Kriminal
Share this on:

Mengaku Membutuhkan Uang untuk Biaya Kuliah Anak

  • Mengaku Membutuhkan Uang untuk Biaya Kuliah Anak
  • Mengaku Membutuhkan Uang untuk Biaya Kuliah Anak

BANJARBARU - Nekat mencuri kotak amal milik Masjid Nurul Muhajirin yang beralamat di Jalan A Yani Km 30,5, Kelurahan Guntung Payung, Landasan Ulin, Senin (6/8) tadi. Rudi Irawan langsung menjadi buruan jajaran Polsek Banjarbaru Barat.

Selasa (7/8) malam, pria berperawakan besar itu diringkus di tempat tinggalnya di Kompleks Herlina Perkasa, Jalan Kemiri, Kelurahan Sei Andai, Banjarmasin Utara. Anggota dengan mudah mencarinya, karena saat beraksi pelaku terekam CCTV yang terpasang di dalam masjid.

Penangkapan sendiri dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Syaiful Bob dan Panit 2 Reskrim Aiptu Kardi Gunadi, bersama lima anggotanya.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Syaiful Bob mengatakan, saat diamankan pelaku tidak melakukan perlawanan. "Selain pelaku, kami juga menemukan barang bukti berupa helm, sepeda motor, jaket, tas dan palu yang dia gunakan saat mencuri kotak amal," katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan uang sisa pencurian sebesar Rp800 ribu di rumah pelaku. "Sekarang pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Banjarbaru Barat untuk proses lebih lanjut," ujar Kapolsek.

Dia menambahkan, saat diintrogasi bapak dua anak itu ternyata tidak hanya mencuri kotak amal di Masjid Nurul Muhajirin. Di hari yang sama, pelaku juga membawa kabur kotak amal milik dua masjid di Banjarmasin.

Masing-masing berada di Jalan Pemurus Dalam dan di Jalan Belitung. "Atas perbuatannya, dia dikenakan pasal 363 KUHP dengan hukuman di atas lima tahun penjara," tambahnya.

Sementara itu, Rudi Irawan saat berada di Mapolsek Banjarbaru Barat mengaku terpaksa mencuri kotak amal. Lantaran, memerlukan uang untuk biaya kuliah anak pertamanya. "Anak mengeluh ada bayaran semester. Sementara saya tak punya uang," ucapnya.

Diceritakannya, ketika beraksi di Masjid Muhajirin dirinya sempat berfikir selama 20 menit di teras masjid sebelum membawa kabur kotak amal. "Saya ragu untuk mengambilnya. Tapi anak saya menelpon lagi, menanyakan uang untuk bayar kuliah. Setelah itu, tanpa pikir panjang saya ambil kotak amalnya," ujarnya.

Kotak amal terbuat dari besi itu kemudian dibawanya ke Jalan Gubernur Syarkawi untuk mengambil uang di dalamnya. Setelah itu, dirinya mencuri kotal amal lagi di dua masjid berbeda di Banjarmasin.

"Total saya mendapatkan uang hampir satu juta," ungkap pelaku.

Sesampainya di rumah, dia mengaku kepada istrinya bahwa uang yang dibawanya hasil dari jeri payahnya memperbaiki mobil milik temannya. "Istri tidak tahu, uang itu hasil curian. Jadi, saat saya ditangkap dia menangis lantaran terkejut," paparnya.

Pria berusia 36 tahun ini pun menyesali perbuatannya. "Saya menyesal. Mungkin saat itu, saya tidak punya pilihan lain. Saya ini pengangguran jadi sulit mendapatkan uang, kecuali mencuri," pungkasnya. (ris/by/ran/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Terlanjur Kirim Foto dan Video Pribadi, Pacarnya Ternyata Polisi Gadungan

Terlanjur Kirim Foto dan Video Pribadi, Pacarnya Ternyata Polisi Gadungan

Iming-iming berstatus pacar polisi nyatanya masih mujarab untuk menggaet hati wanita di Pacitan.


Ibu dan Anak Kompak Edarkan Upal

Ibu dan Anak Kompak Edarkan Upal

Sepasang ibu dan anak, warga Dusun Kendalduwur Desa Sidorejo Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang ternyata sudah lima kali mengantarkan Uang Palsu kepada pemesan.


Mengaku Disuruh Pacar, Motor CBR Ayah Tiri Digadaikan

Mengaku Disuruh Pacar, Motor CBR Ayah Tiri Digadaikan

Meski usia AE,16, masih dibawah umur, namun ia sudah harus berurusan dengan polisi. Gadis yang tinggal jalan Sono Indah.


Kapal Diterjang Ombas, Seorang Nelayan Hilang

Kapal Diterjang Ombas, Seorang Nelayan Hilang

Satu Anak Buah Kapal (ABK) Yati Putra bernama Sugiono (30), warga Kreweng Jeruklegi, hilang terhempas ombak saat akan pergi melaut.


Tak Bayar Uang Sewa, Gadis Penyewa Mobil Ditahan

Tak Bayar Uang Sewa, Gadis Penyewa Mobil Ditahan

HYM (22), perempuan muda warga Desa Losari Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang harus berurusan dengan polisi.


Jebol Rolling Door, Maling Gondol Brankas Minimarket

Jebol Rolling Door, Maling Gondol Brankas Minimarket

Untuk kesekian kalinya minimarket di Kabupaten Cirebon kembali menjadi sasaran maling.


Tidak Dipinjami Uang dan Motor, Rekan Sendiri Dianiaya

Tidak Dipinjami Uang dan Motor, Rekan Sendiri Dianiaya

Tidak dipinjami uang dan motor menjadi alasan Frans Aditiya (29), warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Panjang Utara, Panjang, menganiaya rekannya.


Ayah Pencabul Anak Tiri Belum Tertangkap

Ayah Pencabul Anak Tiri Belum Tertangkap

Warga RT 13 Sepinggan Raya, Balikpapan Selatan meminta kepolisian bertindak.


Diduga Korban Jambret, Ibu Dua Anak Tewas

Diduga Korban Jambret, Ibu Dua Anak Tewas

Penyebab tewasnya, Maya Savitri (45) di Jalan Arjuno, Kamis dini hari (5/7) masih menyimpan teka-teki.


Toko Sosis Kemalingan, Uang Ratusan Juta Raib

Toko Sosis Kemalingan, Uang Ratusan Juta Raib

Toko sosis di Desa Wergu Wetan, Kecamatan Kota, kemalingan. Aksi pencurian terekam kamera CCTV dan beredar di media sosial (medsos) kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!