Kriminal
Share this on:

Mobil Perampok emas 6 Kilogram Sempat Dilempari Batu

  • Mobil Perampok emas 6 Kilogram Sempat Dilempari Batu
  • Mobil Perampok emas 6 Kilogram Sempat Dilempari Batu

TANGERANG - Tujuh nampan berisi perhiasan emas 6 kg digasak komplotan perampok. Peristiwa terbilang nekat ini terjadi di Toko Emas Permata Kampung Cariu Desa Talagasari Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang dirampok, Sabtu (15/6) sekitar pukul 08.40 WIB. Dari pengakuan sang pemilik toko David, aksi kawanan ini berlangsung cepat.

Saat kejadian, dia tengah melayani para pembeli bersama sejumlah karyawanya yang didominasi perempuan. Di tengah kesibukanya, mobil perampok berhenti tepat di depan tokonya.

Dua orang pria langsung menodongkan senpi jenis revolver dan senjata api. Tak mau kehilangan nyawanya, dia kemudian mundur saat perampok mengancamnya. "Perampoknya bilang jangan bergerak, saya langsung mundur dan meminta para pegawai tetap tenang dan nggak berbuat apa-apa," ujarnya kepada Fajar Indonesia Network, kemarin.

Seorang perampok lalu menerobos etasale perhiasan dengan meloncatinya. Dari rekaman CCTV, pria berpakaian hitam itu lalu mengambil kotak perhiasan tanpa kesulitan. Sementara rekannya yang masih mengancam para karyawan menyambut dan membawanya lari ke dalam mobil.

"Kabur begitu saja, orang-orang sempat melempari mobilnya dengan batu, tapi gimana, keburu lari semua," ujar David.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif menerangkan, para pelaku diduga spesialis perampok toko emas. Itu terlihat dari aksi mereka. Kedua pria itu, kata Sabilul, mengenakan masker atau penutup wajah.

"Keduanya juga memakai topi dan menenteng senajata tajam samurai," kata Sabilul saat olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sabilul menambahkan, para pelaku juga diketahui membawa senjata laras pendek. Namun, kata dia, belum dapat dipastikan senjata yang dibawa asli atau hanya imitasi.

Para pelaku, lanjut Sabilul, langsung melompat ke etalase toko emas dan dengan cepat mengambil 7 nampan emas. Usai itu, para pelaku langsung melarikan diri. "Mobil pelaku sempat dilempari batu oleh warga sekitar dan saksi menyatakan kaca belakang mobil jenis avanza warna putih itu pecah," terangnya.

Sabilul menyampaikan, jajarannya akan segera meringkus pelaku dalam waktu singkat. Saat ini, kata dia, anggota sedang mendalami bukti-bukti dan keterangan saksi termasuk rekaman kamera CCTV. Kawanan ini diduga berjumlah tiga orang. Dua orang sebagai eksekutor sementara seorang lainnya sebagai driver.

"Kami minta doanya, kami usahakan hanya dalam waktu singkat para pelaku sudah kami tangkap," tandasnya. (fin/zul/tgr)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Lima Jazad Penambang Emas di Yahukimo Belum Ditemukan

Lima Jazad Penambang Emas di Yahukimo Belum Ditemukan

Kasus penyerangan kelompok bersenjata tajam kepada ratusan penambang emas di Yahukimo, Papua beberapa waktu lalu masih didalami polisi.


Dipanah, Lima Penambang Emas di Papua Dibunuh Kelompok Tak Dikenal

Dipanah, Lima Penambang Emas di Papua Dibunuh Kelompok Tak Dikenal

Saat situasi keamanan di Bumi Cenderawasih mulai kondusif, anggota kelompok separatis justru berulah.


Sebelum Bakar Suaminya, Aulia Berencana Beli Senpi

Sebelum Bakar Suaminya, Aulia Berencana Beli Senpi

Aulia Kesuma (45), pelaku pembunuhan dan pembakar jasad Edi Chandra Purnama alias Pupung (54) dan anak tirinya M Adi Pradana alias Dana (23) diketahui sempat be


Modus Baru, Paket Mobil Berisi 500 Kg Ganja

Modus Baru, Paket Mobil Berisi 500 Kg Ganja

Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan aksi penyelundupan ganja kering seberat 500 kg asal Aceh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (


Zarima Dilaporkan Suami Curi Mobil ke Polisi

Zarima Dilaporkan Suami Curi Mobil ke Polisi

Zarima Mirafsur cukup lama tidak terdengar di jagad hiburan namun tiba-tiba muncul dengan kabar yang tidak menyenangkan.


Tiga Nelayan Indonesia Hanyut Sampai ke Filipina

Tiga Nelayan Indonesia Hanyut Sampai ke Filipina

Nelayan Filipina berhasil menyelamatkan tiga nelayan Indonesia asal Tobelo, Maluku Utara, yang sempat terkatung-katung empat hari di lautan.


Sempat Ingatkan Novel Ada Ancaman, Mantan Kapolres Tegal Bantah Diperiksa TGPF

Sempat Ingatkan Novel Ada Ancaman, Mantan Kapolres Tegal Bantah Diperiksa TGPF

Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Mochamad Iriawan mengakui pernah mengingatkan Novel Baswedan terkait ancaman ke penyidik KPK.


Galih Ginanjar Sempat Menolak Ditahan

Galih Ginanjar Sempat Menolak Ditahan

Galih Ginanjar, dan pasangan youtuber Rey Utami-Pablo Benua akhirnya masuk penjara.


Erdogan Sebut AS Sebagai Perampok

Erdogan Sebut AS Sebagai Perampok

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bereaksi keras, atas penolakan Amerika Serikat (AS) untuk menyerahkan jet tempur F-35 yang sudah dibeli Turki.


Jaksa Agung Beber Ada Upaya Pembusukan

Jaksa Agung Beber Ada Upaya Pembusukan

Operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap dua oknum jaksa Kejati DKI Jakarta sempat menjadi bola liar di lingkungan korps Adhyaksa.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!