Kriminal
Share this on:

Pakai Deepweb, Bobol ATM Bank 91 Kali

  • Pakai Deepweb, Bobol ATM Bank 91 Kali
  • Pakai Deepweb, Bobol ATM Bank 91 Kali

JAKARTA - Polda Metro Jaya masih terus melakukan penyidikan kasus pembobolan rekening bank melalui sistem Skimming yang menjerat salah satu kerabat Prabowo Subianto Ramyadjie Priambodo.

Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, tersangka Ramyadjie Priambodo mengaku telah membobol sebanyak 91 kali. Ia memperoleh ilmu tersebut dari jejaring deep web. Jejaring deep wb dikenal sebagai gudang para penyuplai obat terlarang, pembobol mesin bank dan hal ilegal lainnya bertransaksi.

"Pengakuan tersangka bisa menjadi seorang Skimming setelah belajar dari sebuah komunitas di internet di deep web. Termasuk, untukmemperoleh data-data nasabahnya," kata Argo.

Argo menjelaskan, untuk mencapai pasar deepweb, mereka harus menggunakan mesin pencari web khusus dan tidak resmi. "Dia ikut dalam komunitas tersebut. Dan disitu, tersangka berkomunikasi dan saling tukar-menukar data, dengan cara jual beli informasi nomor-nomor rekening dan PIN sertauser namehasil retasan (hacking) dengan metode skimming," jelasnya.

Sementara itu, diakui Argo, berdasarkan hasil pengembangan kasus tersebut, penyidik berhasil menyita barang bukti lain dari kejahatannya, yakni sebuah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang didapatkan saat menggeledah apartemen miliknya.

"Dia mengakui, kalau mesin atm tersebut didapat dari temannya. Namun, hingga kini dia belum mau mengatakan identitas temannya tersebut.

Lanjut Argo, terkait mesin ATM yang ditemukan tersangka mengaku, digunakan untuk dipelajari kelemahannya agar bisa lebik baik lagi saat melancarkan aksi pembobolan mesin ATM tersebut. "Mesin itu untuk dipelajari kelemahannya," ucapnya.

Disinggung penerima aliran dana tersebut, Argo menuturkan, pihak penyidik sampai saat ini belum melakukan pendalaman sampai kesana. Namun, pengakuannya hasil kejahatan dia digunakan untuk pribadi saja.

"Sementara ini uang hasil kejahatannya, diakui dipergunakan sendiri olehnya untuk kebutuhan sehari-hari. Dan pengakuan tersangka kepada penyidik, aksinya juga dilakukan seorang diri sejak Februari lalu," ungkap Argo.

Sebagai informasi, identitas tersangka Ramyadjie Priambodo ini terungkap dari pengakuanWakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Ia menegaskan, bahwa kasusnya itu tidak ada kaitannya dengan sosok pimpinannya, maupun partai Gerindra dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, meski ada kekerabatan.

"Iya, tersangka itu anak dari sepupu jauhnya Pak Prabowo. Tapi kasusnya dia itumurni masalah hukum, tidak ada kaitannya dengan Gerindra atau BPN Prabowo-Sandi," kata Dasco dikonfirmasi wartawan," Minggu (17/3) lalu. (mhf/fin/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pakai Kebaya, Napi Wanita di Tangerang Gunakan Hak Pilihnya

Pakai Kebaya, Napi Wanita di Tangerang Gunakan Hak Pilihnya

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Tangerang di Jalan Mochammad Yamin, Kota Tangerang, Banten, berbeda dari hari biasanya.


Sopir Diduga Ngantuk, Truk Nyungsep ke Kali

Sopir Diduga Ngantuk, Truk Nyungsep ke Kali

Sebuah truk tangki kosong nyungsep di kali di Jalan Raya Iser Kecamatan Petarukan, Rabu (27/3) sekitar pukul 04.00.


Kontrak Tak Diperpanjang, Mantan Karyawan Berkomplot Bobol Alfamart

Kontrak Tak Diperpanjang, Mantan Karyawan Berkomplot Bobol Alfamart

Tim Resmob Satreskrim Polres Tegal meringkus komplotan pencuri yang membobol sejumlah minimarket di Kabupaten Tegal.


Pembakar Sepeda Motor Ditangkap

Pembakar Sepeda Motor Ditangkap

Polres Temanggung, hingga saat ini masih memburu aktor intelektual kasus pembakaran dua sepeda motor di Dusun Kali Salam Desa Ketitang Kecamatan Jumo.


Kepruk Pacar pakai Helm, Dituntut Delapan Bulan Penjara

Kepruk Pacar pakai Helm, Dituntut Delapan Bulan Penjara

Gara-gara menganiaya pacarnya pakai helm, M. Kharis Teguh Pamuji, dituntut jaksa penuntut imum (JPU) 8 bulan penjara.


Ngaku Perwira, Tipu Pemilik Spa Rp120 Juta

Ngaku Perwira, Tipu Pemilik Spa Rp120 Juta

Satu lagi kasus penipuan berhasil terungkap. Kali ini, seorang pedagang nasi campur yang bernama M Zikri Rifan Syah, 52, diciduk.


Mengaku Khilaf, Belasan Kali Cabuli Bocah SD

Mengaku Khilaf, Belasan Kali Cabuli Bocah SD

Kelakukan asusila terhadap bocah kembali terjadi. Pelakunya, Joko Susilo, 39, mengaku khilaf telah mencabuli BR,7.


Asma Tak Sembuh-Sembuh, Tusuk Ulu Hati Pakai Pisau

Asma Tak Sembuh-Sembuh, Tusuk Ulu Hati Pakai Pisau

Seorang petani bernama Ida Bagus Japa, 52, ditemukan sudah bersimbah darah di dapur rumahnya Banjar Trinadi, Desa Punggul Kecamatan Abiansemal.


Teror Bakar Mobil di Semarang Kian Nekat

Teror Bakar Mobil di Semarang Kian Nekat

Pelaku teror bakar mobil dan motor di Kota Semarang semakin nekat. Kali ini, dilakukan di tengah permukiman warga.


ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

Perbuatan Iwan Romansyah (26) memang biadab. Dia menculik dan mencabuli VN (12), seorang siswi di Tanah Bumbu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!