Kriminal
Share this on:

Napi Narkoba Berulah Lagi, Lapas Langkat yang Dibakar Kondusif

  • Napi Narkoba Berulah Lagi, Lapas Langkat yang Dibakar Kondusif
  • Napi Narkoba Berulah Lagi, Lapas Langkat yang Dibakar Kondusif

JAKARTA - Lembaga Pemasyarakatan Narkoba Simpang Ladang Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara dibakar narapidana narkotika. Penyebab kerusuhan belum diketahui secara pasti.

Narapidana kasus narkotika kembali berulah. Pada 11 mei lalu, Rumah Tahanan Kelas IIB Siak Sri Indrapura, Riau, dibakar oleh para napi. Kini, giliran Lapas Hinai, Langkat yang jadi sasaran. Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri,

Brigjen Dedi Prasetyo membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan Polri telah mengerahkan 490 personel gabungan TNI-Polri untuk mengamankan peristiwa tersebut.

"Untuk personel pengamanan dari Polres Langkat 100 orang, Brimob 100 orang, Raider TNI AD 100 orang, Marinir TNI AL 60 orang, Polres Binjai 30 orang, dan Sabhara Polda Sumut 100 orang," beber Dedi di Jakarta, Kamis (16/5) kemarin.

Dijelaskannya, saat ini aparat keamanan telah berhasil mengembalikan situasi yang semula chaos. Kondisi lapas sudah kondusif. Ratusan personel TNI-Polri disebar ke tiga titik pengamanan, yakni pintu-pintu keluar lapas.

"Saat ini aparat Polres, Brimob, Polda, Yon Kostrad dan Marinir sudah berhasil menguasai lapas tersebut. Polda Sumut sudah membentuk tim pemburu para warga binaan yang kabur. Dari Polda juga masih menunggu audit data warga binaan dari pihak lapas," urai Dedi.

Humas Kemenkumham Sumut, Josua Ginting, mengatakan pihaknya belum mengetahui penyebabnya kerusuhan terjadi. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Josua juga menyebut, ada ratusan tahanan narkotika yang kabur memanfaatkan insiden tersebut.

"Namun untuk berapa jumlah pastinya, masih belum dipastikan," katanya.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan sejauh ini sedikitnya sudah 92 narapidana yang kabur berhasil ditangkap kembali oleh petugas. "Sampai sejauh ini, sementara 92 napi yang kabur sudah berhasil diamankan kembali oleh petugas," katanya.

Sementara itu, Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan SIK menjelaskan lapas tersebut berisi 1.600 narapidana, sebanyak 215 di antaranya tahanan perempuan. "Kita sedang berupaya untuk mengamankan kembali lembaga pemasyarakatan tersebut dengan menerjunkan aparat satu kompi dari Brimob, satu kompi dari marinir, satu kompi dari raider," katanya.

Doddy menjelaskan pemicu kericuhan dan pembakaran berawal dari kesalahpahaman antara napi dengan pegawai lapas. "Untuk sementara dipicu karena kesalahpahamannya. Kini masih terus diambil keterangan dan didalami," katanya.

Mengenai kerusakan Doddy menyebut hanya dua ruangan, lantai satu dan lantai dua yang terbakar. Tapi sudah berhasil dipadamkan. Sementara diluar bangunan sedikitnya tiga mobil dan dua sepeda motor terbakar.(by/gw/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

BPOM Warning Jual Beli Bahan Berbahaya di Online

BPOM Warning Jual Beli Bahan Berbahaya di Online

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengingatkan pengelola situs jual beli online untuk melakukan seleksi produk makanan yang diperjualbelikan.


Dua Tahun Buron, Pengusaha Asal Makassar Ditangkap

Dua Tahun Buron, Pengusaha Asal Makassar Ditangkap

Seseorang pengusaha asal Makassar yang masuk daftar pencarian orang (DPO) dibekuk tim intelijen Kejaksaan Agung.


Simpan Kapsul Sabu di Kemaluannya, Dua Wanita Thailand Ditangkap

Simpan Kapsul Sabu di Kemaluannya, Dua Wanita Thailand Ditangkap

Tujuh pelaku dari tiga sindikat peredaran sabu berhasil ditangkap Direktorat tindak pidana narkoba (Dittidnarkoba) Polri.


Delapan Diamankan saat OTT, Tiga Ditetapkan Tersangka

Delapan Diamankan saat OTT, Tiga Ditetapkan Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka kasus dari delapan orang yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan di Kalimantan Timur dan Jakart


Dugaan Suap Kalapas Sukamiskin, Lima Tersangka Ditangkap KPK

Dugaan Suap Kalapas Sukamiskin, Lima Tersangka Ditangkap KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima tersangka kasus dugaan suap pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas I


Wali Kota Medan Tersangka Jual Beli Jabatan

Wali Kota Medan Tersangka Jual Beli Jabatan

Tiga dari lima orang yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ditetapkan sebagai tersangka.


Kasus Dugaan Suap Jaksa Kajati Jakarta Segera Disidangkan

Kasus Dugaan Suap Jaksa Kajati Jakarta Segera Disidangkan

Kasus dugaan suap perkara yang membelit Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Agus Winoto segera masuk persidangan.


16 Persen WNI di Malaysia Hadapi Hukuman Mati

16 Persen WNI di Malaysia Hadapi Hukuman Mati

Amnesti Internasional Malaysia (AIM) mencatat Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi warga asing kedua terbanyak, yang menghadapi hukuman mati di Malaysia.


KPK Siapkan Jawaban Praperadilan Joko Saputra

KPK Siapkan Jawaban Praperadilan Joko Saputra

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima surat panggilan sidang perkara permohonan praperadilan yang diajukan mantan Direktur Utama Perum Jada Tirta II Djoko


Divonis Bebas, Perekam Video Penggal Jokowi Kapok Bermedsos

Divonis Bebas, Perekam Video Penggal Jokowi Kapok Bermedsos

Terdakwa perekam video 'Penggal Jokowi' yang viral divonis bebas oleh majelis hakim. Usai dinyatakan bebas dia pun berjanji kapok bermain media sosial (medsos).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!