Kriminal
Share this on:

Ngaku Telah Diperkosa, PRT Indonesia Dihukum 14 Hari

  • Ngaku Telah Diperkosa, PRT Indonesia Dihukum 14 Hari
  • Ngaku Telah Diperkosa, PRT Indonesia Dihukum 14 Hari

SINGAPURA - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga (PRT) diadili dan dibui di oleh pengadilan Singapura, karena memberikan keterangan palsu kepada polisi setempat. Dia disidang di Singapura, Rabu (15/5) waktu setempat.

Dilansir The Star, Kamis (16/5) kemarin, PRT tersebut bernama Sumaini (29). Dia mengakui dirinya memberikan keterangan palsu kepada polisi, khususnya Divisi Kejahatan Seksual Serius pada Departemen Investigasi Kriminal.

Sumaini mengklaim telah menjalin perselingkuhan dengan suami majikannya dan mengatakan dirinya telah diperkosa. Sumaini menyatakan bahwa hal ini dilakukannya dengan harapan bisa membuatnya dipulangkan ke Indonesia. Pasalnya, ia tidak diizinkan pulang oleh majikannya.

Wakil Jaksa Penuntut Umum Gregory Gan menuturkan awalnya majikan perempuan Sumaini melapor ke polisi 7 Februari dengan menyatakan Sumaini telah 'dilecehkan secara seksual'. Pria yang melecehkan Sumaini, yang ternyata adalah suami majikannya, kemudian ditangkap polisi setempat.

Namun setelah polisi mencatat keterangan Sumaini dan memeriksa telepon genggam Sumaini, ditemukanlah sejumlah pesan singkat via Facebook Messenger antara Sumaini dan suami majikannya. Salah satu pesan itu berasal dari Sumaini yang menyatakan dirinya merindukan suami majikannya.

Dari pesan-pesan itu diketahui bahwa Sumaini dan suami majikannya menjalin hubungan asmara terlarang. Setelah polisi menunjukkan pesan-pesan antara dirinya dan suami majikannya tersebut, Sumaini akhirnya mengakui kebohongannya. Suami majikan Sumaini, yang tidak disebut namanya, akhirnya dibebaskan oleh polisi.

Jaksa Gan meminta hakim untuk menjatuhkan vonis antara 10 hari dan dua minggu penjara untuk Sumaini, dengan menekankan bahwa seorang pria yang tidak bersalah sempat ditahan karena kebohongannya. "Terdakwa mengakui bahwa dia memutuskan memberitahu kebenarannya setelah dikonfrontasi dengan pesan-pesan Facebook. Dia mengatakan, dirinya berbohong soal tuduhan pemerkosaan karena dia ingin kembali ke Indonesia tapi majikannya menolak untuk mengizinkannya," ucap jaksa Gan kepada hakim Luke Tan.

Sumaini yang tidak diwakili pengacara menyatakan, dalam persidangan bahwa dirinya menyesal dan telah menyadari kesalahannya. Tidak disebut lebih lanjut soal reaksi majikan perempuan Sumaini atas perselingkuhan suaminya dengan si PRT.

Di Singapura, tindak pidana memberikan keterangan palsu kepada polisi memiliki ancaman hukuman maksimum 1 tahun penjara dan hukuman denda SG$ 5 ribu (Rp51,9 juta). (der/zul/fin)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Kejaksaan Terima 7 Berkas Perkara Koporasi Penyebab Karhutla

Kejaksaan Terima 7 Berkas Perkara Koporasi Penyebab Karhutla

Gerak cepat aparat hukum memroses kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Saat ini Kejaksaan telah menerima 7 berkas perkara atasnama korporasi dan 159 berk


Kirim Red Notice, Polisi Terbitkan DPO Veronica Koman

Kirim Red Notice, Polisi Terbitkan DPO Veronica Koman

Mabes Polri telah melakukan gelar perkara terkait kasus yang menjerat tersangka penyebaran hoaks Asrama Mahasiswa Papua, Veronica Koman.


BTN: Kasus Korupsi Rp250 Miliar Telah Selesai

BTN: Kasus Korupsi Rp250 Miliar Telah Selesai

PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN merasa kecewa dengan berbagai pemberitaan di Fajar Indonesia Network.


Sikap PBB Terhadap Veronika Koman Tak Berimbang

Sikap PBB Terhadap Veronika Koman Tak Berimbang

Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) Jenewa menilai, pernyataan sikap lima pelapor khusus hak asasi manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait


Potensi Sumber Daya Laut Indonesia Banyak yang Dicuri

Potensi Sumber Daya Laut Indonesia Banyak yang Dicuri

Potensi sumber daya laut Indonesia saat ini banyak yang dirampok oleh oknum dari dalam dan luar negeri.


Jaksa, Hakim, dan Penyidik Siap-siap Mulai Garap Karhutla

Jaksa, Hakim, dan Penyidik Siap-siap Mulai Garap Karhutla

Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari setiap tahun selalu menjadi masalah di Indonesia.


Indonesia Diminta Cabut Status Tersangka Veronica Koman

Indonesia Diminta Cabut Status Tersangka Veronica Koman

Sekelompok ahli independen di bawah naungan Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (OHCHR) mendesak pemerintah Indonesia mencabut, status te


Penunggak Pajak Bakal Ditangkap

Penunggak Pajak Bakal Ditangkap

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengancam akan menangkap para penunggak pajak. Terlebih saat ini Pemperov DKI telah menggelar program keringanan pajak.


Empat WNI Pengantin Pesanan Dipulangkan dari Cina

Empat WNI Pengantin Pesanan Dipulangkan dari Cina

Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), kembali memulangkan empat warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban pengantin pesanan dari Cina.


Jika RUU KUHAP Disahkan, Hina Presiden Terancam Pidana Tiga Tahun

Jika RUU KUHAP Disahkan, Hina Presiden Terancam Pidana Tiga Tahun

DPR RI mengklaim telah menyelesaikan pembahasan dan perumusan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!