Kriminal
Share this on:

Nyaru Usaha Vulkanisir Ban, Produsen Miras Digerebek

  • Nyaru Usaha Vulkanisir Ban, Produsen Miras Digerebek
  • Nyaru Usaha Vulkanisir Ban, Produsen Miras Digerebek

DIGEREBEK – Anggota Polres Kudus memeriksa bahan baku miras saat penggerebekan di RT 7/RW 3 Desa Prambatan Lor, Kaliwungu, kemarin. (donny setyawan/radar kudus)

KUDUS - Sebuah pabrik dan gudang minuman keras (miras) berkedok usaha vulkanisir ban di RT 7/RW 3, Dukuh Kauman, Desa Prambatan Lor, Kaliwungu, digerebek polisi kemarin. Puluhan drum, ribuan botol berisi miras, serta sejumlah mesin disita.

Kondisi gudang itu berada di belakang rumah itu tampak tak terawat. Gerbang besi berwarna hijau hampir seluruh permukaannya diselimuti karat. Warna putih cat tembok juga sudah mulai menguning. Pintu kayu yang rusak parah dan tiga lubang cukup besar terlihat di bagian atap.

Meski dengan kondisi rumah seperti itu, pemilik rumah tergolong orang kaya. Tepat di selatan rumah terhampar tanah yang cukup luas. Tanah tersebut digunakan sebagai tempat vulkanisir ban.

Puluhan ban berukuran besar terlihat menumpuk di beberapa sudut. Satu mobil pikap dengan kondisi rusak juga terparkir di sudut selatan.

Tak hanya dijadikan tempat vulkanisir ban, lahan tersebut ternyata juga digunakan sebagai pabrik miras. Namun ini tak banyak diketahui orang. Termasuk warga sekitar.

Edy, 24, warga yang rumahnya tepat di depan lokasi tersebut mengungkapkan, dia hampir tak pernah melihat warga sekitar masuk ke bangunan tersebut. ”Biasanya yang masuk hanya karyawan, keluarga, dan mereka yang mau vulkanisir ban,” ujarnya.

Dari keterangan warga sekitar, pemilik rumah tersebut sudah lama meninggal. Kini yang sering menempati yakni anaknya. Warga sering menyebutnya Junet Kliwir. Namun, saat dilakukan penggrebekan kemarin, ia tak ditemukan di lokasi.

”Rumahnya banyak, kadang dia di sini, kadang juga tidak,” ujarnya.

Ketika ada puluhan anggota polisi datang ke lokasi, Edy penasaran. Ia dan sejumlah warga lain bergegas ke lokasi. Dari warga yang ikut menonton penggerebekan tersebut, tak ada yang tahu terkait keberadaan pabrik miras tersebut.

”Saya tak tahu, ternyata di sini ada pabrik miras. Setahu saya ya hanya vulkanisir ban,” jelasnya.

Dani, 24, salah satu pekerja pabrik miras itu mengatakan, pabrik miras tersebut memiliki tiga orang pekerja. Termasuk dirinya. Mereka bekerja sejak 1,5 tahun yang lalu. ”Sehari kami bisa memproduksi miras sekitar 150 liter atau 70-100 botol berukuran 1,5 liter," katanya.

Seluruh rangkaian proses pembuatan dilakukan di tempat itu. Mulai dari peracikan, pengemasan, hingga distribusi. Adapun pekerja yang bertugas meracik miras tersebut merupakan warga Tuban, Jatim.

Sementara itu, saat ini pintu gerbang berwarna hijau pada pabrik tersebut sudah dipasangi garis polisi. Tak ada lagi aktivitas di dalam gudang itu. Berdasarkan pengamatan di lokasi, tempat yang berukuran 20 meter persegi itu, terdapat sejumlah peralatan penyulingan berskala besar.

Juga ada 102 drum plastik berukuran 200 liter berisi bahan baku miras yang masih dalam proses fermentasi. Sejumlah barang bukti disita dan dibawa ke Mapolres Kudus siang kemarin. Di antaranya ribuan botol kosong maupun berisi miras berbagai merek.

Selain itu, beberapa mesin dan peralatan lain juga turut dibawa personel Polres Kudus. Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning membenarkan bahwa jajarannya berhasil mengungkap tempat yang diduga sebagai memproduksi miras.

”Hingga kini, pengungkapan yang diduga dijadikan tempat produksi minuman keras tersebut masih didalami," ujarnya.

Pihak kepolisian saat ini masih meminta keterangan dari sejumlah saksi terkait tempat produksi miras tersebut. (daf/lin/jpg)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Oknum Polisi Ditetapkan Pengguna Narkoba

Oknum Polisi Ditetapkan Pengguna Narkoba

Oknum polisi yang digerebek mengonsumsi sabu-sabu Budi Setyawan ditetapkan sebagai pengguna narkoba. Bukan penjual.


Truk Seruduk Bengkel Tambal Ban

Truk Seruduk Bengkel Tambal Ban

Disalip mobil, truk tronton Nopol H 1819 ES menabrak bengkel tambal ban dan terguling di Jalan Raya Ajibarang-Pekuncen, Desa Ciberung, Kecamatan Ajibarang, kema


Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Pekalongan Meregang Nyawa

Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Pekalongan Meregang Nyawa

Diduga karena over dosis miras oplosan, seorang pemuda, DH (22), warga Desa Pasirkratonkramat Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan meninggal dunia.


Nyaru Polisi Gadungan, Oknum PNS Tipu Korbannya Ratusan Juta Rupiah

Nyaru Polisi Gadungan, Oknum PNS Tipu Korbannya Ratusan Juta Rupiah

Selamat alias Erik, yang mengaku sebagai polisi diringkus Tim Resmob 701 Polres Mataram.


4.327 Miras Digilas Slender

4.327 Miras Digilas Slender

Ribuan botol minuman keras dari berbagai jenis dan merek dimusnahkan di depan Mapolres Tegal Kota Jumat (21/12) pagi.


Nekad Jualan Miras, Tiga Pemilik Warung Diamankan

Nekad Jualan Miras, Tiga Pemilik Warung Diamankan

Tiga orang penjual minuman keras (miras) diamankan Tim Operasi Pekat Polsek Petarukan, Selasa (18/12).


Asyik Pesta SS, Empat Orang Digerebek Polisi

Asyik Pesta SS, Empat Orang Digerebek Polisi

Pesta sabu-sabu (SS) di Jalan Sidotopo Sekolahan IV berhasil dibubarkan Unit Reskrim Polsek Semampir. Empat orang ditangkap dalam penyergapan ini.


Angkut Miras, Empat Pemuda Diamankan

Angkut Miras, Empat Pemuda Diamankan

Keuntungan yang menjanjikan membuat Arifin, 24, dan tiga rekannya ketagihan berjualan minuman keras (miras).


Jual Miras, Pemilik Warung Sembako Diamankan

Jual Miras, Pemilik Warung Sembako Diamankan

Seorang pemilik warung sembako di Desa Bulu, Kecamatan Petarukan diamankan polisi.


Ratusan Botol Miras Diamankan

Ratusan Botol Miras Diamankan

Sebanyak 253 botol minuman keras (miras) dari sejumlah toko diamankan Satuan Sabhara Mapolres Tegal Kota, Selasa (27/11) pagi.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!