Kriminal
Share this on:

Melawan saat Ditangkap, Pemesan Sabu Ngaku Anggota BNN

  • Melawan saat Ditangkap, Pemesan Sabu Ngaku Anggota BNN
  • Melawan saat Ditangkap, Pemesan Sabu Ngaku Anggota BNN

BALIKPAPAN - Ada-ada saja upaya pelaku kejahatan narkoba untuk bisa lepas dari jerat hukum. Parizi alias Alai (30), warga Perumahan Pondok Mentari, Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan menolak saat ditangkap ketika digeledah polisi.

Dia diduga terlibat peredaran barang haram. Bahkan kepada petugas Polsek Balikpapan Barat, dia mengaku sebagai anggota Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Tersangka (Alai) melawan dan mengaku anggota BNN. Tentu petugas tak percaya. Tak ada bukti apapun yang menunjukkan dia orang dari BNN," ujar Kapolsek Balikpapan Barat Kompol I Putu Yasa, kemarin.

Awalnya, empat petugas opsnal Polsek Balikpapan Barat menerima laporan dari masyarakat. Ada transaksi narkoba di atas Jembatan IV, di Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat. Sekira pukul 12.30 Wita kemarin, petugas pun ke lokasi.

Saat itu, seorang pria yang bernama Noviar alias Novi (36) tampak dalam pengamatan petugas. Karena curiga, polisi melakukan penggeledahan. "Di kantong pelaku Novi, kami temukan satu poket sabu," lanjut Putu.

Novi mengaku baru saja membeli sabu tersebut dari seseorang. Namun, ia berkilah tak kenal dengan penjualnya. Dia hanya diminta Alai untuk mengambil sabu itu. Kemudian, diantarkan ke rumahnya. Berdasarkan keterangan Novi, petugas langsung meluncur ke Jalan Adil Makmur RT 20, Baru Ulu.

"Sampai di rumah tersangka Novi, Alai tak ditemukan. Namun saat kami geledah, tersangka Alai datang. Dan kami tangkap," ucapnya.

Saat ditangkap itulah, Alai melawan dan mengaku anggota BNN. Namun, petugas tetap menciduknya. Karena dalam penggeledahan, ditemukan satu alat isap, satu sendok takar, dua pipet kaca, dan plastik klip bekas sabu.

Pihaknya juga menyita sepeda motor yang dipinjam Alai dari kakak Novi. Karena digunakan untuk memesan sabu sebelumnya. "Beserta barang bukti lainnya, seperti ponsel tersangka," sambung Putu.

Kedua tersangka pun digelandang ke Mapolsek Balikpapan Barat untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Putu menyatakan, tetap akan mencari pemasok sabu ke tangan Novi.

"Masih kami lakukan pengembangan berdasarkan keterangan tersangka. Kami akan ketahui ciri-ciri pemasok tersebut," pungkasnya. (rdh/one/k15/jpg)

Berita Sebelumnya

Tawuran, Seorang Pelajar Tewas
Tawuran, Seorang Pelajar Tewas

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Nekat, 35 Kg Sabu Disembunyikan dalam Truk Sayuran

Nekat, 35 Kg Sabu Disembunyikan dalam Truk Sayuran

Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 35 kilogram ke Jakarta.


Cabuli Tiga Bocah, Kakek Ini Ngaku Khilaf

Cabuli Tiga Bocah, Kakek Ini Ngaku Khilaf

Seorang kakek yang tega mencabuli tiga anak perempuan masih di bawah umur, Kusnoyo alias Sikus (72),mengaku khilaf.


Penyebar Hoaks Brimob China Ditangkap

Penyebar Hoaks Brimob China Ditangkap

Said Djamalul Abidin (SDA) diamankan karena menyebar berita bohong alias hoaks polisi China yang dikerahkan dalam aksi unjuk rasa di depan kantor Bawaslu.


Situasi Keamanan Nasional Sudah Kondusif

Situasi Keamanan Nasional Sudah Kondusif

Pasca kerusuhan saat aksi unjuk rasa 21-22 Mei 2019 di sejumlah daerah, Polri menyatakan situasi keamanan secara nasional sudah sangat kondusif.


Uang Suap Bowo Sidik Rampung Dihitung

Uang Suap Bowo Sidik Rampung Dihitung

KPK telah selesai menghitung keseluruhan dana suap dan gratifikasi yang diduga diterima Anggota DPR RI Bowo Sidik Pangarso.


Australia Denda Nelayan Indonesia Rp 40 juta

Australia Denda Nelayan Indonesia Rp 40 juta

Nakhoda sebuah kapal nelayan asal Indonesia ditangkap dan dinyatakan bersalah, karena menangkap ikan secara ilegal di Perairan Australia.


Penyebar Undangan Bunuh Kapolri Diamankan

Penyebar Undangan Bunuh Kapolri Diamankan

Penyeru membunuh Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabareskrim Komjen Idham Azis akhirnya ditangkap.


Mantan Danjen Kopassus Diduga Selundupkan Senjata

Mantan Danjen Kopassus Diduga Selundupkan Senjata

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI (Purn) Soenarko ditangkap polisi.


Bandar Narkotika Dimiskinkan

Bandar Narkotika Dimiskinkan

Badan Narkotika Nasional (BNN) benar-benar total menindak bandar narkotika. Tidak hanya memenjarakannya, namun juga menjerat dengan tindak pidana pencucian uang


Hukum Lemah, Indonesia Target Peredaran Narkotika Dunia

Hukum Lemah, Indonesia Target Peredaran Narkotika Dunia

Untuk kesekian kalinya, Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap penyelundupan narkotika dari Malaysia melalui jalur laut.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!