Kriminal
Share this on:

Nunung dan Suami Hanya Direhabilitasi

  • Nunung dan Suami Hanya Direhabilitasi
  • Nunung dan Suami Hanya Direhabilitasi

JAKARTA - Tersangka kasus narkotika komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung bersama suaminya July Jan Sambiran dinyatakan harus direhabilitasi medis atau sosial. Hal itu berdasarkan hasil asesmen yang dikeluarkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta.

Hasil asesmen tersebut pun sduah dikirim dan diterima oleh penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Pihak Polda Metro Jaya pun mengatakan akan mengikuti rekomendasi hasil tersebut.

"Ya, kami telah terima hasil rekomendasi asesmen terhadap tersangka NN dan JJ untuk dilakukan rehabilitasi medis dan rehab sosial," kata Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Calvijn Simanjuntak kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (7/8) kemarin.

Calvijn menyebut, proses rehab akan dilakukan di lembaga permasyarakatan usai sidang kasus itu selesai. Namun, keputusan itu bisa saja berubah, Nunung dan suaminya bisa saja direhab saat ini tergantung keputusan penyidik.

"Direkomendasikan dilakukan rehab sosial dan medis di lembaga permasyarakatan. Tapi, kita akan melihat perkembangannya seperti apa," ujar Calvijn.

Di tempat yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan, proses rehabilitasi akan dilakukan saat Nunung dan suaminya sudah berada di lembaga permasyarakatan. Dan diakui Argo, pertimbangan rehab sendiri dilakukan karena keduanya hanya berstatus pemakai.

"Intinya bahwa hasil asesmen ini adalah tersangka NN dan JJ ini penyalahgunaan narkotika perlu direhabilitasi secara medis dan sosial," kata Argo.

Meski begitu, Argo menegaskan hasil asesmen Nunung itu tidak mempengaruhi perkara kasus tersebut. Sebab, berkas kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. "Sesuai UU berlaku (hasil asesmen) itu tidak mengabaikan proses hukum yang berjalan," tegas Argo.

Diketahui, Nunung bersama suaminya, July Jan Sambiran, ditangkap jajaran Polda Metro Jaya di kediamannya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (19/7) terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Keduanya ditangkap usai melakukan transaksi sabu dengan tersangka TB.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu klip sabu seberat 0,36 gram, 2 klip kecil bekas bungkus sabu, dan 3 sedotan plastik untuk menggunakan sabu. selain itu polisi juga menangkap pemasok sabu ke Nunung yakni E dan IP. (mhf/gw/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Terkait Rusuh Papua, Usut Aparat yang Bertindak Rasial

Terkait Rusuh Papua, Usut Aparat yang Bertindak Rasial

Kasus kekerasan yang melibatkan masyarakat Papua di Surabaya, Manokwari, dan beberapa tempat lainnya menyulut keprihatinan dari sejumlah pihak.


KPK Beberkan Konstruksi Perkara Suap Jogja

KPK Beberkan Konstruksi Perkara Suap Jogja

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka kasus dugaan suap terkait lelang proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukima


Tiga Polda Kirim Pasukan ke Papua

Tiga Polda Kirim Pasukan ke Papua

Mabes Polri memastikan, situasi Kamtibmas pascarusuh di wilayah Papua Barat dan Papua telah berangsur kondusif.


Korupsi Obat AidsAIDS, Mantan Pejabat Kemenkes Diperiksa

Korupsi Obat AidsAIDS, Mantan Pejabat Kemenkes Diperiksa

Mantan Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Keseahtan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Dra Maura Linda Sitanggang diperiksa penyidik pidana khusus Kejaksaan


KPU dan Bawaslu Rampungkan Putusan MK

KPU dan Bawaslu Rampungkan Putusan MK

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, sudah rampung dilaksanakan.


KPK Kembali Lakukan Penggeledahan

KPK Kembali Lakukan Penggeledahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan rumah dan kantor Chandry Suanda (CSU) alias Afung.


Polri Harus Intropeksi dan Evaluasi Diri

Polri Harus Intropeksi dan Evaluasi Diri

Kasus tragis yang menimpa anggota Polri di sejumlah peristiwa menunjukan kinerja korps berbaju cokelat tersebut harus dievaluasi.


Anak Buah Imam Nahrawi Dituntut Tujuh Tahun

Anak Buah Imam Nahrawi Dituntut Tujuh Tahun

, uang Rp400 juta dan satu unit ponsel Samsung Galaxy Note 9 senilai total sekira Rp900 juta. "Meminta majelis hakim agar menyatakan terdakwa Mulyana terbukti


Polri Klaim Hotspot Karhutla Menurun

Polri Klaim Hotspot Karhutla Menurun

Jumlah titik panas atau hotspot akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, Rabu (14/8) diklaim Polri telah mengalami penurunan yang signifika


Satgas Diinstruksikan Tembak di Tempat Pelaku Pembakaran Hutan

Satgas Diinstruksikan Tembak di Tempat Pelaku Pembakaran Hutan

Polri diminta untuk lebiih tegas dan berani dalam menindak para pelaku pembakar hutan, baik itu perorangan maupun korporasi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!