Kriminal
Share this on:

Panjat Pagar Kelenteng, Tiga Bokor Abu Hio Dibawa Maling

  • Panjat Pagar Kelenteng, Tiga Bokor Abu Hio Dibawa Maling
  • Panjat Pagar Kelenteng, Tiga Bokor Abu Hio Dibawa Maling

CIREBON - Pengurus Kelenteng Talang dan Wihara Dewa Welas Asih geger. Pasalnya, tiga bokor abu hio yang biasanya digunakan untuk beribadah warga Tionghoa digondol maling.

Masing-masing satu bokor hio dari Kelenteng Talang di samping gedung BAT, dan dua bokor hio di Wihara Dewi Welas Asih yang berada tak jauh dari pintu Pelabuhan Cirebon. Insiden ini terjadi dalam waktu bersamaan. Yakni Selasa dini hari (7/8) sekitar pukul 02.00 WIB.

Saat pengurus kelentang tertidur lelap. Kawanan maling ini diperkirakan lebih dari satu orang. Pasalnya, bokor abu hio memiki ukuran besar dengan bobot sekitar 30 kg.

Pengurus Klenteng Talang, Wandi, mengaku peristiwa ini baru diketahui saat pagi hari. Penjaga kelenteng saat itu bangun untuk mengecek kondisi sekitar. Dia kaget saat mendapati pintu gerbang kelenteng dalam keadaan terbuka. Padahal saat malam hari, kata Wandi, pintu itu dikunci slot.

Lebih kaget lagi, ada abu hio berceceran di depan kelenteng. Ternyata bokor tempat penyimpanan abu hio raib dicuri. Diduga, kawanan maling masuk memanjat pintu pagar tembok. Kemudian keluar melalui pintu gerbang.

"Kalau pintu gerbang ini pakai kunci slot dari dalam, jadi mereka keluar lewat pintu gerbang dengan membuka slot. Ya kayaknya pencuri lebih dari dua orang. Soalnya bokor ini berat kalau digotong satu orang," terangnya kepada Radar, kemarin.

Masih beruntung, kawan maling tidak masuk ke dalam kelenteng. Mereka hanya mencuri bokor yang berada di teras depan pintu masuk kelenteng. Wandi mengatakan pintu kelenteng sendiri memang sudah dikunci. Sehingga maling tidak masuk.

“Ya nilainya lumayan. Itu bokor kan terbuat dari bahan kuningan, harganya lumayan mahal. Diperkirakan bisa sampai Rp15 jutaan. Apalagi itu kan baru ya ada ornamen naganya," ujarnya.

Dia menceritakan, menurut kesaksian penjaga Pasar Talang yang tak jauh dari lokasi kelentang, saat itu ada yang melihat tiga orang membawa senter masuk ke dalam kelentang. Namun dia tak berani menegur. Karena ketiganya membawa senjata tajam. Tiga orang itulah diduga sebagai pelaku.

Kejadian yang sama juga terjadi di Wihara Welas Asih. Di sana ada dua bokor hio yang dicuri. Kejadiaanya dalam waktu bersamaan. Sehingga bisa jadi pencurinya orang yang sama. Kawanan pencuri masuk melalui jalan belakang Wihara Dewi Welas Asih. Dengan memanjat atap. "Kalau yang di wihara itu, barangnya termasuk yang sudah tua dan antik," tukasnya.

Adanya pencurian bokor hio ini baru pertama kali terjadi. Wandi mengaku heran para pencuri itu mengincar bokor hio tersebut. “Itu kan peralatan ibadah, kok bisa-bisanya dicuri," ungkapnya. (jml/jpg)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Gendeng, Tiga Tahun Ayah Cabuli Anak Angkatnya

Gendeng, Tiga Tahun Ayah Cabuli Anak Angkatnya

Malang nasib Bunga (bukan nama sebenarnya, red). Gadis berusia 16 tahun ini harus menjadi koran pencabulan. Pelaku tidak lain orangtua angkatnya sendiri.


Angkut Miras, Empat Pemuda Diamankan

Angkut Miras, Empat Pemuda Diamankan

Keuntungan yang menjanjikan membuat Arifin, 24, dan tiga rekannya ketagihan berjualan minuman keras (miras).


Polisi Seriusi Razia Preman

Polisi Seriusi Razia Preman

Polsek Purwokerto Selatan menggelar razia preman, Kamis (22/11) lalu. Hasilnya, tiga anak jalanan diamankan dan diberi pembinaan.


Tiga Anggota Komplotan Pelaku Curanmor Diringkus

Tiga Anggota Komplotan Pelaku Curanmor Diringkus

Satreskrim Polres Banyumas berhasil meringkus komplotan pelaku pencurian sepeda motor belum lama ini. Tiga pelaku berhasil diringkus dalam perkara ini.


Biadab! Tiga Paman Nodai Tiga Keponakannya

Biadab! Tiga Paman Nodai Tiga Keponakannya

Malang nian nasib tiga anak perempuan di bawah umur di Kecamatan Pontianak Utara ini.


Ditinggal Jualan, Vario Diembat Maling

Ditinggal Jualan, Vario Diembat Maling

Apes menimpa Siti Kholiyah, 19, seorang pedagang warga Dukuh Mejasem Kidul, Desa Mejasem, Kecamatan Siwalan.


Kenalan di Facebook, ABG "Digilir Cinta" Tiga Pemuda

Kenalan di Facebook, ABG "Digilir Cinta" Tiga Pemuda

Usai 'digilir cinta' oleh tiga pemuda yang dikenalnya lewat media sosial Facebook , seorang ABG,didampingi kedua orang tua dan neneknya lapor polisi.


Nekat, Pria Paro Baya Curi Pagar Kuburan

Nekat, Pria Paro Baya Curi Pagar Kuburan

Bisa jadi sudah tidak ada barang lain yang dapat dicuri. Hingga akhirnya, besi pagar kuburan pun dicuri. Hal ini dilakukan RD alias Iwan.


Jambret HP Bocah, Tiga Pemuda Dibekuk

Jambret HP Bocah, Tiga Pemuda Dibekuk

Tiga pemuda yang terlibat penjambretan di Jalan Bulaksari IV B, Surabaya dibekuk.


Tiga Hari Tak Terlihat, Driver Ojol Tewas Gantung Diri

Tiga Hari Tak Terlihat, Driver Ojol Tewas Gantung Diri

Titus Heri Wicaksono, 30, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!