pihaknya mencocokan sidik jari pelaku yang tertinggal di lokasi dan meneliti rekaman CCTV. ”Dua pelaku terpaksa kami tembak mati karena melawan. Keduanya Zamawai dan Sobri yang saat beraksi membawa pistol dan golok. Keduanya kami tangkap saat menyamar sebagai driver ojek online,” paparnya.

Dalam pengungkapan kasus perampokan itu, polisi mengungkap peran Firmansyah yang merupakan satpam RPH Karawaci. Firmansyah mengaku turut terlibat perampokan karena tergiur uang Rp 100 juta yang ditawarkan rekan-rekannya itu.

“Hampir tujuh tahun hidup pas-pasan. Gaji satpam berapa sih? Buat makan dan bayar kontrakan sudah habis. Yang nawarin perampokan kepada saya adalah Zamawai,” tuturnya. Ditambahkan Firmansyah, untuk memuluskan aksi dia membuatkan denah memudahkan Zamawai Cs mengasak uang penjualan daging sapi senilai Rp 800 juta tersebut.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai Rp800 juta, sebilah parang, sepucuk pistol rakitan dengan tiga peluru, enam telepon genggam, serta sebuah tas ransel dan dua jaket ojek daring. Kelima pelaku dijerat Pasal 365 KUHP Ayat (1) tentang Pencurian dengan Kekerasan yang diancam penjara maksimal 15 tahun. (cok/jpg)

Berita Sebelumnya

Polisi Buru Bandar Besar
Polisi Buru Bandar Besar

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Positif Narkoba, 59 WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Positif Narkoba, 59 WNI Ditangkap Polisi Malaysia

59 orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap di sebuah pusat hiburan di Bandar Puchong Jaya, Minggu malam (21/7), positif menggunakan narkoba.


Amankan Trans-Papua, Seorang Anggota TNI Gugur Ditembak KKB

Amankan Trans-Papua, Seorang Anggota TNI Gugur Ditembak KKB

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua pimpinan Egianus Kogoya kembali beraksi, Sabtu (20/7) lalu.


Dua Kapal Penyelundup BBM Diciduk

Dua Kapal Penyelundup BBM Diciduk

Kapal MT yang diduga melakukan transfer BBM ilegal di Perairan Muara Baru, Jakarta Utara ditangkap, Kamis (18/7).


Pengacara Tomy Winata yang Pukul Hakim Dipenjara

Pengacara Tomy Winata yang Pukul Hakim Dipenjara

Desrizal, salah seorang pengacara Tomy Winata, ditetapkan polisi sebagai tersangka Kasus pemukulan Hakim PN Jakarta Pusat.


Pimpinan KPK Harus Ada Polisi dan Jaksanya

Pimpinan KPK Harus Ada Polisi dan Jaksanya

Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK periode 2019-2023 diingatkan agar memilih pimpinan KPK yang memenuhi unsur penyidikan dan penuntutan.


KPK Tahan Dua Anggota DPRD Jambi

KPK Tahan Dua Anggota DPRD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan empat tersangka kasus dugaan suap ketok palu RAPBD Provinsi Jambi 2018, Kamis (18/7).


Polisi Endus Keberadaan Pelaku Penembakan saat Rusuh

Polisi Endus Keberadaan Pelaku Penembakan saat Rusuh

Polri mengklaim telah mengantongi indentitas pelaku penembakan yang menyebabkan beberapa anggota masyarakat tewas saat kerusuhan 21-22 Mei lalu.


Polisi Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Habil Marati

Polisi Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Habil Marati

Polri tengah mempertimbangkan penangguhan penahanan Habil Marati, tersangka kasus makar yang dituding berperan sebagai penyandang dana.


Selundupkan Gula Ilegal, Empat WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Selundupkan Gula Ilegal, Empat WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Empat warga negara Indonesia (WNI) ditangkap Kepolisian Maritim Malaysia di Tawau (Negeri Sabah), Malaysia, Kamis (11/7) lalu.


Bayar Diyat Rp15,2 Miliar, TKI Bebas dari Hukuman Pancung

Bayar Diyat Rp15,2 Miliar, TKI Bebas dari Hukuman Pancung

Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Majalengka, Ety binti Toyib Anwar, berhasil terbebas dari hukuman mati di Arab Saudi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!