Kriminal
Share this on:

Pembunuh Sopir Online Ketahuan dari Bercak Darah di Celana

  • Pembunuh Sopir Online Ketahuan dari Bercak Darah di Celana
  • Pembunuh Sopir Online Ketahuan dari Bercak Darah di Celana

KORBAN: Handarri (kiri) semasa hidup bersama istrinya.ISTIMEWA

BALIKPAPAN - Beberapa saat menerima informasi dari Polda Kaltim seputar pembunuhan, semua wilayah melakukan pengawasan ketat khususnya jalur darat. Pun dilakukan anggota Unit II Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltim yang bertugas di pos Jalan Soekarno-Hatta Km 51, poros Balikpapan-Samarinda.

Pengawasan pun langsung dilakukan Bripka Ismail Marzuki bersama Aiptu Misu, Aiptu Asrob, Bripda Ahmad Irfani, dan Bripda Eringga. Kedua nama terakhir merupakan anggota Satuan Brimob yang bertugas berjaga di sana.

Mereka membagi tugas. Ada yang mengawasi dari arah Samarinda, maupun sebaliknya. Kendaraan roda empat difokuskan. Sebab, informasi yang mereka terima, terduga pelaku mengendarai mobil Daihatsu Xenia KT 1098 LR warna hitam.

Arus kendaraan yang padat siang itu, para petugas memasang mata dan terus komunikasi melalui radio handy talky (HT). mereka ada pula yang patrol menyisir jalanan poros itu. Sekitar pukul 16.30 Wita, target sasaran mulai terlihat dari kejauhan dari arah Balikpapan saat arus lalu lintas ramai lancar.

Kondisi tersendat di depan Rumah Makan Tahu Sumedang, memudahkan petugas mengatur lalu lintas serta mengawasi mobil yang melintas. “Target melintas, kami hentikan,” sebut Ismail.

Dia pun dengan prosedur tetap meminta kelengkapan surat kendaraan, termasuk memasang mata melihat di dalam mobil. Setelah yakin kendaraan tersebut, tiga orang penumpang termasuk sopir diminta turun.

“Ada bekas ceceran darah pada celana jins terduga pelaku,” ungkapnya.

Dia pun langsung mengamankan ketiganya. Termasuk handphone dan lainnya. Kemudian, mereka mengontak Subdit Kejahatan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kaltim. “Kami kontak Jatanras, kalau target kami amankan di pos,” paparnya. Beberapa saat kemudian, anggota Jatanras tiba di pos dan membawa ketiganya ke markas Polda Kaltim, di Balikpapan. (aim/one/k15/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tak Pasang Bendera Merah Putih, Gabungan Ormas dan Mahasiswa Nyaris Bentrok

Tak Pasang Bendera Merah Putih, Gabungan Ormas dan Mahasiswa Nyaris Bentrok

Belasan orang dari ormas gabungan yang menamakan diri Benteng NKRI Surabaya nyaris bentrok dengan mahasiswa.


Darah Tinggi Kambuh, Sopir Pajero Tewas Tabrak Dua Mobil Parkir

Darah Tinggi Kambuh, Sopir Pajero Tewas Tabrak Dua Mobil Parkir

Gara-gara diduga darah tinggi kambuh, Karmadi (57), pengemudi Mitsubishi Pajero L 1091 FG tewas seketika.


Kepergok Hendak Curi Motor, Dua Pemuda Ditangkap

Kepergok Hendak Curi Motor, Dua Pemuda Ditangkap

Niat hati ingin mencuri sebuah sepeda motor dari dalam lingkungan kompleks pondok pesantren, dua orang pemuda justru mengalami nasib apes.


Spesialis Pecah Kaca Colong Ratusan Juta

Spesialis Pecah Kaca Colong Ratusan Juta

Hamdi Zulfahmi (35) dan Usman (31) terus meringis ketika turun dari mobil khusus anggota Unit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda.


Bawa 19 Ton Bawang Malaysia, Tiga Sopir Diamankan

Bawa 19 Ton Bawang Malaysia, Tiga Sopir Diamankan

Tak hanya narkoba yang menjadi atensi kepolisian saat ini, upaya memasukkan barang ilegal dari perbatasan Indonesia-Malaysia juga diawasi secara ketat.


Diduga Sakit Hati, Sopir Taksi Online Dibunuh

Diduga Sakit Hati, Sopir Taksi Online Dibunuh

Puluhan pasang mata pengunjung Mapolres Balikpapan terpaku. Raut wajah menunjukkan penasaran.


Lepas dari Penganiayaan, Kesandung Pil Koplo

Lepas dari Penganiayaan, Kesandung Pil Koplo

Setelah dua bulan hidup dari menjual obat terlarang, Fendi Saputro alias Bendot ditangkap Unit Reskrim Polsek Sambit, Senin (23/7) lalu.


Dua Jam Terjepit, Sopir asal Bumiayu Akhirnya Tewas

Dua Jam Terjepit, Sopir asal Bumiayu Akhirnya Tewas

Kecelakaan maut terjadi di jalan Pantura Susukan tepatnya di Desa Jatianom, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Selasa (24/7) sekitar pukul 13.00 WIB.


200 Karung Bawang Putih Malaysia Diamankan

200 Karung Bawang Putih Malaysia Diamankan

Anggota Polsek Seluas, jajaran Polres Bengkayang berhasil menggagalkan penyelundupan bawang putih yang dibawa dari Malaysia.


Pembunuh Anak Kandung Dituntut 15 Tahun

Pembunuh Anak Kandung Dituntut 15 Tahun

Sidang kasus pembunuhan Hasanuddin (10) oleh ibu kandung dan ayah tirinya, memasuki babak baru.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!