Kriminal
Share this on:

Ngaku Bisa Datangkan Artis, Pria Paruh Baya Tipu Dua Pelajar

  • Ngaku Bisa Datangkan Artis, Pria Paruh Baya Tipu Dua Pelajar
  • Ngaku Bisa Datangkan Artis, Pria Paruh Baya Tipu Dua Pelajar

LESU - Tersangka penipuan siswa SMA hanya bisa tertunduk lesu saat ungkap kasus oleh Polres Banyumas, kemarin. (imas prabowo/radarmas)

PURWOKERTO - Agung Gerryana (47), warga asal Ayah, Kebumen ini nekat mengaku bisa mendatangkan artis kepada pelajar sekolah menengah atas di Wangon. Dia mengaku ada artis yang akan menggelar bakti sosial di sekolahan tersebut.

Dengan dalih itu, Agung berhasil mengelabui dua korban sekaligus, yakni Alzeta Roly dan Fira Al Kafi. Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK melalui Kasat Reskrim AKP Gede Yoga Sanjaya mengatakan pada 21 Desember lalu tersangka menghubungi korban Roly melalui telepon dan mengaku sebagai alumni sekolah, di mana Roly menuntut ilmu.

Setelah memperkenalkan diri mengaku bernama Bayu, pelaku mengaku ada artis ibukota yang akan menggelar baksos di sekolahannya. "Tersangka mengajak korban bergabung meliput kegiatan tersebut, setelah saling bertemu korban diajak ke pusat perbelanjaan dengan dalih membahas mekanisme peliputan kegiatan. Korban diminta membawa laptop oleh pelaku," ujarnya.

Lantaran tidak memiliki laptop, korban Roly mengusulkan agar temannya Fira diajak, karena dialah yang memiliki laptop. Usulan itu diterima pelaku dan keduanya pergi menjemput Fira di rumahnya di Desa Jambu, Wangon naik mobil Avanza B 1320 TZV yang dibawa pelaku.

Setelah menjemput Fira, tersangka dan kedua korban pergi ke salah satu pusat perbelanjaan di Purwokerto. Setibanya di tempat parkir, korban diminta meninggalkan laptopnya di dalam mobil.

"Setibanya di lantai LG pusat perbelanjaan, pelaku meminjam kedua HP korban dengan dalih untuk menyalin file di ruang manajemen. Kedua korban diminta menunggu di lantai LG," jelas Gede Yoga.

Setengah jam menunggu, tersangka tak kunjung kembali. Kedua korban yang mulai curiga, mengecek ke tempat parkir namun mobil pelaku tak ada di tempat parkir.

"Kedua korban juga berusaha mencari ke ruang manajemen, namun di ruang itu juga tidak ada bahkan tak ada yang mengenal pria yang berdomisili di Soreang, Bandung itu," ungkapnya.

Merasa telah ditipu, kedua korban pun melapor ke polisi. Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku berhasil ditangkap di Jalan Yos Sudarso Purwokerto 14 Januari silam.

"Dari tangan tersangka, penyidik berhasil mengamankan mobil sebagai sarana, HP samsung, kacamata, celana panjang, kemeja dan sepatu yang dipakai tersangka. Bermodal penampilan yang meyakinkan itu, tersangka dapat mengelabui korbannya," tegas Kasat Reskrim.

Perbuatan tersangka mengambil laptop, jam tangan, dua HP dan uang tunai Rp300 ribu, mengakibatkan korban mengalami kerugian materi sekira Rp10 juta. Akibat perbuatannya itu, terdakwa terancam hukuman pidana penjara selama empat tahun.

"Tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP," tandas Gede Yoga. (mif/wan/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Audit Dana Kampanye Bukan Wewenang KPK

Audit Dana Kampanye Bukan Wewenang KPK

KPK mengaku tidak bisa melakukan audit dana kampanye capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin.


Berkas Perkara Eggi dan Lieus Dilimpahkan

Berkas Perkara Eggi dan Lieus Dilimpahkan

Polri telah melimpahkan berkas perkara tahap I kasus dugaan makar dua tokoh ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta pekan ini.


Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Dua korban tewas pada kerusuhan 21-22 Mei akibat tertembak peluru tajam.


Jika Enggan Diperiksa KPK, Sjamsul Nursalim Terancam KUHAP

Jika Enggan Diperiksa KPK, Sjamsul Nursalim Terancam KUHAP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa memastikan akan bekerja sama dengan Interpol.


Buronan Pajak Fiktif Disergap di Hotel

Buronan Pajak Fiktif Disergap di Hotel

Lukmanul Hakim (54) tak bisa berbuat banyak ketika tim Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) membekuknya.


Ingin Namanya Viral, Ancam Ledakan Mako Brimob

Ingin Namanya Viral, Ancam Ledakan Mako Brimob

Seorang pria penangguran diamankan tim Subdit I Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri.


Ustadz Lancip Diperiksa Pekan Depan, Pria Bersorban Hijau Ditahan

Ustadz Lancip Diperiksa Pekan Depan, Pria Bersorban Hijau Ditahan

KH Ahmad Rifky Umar Said Barayos atau kerap disapa Ustadz Lancip harus berurusan dengan polisi.


Vonis Karen Dianggap Ringan

Vonis Karen Dianggap Ringan

Tindak pidana korupsi bukan lagi sebagai kejahatan luar biasa. Setidaknya hal itu bisa terlihat dari vonis 8 tahun penjara Karen Agustiawan.


Polisi Bekuk Pria Bersorban Hijau Pengancam Jokowi

Polisi Bekuk Pria Bersorban Hijau Pengancam Jokowi

Polisi menangkap seseorang yang diduga sebagai pria bersorban hijau yang mengancam akan membunuh Presiden Jokowi dan Wiranto, Jumat (24/5) lalu.


Polisi Tetapkan 32 Tersangka Bentrokan Antardesa di Buton

Polisi Tetapkan 32 Tersangka Bentrokan Antardesa di Buton

Polri menetapkan 36 tersangka dari 82 orang yang diamankan dalam peristiwa bentrokan antara warga dua desa di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!