Kriminal
Share this on:

Mengaku Khilaf, Belasan Kali Cabuli Bocah SD

  • Mengaku Khilaf, Belasan Kali Cabuli Bocah SD
  • Mengaku Khilaf, Belasan Kali Cabuli Bocah SD

SURABAYA - Kelakukan asusila terhadap bocah kembali terjadi. Pelakunya, Joko Susilo, 39, mengaku khilaf telah mencabuli BR,7. Bocah SD yang tinggal di Perum Amerta, Rungkut . Joko yang tinggal di Jalan Wonorejo Asri XXI itu telah belasan kali melakukan perbuatan tak terpuji tersebut.

Korban BR, setiap pulang sekolah ke rumah neneknya. Rumah tersangka Joko dan nenek korban memang berdekatan. “Mengetahui korban sering bermain sendirian, tersangka mulai ada niatan untuk melakukan pencabulan itu,” ungkap Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Kamis (21/2).

Suatu ketika, Joko mencari cara untuk mencabuli korban. Pergilah ke warung kopi berwifi, lantas mengunduh video lucu dari Youtube. Joko membuka youtube dan memilih beberapa video untuk ditunjukkan kepada korban. “Setelah siap korban dipanggil untuk masuk ke rumahnya dengan alasan akan ditunjukkan video lucu dan diberi snack,” imbuhnya.

Mendengar ajakan Joko, korban mendekat dan ia pun diajak masuk tersangka. Di dalam rumahnya, Joko lantas memanggku korban sambil menunjukkan video tersebut. Tak hanya itu, korban disuruh tidur terlentang kemudian celana dalam korban dilepas lalu tersangka mencabuli korban. “Pulangnya, tersangka memberikan snack atau uang jajan,” ujarnya. Tujuannya agar korban tak bercerita tentang apa yang sudah ia lakukan.

Perbuatan cabul itu dilakukan tersangka beberapa kali. Terhitung sejak Juni hingga ditangkap sudah belasan kali. Setelah itu, korban ditanya terkait ajakan Joko, ia pun menceritakan apa yang dialami dengan polos. “Nenek korban kaget lalu menceritakan kasus ini ke orang tua korban. Hasilnya mereka tak terima hingga melaporkan kasus ini,” terangnya.

Usai menerima laporan itu, polisi bergerak. Mereka mengamankan Joko di rumahnya. Awalnya, Joko mengelak dan enggan mengakui perbuatannya. Namun setelah diperiksa intensif di ruang penyidik Joko mengakui perbuatannya.

“Ia khilaf dan minta maaf. Tersangka melakukan itu lantaran fantasinya usai melihat film porno,” tegas Ruth Yeni.

Sementara itu, kepada polisi tersangka mengaku jika perbuatanya dilakukan lantaran istrinya usai melahirkan. Tak mendapat layanan batin membuat ia nekat melakukan. "Awalnya hanya nafsu sesaat, kemudian ketagihan," ujar juragan sewa alat-alat pesta itu.

Menurutnya, ia mencabuli korban di kamar rumahnya, sedangkan istrinya berada di kamar yang lain. Kesempatan inilah yang selalu dimanfaatkan oleh bapak empat anak itu untuk mencabuli korban. "Karena kondisi saja, saya mengaku salah," tandasnya. (yua/rtn/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Polisi Kantongi Identitas Tiga Pelaku Dugaan Penganiaya Audrey

Polisi Kantongi Identitas Tiga Pelaku Dugaan Penganiaya Audrey

Polisi pastikan terus mengusut kasus persekusi dan pengeroyokan yang dilakukan belasan orang siswi SMA terhadap Audrey (14) di Pontianak, Kalimantan Barat.


Sopir Diduga Ngantuk, Truk Nyungsep ke Kali

Sopir Diduga Ngantuk, Truk Nyungsep ke Kali

Sebuah truk tangki kosong nyungsep di kali di Jalan Raya Iser Kecamatan Petarukan, Rabu (27/3) sekitar pukul 04.00.


Pecah Kaca Mobil, Belasan Juta Raib

Pecah Kaca Mobil, Belasan Juta Raib

Pelaku pencurian spesialis pecah kaca mobil kembali beraksi, kemarin. Akibatnya, korban mengalami kerugian materi sekira belasan juta rupiah.


Pakai Deepweb, Bobol ATM Bank 91 Kali

Pakai Deepweb, Bobol ATM Bank 91 Kali

Polda Metro Jaya masih terus melakukan penyidikan kasus pembobolan rekening bank melalui sistem Skimming yang menjerat salah satu kerabat Prabowo Subianto Ramya


Pembakar Sepeda Motor Ditangkap

Pembakar Sepeda Motor Ditangkap

Polres Temanggung, hingga saat ini masih memburu aktor intelektual kasus pembakaran dua sepeda motor di Dusun Kali Salam Desa Ketitang Kecamatan Jumo.


Ngaku Perwira, Tipu Pemilik Spa Rp120 Juta

Ngaku Perwira, Tipu Pemilik Spa Rp120 Juta

Satu lagi kasus penipuan berhasil terungkap. Kali ini, seorang pedagang nasi campur yang bernama M Zikri Rifan Syah, 52, diciduk.


Ngaku Bisa Datangkan Artis, Pria Paruh Baya Tipu Dua Pelajar

Ngaku Bisa Datangkan Artis, Pria Paruh Baya Tipu Dua Pelajar

Agung Gerryana (47), warga asal Ayah, Kebumen ini nekat mengaku bisa mendatangkan artis kepada pelajar sekolah menengah atas di Wangon.


Ejek-ejekan di Facebook, Siswa SMP di Pekalongan Dikeroyok

Ejek-ejekan di Facebook, Siswa SMP di Pekalongan Dikeroyok

Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti mengaku kaget dan prihatin atas insiden kasus pengeroyokan atau kekerasan yang terjadi di sebuah SMP swasta.


Teror Bakar Mobil di Semarang Kian Nekat

Teror Bakar Mobil di Semarang Kian Nekat

Pelaku teror bakar mobil dan motor di Kota Semarang semakin nekat. Kali ini, dilakukan di tengah permukiman warga.


ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

Perbuatan Iwan Romansyah (26) memang biadab. Dia menculik dan mencabuli VN (12), seorang siswi di Tanah Bumbu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!