Kriminal
Share this on:

Pecah Kaca Mobil, Belasan Juta Raib

PURWOKERTO - Pelaku pencurian spesialis pecah kaca mobil kembali beraksi, kemarin. Akibatnya, korban mengalami kerugian materi sekira belasan juta rupiah.

Rabu petang lalu, sekira pukul 17.15 korban Felix Cahyadi Tejo, 38, warga Bancarkembar, Purwokerto Utara memarkir mobilnya di Jalan Adipati Mersi, Purwokerto Timur.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK melalui Kapolsek Purwokerto Timur Kompol Abdul Rojak mengatakan, setelah memarkir mobil di seberang Angkringan, di selatan jalan, korban pergi meninggalkan mobilnya.

"Namun, korban tidak membawa tas ransel miliknya. Tas berisi barang berharga itu ditinggal di jok kiri depan samping kemudi," ujarnya.

Sebelum pergi, korban juga mengunci pintu mobil. Setelah memarkir mobil, korban menyeberang jalan untuk membeli makanan.

"Hanya sekira 20 menit kemudian, korban kembali lagi ke tempat parkir mobil. Namun, korban mendapati kaca mobil kiri sepan dalam keadaan pecah," jelasnya.

Mengetahui tas miliknya hilang dicuri, korban segera melapor ke Polsek Purwokerto Timur. Tak lama kemudian, anggota polsek mendatangi lokasi kejadian melakukan olah TKP.

"Berdasarkan inventarisir korban, barang-barang yang hilang berupa dua HP, uang tunai Rp 10 juta, nota-nota dagang dan STNK mobil," ungkapnya.

Rojak menambahkan, pencurian tersebut diduga lantaran minimnya pengawasan. Juga lantaran korban kurang hati-hati saat korban memarkir kendaraan.

"Diduga pelaku sudah mengincar sebelum beraksi. Juga lantaran lalai memarkir kendaraan di tempat gelap dan minim pengawasan," tandas Kapolsek. (mif/wan/zul)


Berita Sejenis

Dituntut Tujuh Tahun, Bowo Sidik Terancam Dicabut Hak Politiknya

Dituntut Tujuh Tahun, Bowo Sidik Terancam Dicabut Hak Politiknya

Mantan anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso hukuman tujuh tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider enam bulan kurungan.


Culik Bule, Empat Oknum Polisi Minta Tebusan Rp14 Miliar

Culik Bule, Empat Oknum Polisi Minta Tebusan Rp14 Miliar

Seorang warga negara Inggris diculik oleh enam orang yang diduga sindikat penculikan dengan meminta tebusan USD 1 juta atau sekira Rp14 miliar.


Disebut Namanya, Rano Karno Hormati Proses Hukum

Disebut Namanya, Rano Karno Hormati Proses Hukum

Mantan Wakil Gubernur Banten Rano Karno yang disebut jaksa KPK menerima aliran korupsi Wawan senilai Rp700 juta, mengaku akan menghormati proses hukum


Markus Nari kaget Dituntut Sembilan Tahun Penjara

Markus Nari kaget Dituntut Sembilan Tahun Penjara

Mantan Anggota Komisi II DPR Markus Nari dituntut sembilan tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan.


Mobil Penuh Senjata Masih Diselidiki

Mobil Penuh Senjata Masih Diselidiki

Satu unit mobil merek Nissan Terra bernopol B 1 RI berisi senjata tajam berupa dua bilah parang dan nomor polisi palsu ditemukan terparkir di lobby Hotel Raffle


KPK Terima Pengembalian Uang Rp700 Juta dari Dua Pegawai BPK

KPK Terima Pengembalian Uang Rp700 Juta dari Dua Pegawai BPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima pengembalian dana dari dua pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.


Diduga Terima Suap Rp687,5 Juta, Bupati Seruyan Jadi Tersangka

Diduga Terima Suap Rp687,5 Juta, Bupati Seruyan Jadi Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Bupati Seruyan Darwan Ali sebagai tersangka.


Belasan WNI Ilegal Ditangkap di Malaysia

Belasan WNI Ilegal Ditangkap di Malaysia

Kepolisian Malaysia berhasil menahan 108 imigran ilegal dalam operasi di Kuala Lumpur. Dari ratusan imigran ilegal tesebut, terdapat sedikitnya 17 warga negara


WNI Jadi Korban Perampokan Rp4,1 Miliar di Malaysia

WNI Jadi Korban Perampokan Rp4,1 Miliar di Malaysia

Seorang warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia menjadi korban perampokan uang tunai sebanyak 1,24 juta Ringgit atau setara Rp4,1 miliar.


Bareng Rommy, Menag Disebut Ikut Terima Suap Rp325 Juta

Bareng Rommy, Menag Disebut Ikut Terima Suap Rp325 Juta

Drama suap di lingkungan Kementerian Agama berlahan terungkap. Nama-nama yang sejak awal kebagian hasil kongkalikong lobi jabatan pun tidak berbeda jauh dari pr



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!