Kriminal
Share this on:

Mudik, Buruh Bangunan Kedapatan Simpan Ganja

  • Mudik, Buruh Bangunan Kedapatan Simpan Ganja
  • Mudik, Buruh Bangunan Kedapatan Simpan Ganja

GANJA – Buruh bangunan yang juga pemakai ganja saat gelar perkara di Mapolres Purworejo, Senin (15/1). (magelang ekpres)

PURWOREJO - Sur (33) alias Sis, warga Desa Tasikmadu Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo harus berurusan dengan polisi. Penyebabnya, buruh bangunan ini kedapatan mengantongi satu paket ganja kering.

Kapolres Purworejo AKBP Teguh Tri Prasetya SIK melalui Kasat Narkoba Polres Purworejo AKP Sumardi dalam gelar perkara di Mapolres Purworejo mengungkapkan, pihaknya telah mengendus aktivitas pelaku sejak pulang merantau dari Jakarta.

”Ada informasi dari masyarakat, jika Sur ini adalah pengguna obat-obatan terlarang jenis ganja. Kami kemudian segara menurunkan anggota untuk menelusuri lebih lanjut tentang keberadaan pelaku dan aktivitasnya selama mudik,” kata AKP Sumardi, kemarin.

Penelusuran keberadaan pelaku oleh anggota polisi akhirnya membuahkan hasil. Petugas berhasil menemukan pelaku saat sedang berkendara di Jalan Raya Kutoarjo-Butuh.

”Anggota kami memepet sepeda motor matik B 4153 BCW dan menghentikan Sur. Ketika digeledah, petugas menemukan satu paket ganja kering terbungkus dalam kotak rokok. Dalam bungkus rokok terdapat sepaket ganja kering yang dikemas rapi menggunakan plastik klip,” ucapnya.

Tersangka tidak dapat berkutik dan digelandang ke Mapolres Purworejo. Barang bukti berupa ganja kering seberat 0,96 gram dan sepeda motor turut diamankan.

Pelaku terancam hukuman penjara paling singkat selama empat tahun, maksimal 12 tahun dengan denda Rp800 juta. ”Kami jerat dengan pasal 111 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009. Hukumannya berat, jadi jangan main-main dengan narkoba,” tegasnya. (luk/fat/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tersinggung, Rekan Sendiri Dianiaya

Tersinggung, Rekan Sendiri Dianiaya

Lantaran tersinggung, seorang buruh harian lepas nekat menganiaya rekannya sendri hingga membuat korban mengalami luka.


Dua Buruh Terancam Mati Gara-gara Masalah Sepele.

Dua Buruh Terancam Mati Gara-gara Masalah Sepele.

Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menjerat Sutrisna, 33, dan Anwaruddin, 37, dengan pasal pembunuhan berencana ancamannya hukuman mati.


Mayat Berlumpur Diduga Seorang Pria yang Gagal Mudik

Mayat Berlumpur Diduga Seorang Pria yang Gagal Mudik

Warga Jalan Iskandar Kelurahan MB Hilir Kecamatan MB Ketapang digegerkan penemuan sesosok mayat laki-laki di pinggir Sungai.


Pergoki Pencuri, Korban Minta Tidak Dibunuh

Pergoki Pencuri, Korban Minta Tidak Dibunuh

Kawanan pencuri mulai bergerilya. Mencari di rumah kosong yang ditinggal mudik penghuninya, termasuk ditinggal salah tarawih.


Dituduh Terlibat Kecelakaan, Buruh Tewas Dikeroyok

Dituduh Terlibat Kecelakaan, Buruh Tewas Dikeroyok

Satuan Reserse Kriminal Polsek Sragi Polres Pekalongan meringkus ketiga pelaku pengeroyokan yang menewaskan SK (53).


Dua Buruh di Pekalongan Nekat Curi HP Tetangganya

Dua Buruh di Pekalongan Nekat Curi HP Tetangganya

Dua pencuri kambuhan daerah pegunungan diringkus anggota Polsek Kandangserang, akhir pekan lalu.


Buruh di Pekalongan Nekat Jual Kupon Judi Togel di Pos Kamling

Buruh di Pekalongan Nekat Jual Kupon Judi Togel di Pos Kamling

Lantaran nekat menjual togel di sebuah Pos Kamling, Fhiliyanto alias Gopil, asal Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni diciduk anggota Polsek Kedungwuni


Bawa Sabu-sabu, Pemakai sekaligus Pegedar Dibekuk Polisi

Bawa Sabu-sabu, Pemakai sekaligus Pegedar Dibekuk Polisi

Unit Reskrim Polsek Brebes meringkus Eko Dian Mulyani (43), warga Desa Kramat Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes, karena kedapatan membawa narkoba.


Jual Togel di Jembatan Gantung, Buruh Dibekuk Polisi

Jual Togel di Jembatan Gantung, Buruh Dibekuk Polisi

Seorang buruh, Waryono alias Yono (59), warga Desa Bugangan Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan diciduk oleh anggota Polsek Kedugwuni.


Ditipu, 17 Bulan Simpan Uang Mainan

Ditipu, 17 Bulan Simpan Uang Mainan

Di zaman now masih saja ada warga yang termakan modus penggandaan uang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!