Kriminal
Share this on:

Nyangkut di Relung Bebatuan, Pemburu Burung Tewas di Curug

  • Nyangkut di Relung Bebatuan, Pemburu Burung Tewas di Curug
  • Nyangkut di Relung Bebatuan, Pemburu Burung Tewas di Curug

EVAKUASI - Tim gabungan dari SAR, TNI AL, BPBD Purworejo, Polri, melakukan evakuasi jasad korban di lokasi curug, kemarin. (purworejo ekspress)

PURWOREJO - Suwantoko (25), warga Desa Sidodadi RT 02 RW 02 Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo yang dikabarkan hilang saat berburu burung sejak Kamis (9/11), akhirnya ditemukan. Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di muara Curug Kaliurip Desa Kaliurip, Kecamatan Kemiri, Sabtu (11/11) sekitar pukul 09.00 WIB.

Upaya pencarian korban berlangsung cukup lama. Setelah dilaporkan hilang, keluarga bersama warga dan aparat setempat kemudian mencari korban. Tidak juga diketemukan, pencarian diperluas hingga ke kawasan Curug Kaliurip.

Namun, di Curug Kaliurip hanya ditemukan senapan angin dan pisau milik korban. Hingga Jumat malam, pencarian tak membuahkan hasil. Lama tidak ditemukan, pencarian difokuskan di Curug Kaliurip, dengan menerjunkan tim gabungan dari SAR Jogjakarta, TNI AL, BPBD Purworejo, Polri, serta sejumlah relawan dan warga setempat.

"Setelah dilakukan pencarian kurang lebih setengah jam di Curug Kaliurip, korban ditemukan di kedung Curug Kaliurip,"ungkap Asbani, Kasi Operasi Kantor SAR Jogjakarta.

Asbani menyebutkan, korban kali pertama ditemukan oleh Kopka Yusuf Elbani, penyelam TNI AL. Saat ditemukan, korban berada di kedalaman sekitar 8 meter dan tersangkut relung bebatuan dasar muara curug.

"Memang kondisi kedung cukup dalam dan banyak relung bebatuan, korban tersangkut disana (relung), selain itu kondisi area curug yang sempit sedikit menyulitkan proses pencarian," sebutnya.

Pantauan di lokasi kejadian, ratusan warga turut menyaksikan proses pencarian korban. Kondisi jalan yang licin serta sempit tak menghalangi warga untuk tetap menyaksikan proses pencarian.

Usai ditemukan, korban kemudian dievakuasi menuju balai desa Kaliurip, diidentifikasi pihak kepolisian, dan kemudian diserahkan pihak keluarga. (top/har/jpg)

Berita Sebelumnya

Makan Snack, 14 Siswa SD Keracunan
Makan Snack, 14 Siswa SD Keracunan

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Supardi Banting Bayinya sampai Tewas dalam Keadaan Sadar

Supardi Banting Bayinya sampai Tewas dalam Keadaan Sadar

Satreskrim Polresta Pontianak gelar rekonstruksi kasus penganiayaan hingga mengakibatkan kematian yang dilakukan ayah kepada anak kandungnya sendiri.


Hendak Timba Air, Kakek Tewas Tercebur Sumur

Hendak Timba Air, Kakek Tewas Tercebur Sumur

Nasib naas dialami seorang manula Wusriah (73) warga Dusun Bojonglor, 3 RT 10 RW 03, Desa Bojonglor, Kecamatan Bojong, Senin (3/12).


Berteduh di Gubuk, ABG Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Gubuk, ABG Tewas Tersambar Petir

Naas menimpa seorang pemuda Untung Slamet (19), warga Dukuh Jlubangan Desa Pantirejo Kecamatan Kesesi, Sabtu (1/12).


Selfie di Curug Bayan, Mahasiswa Tewas Tenggelam

Selfie di Curug Bayan, Mahasiswa Tewas Tenggelam

Para pemburu foto harus lebih berhati-hati lagi. Terlebih, saat berswafoto di obyek wisata.


Baku Tembak, Pelaku Curanmor Tewas Ditembak

Baku Tembak, Pelaku Curanmor Tewas Ditembak

Angga Prasetyo (37), resedivis curanmor mobil yang sering beraksi di Tangerang Raya akhirnya tewas ditembak polisi.


Cemburu, Mantan Kekasih Istri Ditusuk sampai Tewas

Cemburu, Mantan Kekasih Istri Ditusuk sampai Tewas

Darah segar mengalir deras dari tubuh Edi Wijayansyah (19).


Terobos Palang Pintu, Satu Keluarga Tewas Seketika

Terobos Palang Pintu, Satu Keluarga Tewas Seketika

Kecelakaan maut di perlintasan Kereta Api (KA) kembali terjadi.


Siswa SMKN 4 Tewas Gantung Diri

Siswa SMKN 4 Tewas Gantung Diri

Siswa SMK N 4 Semarang kelas I, jurusan animasi, Samuel Kevin Hutagaul (15), ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri di rumahnya.


 Terobis palang, Pengedara Motor Tewas Tersambar Kereta Api

Terobis palang, Pengedara Motor Tewas Tersambar Kereta Api

Nasib nahas dialami seorang pengendara motor yang tersambar kereta api barang di Pintu Perlintasan Sebidang Kereta Api Desa Sarirejo Kecamatan Kaliwungu.


Tiga Hari Tak Terlihat, Driver Ojol Tewas Gantung Diri

Tiga Hari Tak Terlihat, Driver Ojol Tewas Gantung Diri

Titus Heri Wicaksono, 30, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.



Berita Hari Ini

IKLAN ARIP

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!