Kriminal
Share this on:

Penahanan 100 Tersangka Ditangguhkan

  • Penahanan 100 Tersangka Ditangguhkan
  • Penahanan 100 Tersangka Ditangguhkan

JAKARTA - Polri terus mendalami kasus dugaan makar. Rencananya, Polri memanggil pemimpin Garda Prabowo Fauka Noor Farid untuk diperiksa sebagai saksi. Fauka dipanggil karena salah seorang tersangka berinisial AG alias Cobra menyebut namanya.

Kabagpenum Divhumas Polri Kombespol Asep Adi Saputra menjelaskan, memang diketahui, salah seorang tersangka menyebut nama Fauka. Karena itu, akan dilakukan pemanggilan terhadap Fauka. "Masih dalam rencana penyidik," ujarnya, kemarin (16/6) kemarin.

Pemanggilan itu tentu akan mengklarifikasi berbagai hal yang disebutkan tersangka. Soal waktu pemanggilan belum dipastikan. "Bergantung penyidiknya," ucap polisi dengan tiga melati di pundak tersebut.

Asep juga mencoba meluruskan persepsi terkait kasus Soenarko dan Kivlan Zein. Sebelumnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut kasus Soenarko bisa diajak komunikasi, berbeda dengan Kivlan Zein. Menurut Asep, memang kedua kasus berbeda. Sebab, kasus Soenarko hanya terkait kepemilikan senjata. Namun, kasus Kivlan terkait kepemilikan senjata serta permufakatan jahat.

"Seperti upaya pembunuhan empat tokoh," katanya.

Dua kasus itu masih dalam proses pendalaman untuk mengetahui apakah masih ada pihak lain yang terlibat. Mengingat potensi adanya pihak lain besar. "Khususnya untuk kasus Kivlan Zein," terangnya.

Asep menyebutkan, terkait kasus kerusuhan 22 Mei, Polri juga telah menangguhkan penahanan terhadap 100 orang tersangka dari 447 tersangka yang ditangkap saat kerusuhan. "Penangguhan ini dengan pertimbangan bobot keterlibatan yang bersangkutan," jelasnya.

Yang ditangguhkan penahanannya itu biasanya yang perannya tidak masif. Misalnya sekadar tidak mengindahkan perintah aparat keamanan. Namun, hal tersebut juga termasuk dalam pidana. "Sesuai pasal 218 KUHP," ucapnya.

Asep menuturkan, dalam menangani kasus itu, polisi menjunjung tinggi asas transparansi. Penyidik juga berkoordinasi dengan Komnas HAM, Kompolnas, dan pengawas lainnya. Polisi juga menerima masukan berbagai pihak untuk menyempurnakan pengungkapan kasus tersebut. Karena itu, pihak mana pun yang ingin memberikan masukan dipersilakan. (mhf/idr/zul/ful)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Wali Kotanya Ditahan di Guntur, Pemkot Medan Siapkan Pembelaan

Wali Kotanya Ditahan di Guntur, Pemkot Medan Siapkan Pembelaan

Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin (TDE), tersangka kasus suap proyek dan jual beli jabatan ditahan di Pomdam Jaya Guntur Jakarta.


Polisi Sudah Tetapkan 385 Tersangka Karhutla

Polisi Sudah Tetapkan 385 Tersangka Karhutla

Tindakan tegas dilakukan Polri dalam mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah di Indonesia.


Delapan Diamankan saat OTT, Tiga Ditetapkan Tersangka

Delapan Diamankan saat OTT, Tiga Ditetapkan Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka kasus dari delapan orang yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan di Kalimantan Timur dan Jakart


Dugaan Suap Kalapas Sukamiskin, Lima Tersangka Ditangkap KPK

Dugaan Suap Kalapas Sukamiskin, Lima Tersangka Ditangkap KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima tersangka kasus dugaan suap pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas I


Korupsi Alkes, Kajati Sulteng Bidik Tersangka Baru

Korupsi Alkes, Kajati Sulteng Bidik Tersangka Baru

Penyidik pidana khusus Kejaksaam Tinggi Sulawesi Tengah (Sulteng) terus mengembangkan kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan alat kesehatan (alkes)


Wali Kota Medan Tersangka Jual Beli Jabatan

Wali Kota Medan Tersangka Jual Beli Jabatan

Tiga dari lima orang yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ditetapkan sebagai tersangka.


Bupati Indramayu Tersangka Dugaan Suap Proyek Jalan

Bupati Indramayu Tersangka Dugaan Suap Proyek Jalan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat tersangka kasus dugaan suap pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu tahun 20


Istri Bikin Status Nyinyir, Tujuh Tentara Dihukum

Istri Bikin Status Nyinyir, Tujuh Tentara Dihukum

Pencopotan jabatan disertai sanksi penahanan terhadpa Kolonel Kav Hendi Suhendi sebagai Dandim Kendari, mendapat banyak sorotan. Tak terkecuali kritik.


Diduga Terima Suap Rp687,5 Juta, Bupati Seruyan Jadi Tersangka

Diduga Terima Suap Rp687,5 Juta, Bupati Seruyan Jadi Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Bupati Seruyan Darwan Ali sebagai tersangka.


Tukang Becak Tersangka Pembunuh Aktivis Walhi

Tukang Becak Tersangka Pembunuh Aktivis Walhi

Kematian aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara (Sumut) Golfrid Siregar mulai menemui titik terang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!