Kriminal
Share this on:

Pacaran di Tempat Gelap, Sejoli Ditodong Pisau dan Dibegal

  • Pacaran di Tempat Gelap, Sejoli Ditodong Pisau dan Dibegal
  • Pacaran di Tempat Gelap, Sejoli Ditodong Pisau dan Dibegal

PINCANG - Aryadi digiring ke Polsek Pontianak Timur setelah tim medis RS Anton Soedjarwo (Dokkes) Polda Kalbar mengeluarkan peluru di betis kirinya. (ocsya ade cp/rk)

PONTIANAK - Aryadi hanya bisa menahan sakit pada betis kirinya setelah ditembak Unit Reskrim Polsek Pontianak Timur, kemarin. Pemuda 25 tahun asal Jalan Tanjung Raya I, Pontianak Timur itu dilumpuhkan petugas lantaran berusaha kabur dan sempat melawan ketika ditangkap di Tebang Kacang, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Residivis ini diburu petugas sejak awal Oktober 2017 lalu atas laporan pengancaman dan pembegalan sepeda motor yang dibuat Shodikin, warga Jalan Tritura, Pontianak Timur.

Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Abdul Hafidz menerangkan, kejahatan ini terjadi pada Sabtu 7 Oktober 2017 sekitar pukul 22.00 Wib di Jalan Sampang Dalam, Pontianak Timur.

Bersama IM yang saat ini menjadi buronan, Aryadi melakukan pengancaman bersenjata tajam (sajam) jenis pisau kepada kedua korban dan pencurian dengan pemberatan.

“Korban saat itu berpacaran di tempat gelap. Lalu kedua pelaku mendatangi mereka,” jelas Hafidz kepada sejumlah wartawan, kemarin.

IM kemudian melakukan pengancaman dengan menggunakan sajam. Sepasang kekasih yang ketakutan ini hanya bisa pasrah ketika Aryadi merampas sepeda motor milik korban.

“Pelaku mengancam korban karena telah berpacaran di tempat gelap. Setelah itu pelaku secara paksa membawa kabur sepeda motor korban,” terangnya.

Beruntung, pasangan ini tidak dilukai kedua pelaku. Mereka hanya mengalami trauma dan kerugian sebesar Rp11 juta atas kehilangan sepeda motor jenis Honda Vario bernopol KB 2045 NO tersebut. “Keesokan harinya, baru dilaporkan ke kami,” tutur Hafidz.

Setelah menerima laporan itu, Unit Reskrim Polsek Pontianak Timur melakukan serangkaian penyelidikan. Setelah sekian lama, akhirnya Aryadi berhasil diciduk, Rabu 3 Januari 2018 sekitar pukul 16.00 Wib.

“Awalnya, anggota mendapat informasi salah satu pelaku berada di Tebang Kacang. Setelah didatangi ternyata benar. Kemudian dilakukan penangkapan tanpa perlawanan,” terang Hafidz.

Saat digiring ke Mapolsek Pontianak Timur, Aryadi mencoba melarikan diri dan sempat melawan petugas. Tembakan peringatan tak dindahkannya. “Ya, terpaksa dia dilumpuhkan,” tegas Hafidz.

Aryadi yang terus merintih kesakitan itu segera dilarikan ke RS Anton Soedjarwo (Dokkes) Polda Kalbar untuk diberikan pertolongan medis. Mengeluarkan peluru yang bersarang pada betisnya. “Ampun Om ampun,” kata Aryadi saat petugas menginterogasinya di Dokkes.

Kepada sejumlah wartawan, dia mengaku sudah enam kali melakukan aksi serupa. Targetnya adalah pelajar dan orang-orang yang lengah. “Yang ancam pakai pisau itu teman, bukan saya,” akunya.

Saat ini, Aryadi masih mendekam di sel Polsek Pontianak Timur. Selain memburu IM, petugas juga mencari keberadaan sepeda motor curian tersebut. (zrn/oxa/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Viralkan Meme Presiden dan Kapolri, Farhan Divonis 1,5 Tahun

Viralkan Meme Presiden dan Kapolri, Farhan Divonis 1,5 Tahun

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan hukuman kepada terdakwa M. Farhan Balatif alias Ringgo Abdillah dengan hukuman selama 18 bulan kurungan penjar


Dimarahi karena Pacaran, Siswi SMP Lompat dari Flyover Tol

Dimarahi karena Pacaran, Siswi SMP Lompat dari Flyover Tol

AN, siswi kelas tiga salah satu SMP negeri di Kota Cirebon berbuat nekat.


Tujuh Remaja Sewa Kosan untuk Sembunyikan Hasil Kejahatan

Tujuh Remaja Sewa Kosan untuk Sembunyikan Hasil Kejahatan

Tujuh remaja yang diduga terlibat pencurian dengan kekerasan (curas) memiliki tempat singgah yang digunakan untuk menyimpan hasil kejahatan.


Kenalan di FB, Ponsel dan Uang Dibawa Kabur

Kenalan di FB, Ponsel dan Uang Dibawa Kabur

Meski kasus penipuan di media sosial (medsos) kerap terjadi, tapi masih banyak terjadi.


Ditinggal Istrinya, Guru Honorer SD Sodomi 25 Siswa SD dan SMP

Ditinggal Istrinya, Guru Honorer SD Sodomi 25 Siswa SD dan SMP

Seorang guru hononer SD Kecematan Rajeg, Kabupaten Tangerang ditangkap aparat polisi karena terbukti menyodomi 25 siswa SD dan SMP yang masih di bawah umur.


Dua Bocah Penjambret Diringkus

Dua Bocah Penjambret Diringkus

Kelakukan dua bocah berinisial RK (16) dan CN (15) tak patut ditiru, dua sekawan ini nekat menjadi penjembret di Kota Sampit.


Sopir dan Awak Bus Dites Urine

Sopir dan Awak Bus Dites Urine

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal menggelar tes urine secara mendadak bagi supir dan awak angkutan bus di Terminal Tipe A, kemarin.


Masih Pakai Knalpot Bobok Didenda Rp250 Ribu

Masih Pakai Knalpot Bobok Didenda Rp250 Ribu

Polresta Tangerang memberikan sanksi tilang dan denda kepada kendaraan yang menggunakan knalpot bising.


“Ngamar” di Hotel, Polisi dan Polwan Digerebek Wakapolres

“Ngamar” di Hotel, Polisi dan Polwan Digerebek Wakapolres

Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Lampung langsung mengambil tindakan terhadap dugaan mesum yang dilakukan oleh sesama oknum anggota Polres Lampung Utara.


Diduga Pencuri, Dua Orang Kritis Diamuk Massa

Diduga Pencuri, Dua Orang Kritis Diamuk Massa

Sarpani Lubis (48) dan Kowi (52) nyaris tewas lantaran jadi sasaran amuk massa.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!