Kriminal
Share this on:

Pencuri Motor Berpistol Dilucuti Warga

  • Pencuri Motor Berpistol Dilucuti Warga
  • Pencuri Motor Berpistol Dilucuti Warga

BEKASI - Pelaku pencurian sepeda motor dengan senjata api, jadi bulan-bulanan massa di Kawasan Industri, MM2100, Desa Gandamekar, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi pada Selasa (31/7) pukul 19.45. Selain dihadiahi bogeman, pakaian pelaku berinisial A itu juga dilucuti.

Padahal, aksi pelaku A tidak sendiri. Dia ditemani dua orang rekannya, sayangnya rekan pelaku berhasil kabur menggunakan motor yang dikemudikannya. Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan, kasus pencurian ini terjadi di PT Sanyo Special Steel. Tersangka masuk ke dalam lingkungan pabrik setelah melompati pagar setinggi sekitar 2 meter secara diam-diam.

Setelah itu, dia bergegas ke tempat parkir dan menggasak sepeda motor karyawan jenis Kawasaki Ninja R 150 cc bernopol B 3919 FYD. Diduga panik karena takut ketahuan, tiba-tiba tersangka ambruk saat mengemudikan motor korban di areal pabrik.

Suaranya lalu menarik perhatian petugas keamanan pabrik yang berlari ke arah tempat parkir sepeda motor. Tanpa perlawanan, tersangka diamankan petugas keamanan dan warga setempat.

Massa yang kesal dengan ulahnya bahkan menghakimi pelaku dengan tangan kosong. Saat pakaiannya digeledah, massa mendapati sepucuk pistol senjata api, sebilah golok dan satu kunci berbentuk T beserta lima anak kunci yang biasa dipakai kawanan pencuri untuk membobol rumah kunci motor korban, serta satu buah alat perkakas berupa tang.

Kapolsek Cikarang Barat Kompol Hendrik Situmorang membenarkan adanya penangkapan tersebut. Dia menjelaskan, tersangka ditangkap petugas keamanan saat menggasak motor karyawan setempat. "Setelah ditangkap petugas keamanan, tersangka langsung diserahkan ke penyidik untuk diproses hukum," kata Hendrik, Selasa (1/8).

Hendrik mengaku pihaknya belum bisa memberikan keterangan yang detail karena tersangka masih diperiksa penyidik. Keterangan tersangka digali untuk menangkap rekannya yang berhasil lolos. "Termasuk sepak terjangnya masih kita dalami. Secepatnya bila tertangkap akan kami ungkap," ujarnya.

Akibat perbuatannya tersangka bisa dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun. (dny/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Penemuan mayat menggegerkan warga Dukuh Saliyan Kelurahan Pati Lor siang kemarin.


Bermain dengan Teman-temannya, Balita Tewas Tercebur Kolam Lele

Bermain dengan Teman-temannya, Balita Tewas Tercebur Kolam Lele

Nasib nahas menimpa pasangan suami istri (pasutri) Iwan Setiadi (37) dan Waspini (40), warga Desa Pemaron, Brebes.


Jual Ciu, Warung Kelontong Digedor

Jual Ciu, Warung Kelontong Digedor

Nekad berjualan minuman keras atau ciu, warung kelontong milik Aji warga Jalan Ponorogo Sumurpanggang, Margadana, Rabu (12/12) malam, digedor petugas.


Mayat Bayi dalam Kardus, Tubuh Dililit Tali Sepatu

Mayat Bayi dalam Kardus, Tubuh Dililit Tali Sepatu

Warga Jalan Ismita Kelurahan Tambelan Sampit Kecamatan Pontianak Timur geger.


Rentenir Dilarang Masuk Kampung

Rentenir Dilarang Masuk Kampung

Warga Dusun Karanganyar Desa Karangtengah Cilongok Banyumas kompak memasang poster larangan masuknya berbagai bentuk rentenir.


Sopir Truk Sakau Sabu-sabu di Kamar Hotel

Sopir Truk Sakau Sabu-sabu di Kamar Hotel

Erik Santoro, warga Kelurahan Babat Jerawat, Pangkal, Surabaya, telah mengonsumsi sabu-sabu sejak 2016 silam.


Hendak Timba Air, Kakek Tewas Tercebur Sumur

Hendak Timba Air, Kakek Tewas Tercebur Sumur

Nasib naas dialami seorang manula Wusriah (73) warga Dusun Bojonglor, 3 RT 10 RW 03, Desa Bojonglor, Kecamatan Bojong, Senin (3/12).


Berteduh di Gubuk, ABG Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Gubuk, ABG Tewas Tersambar Petir

Naas menimpa seorang pemuda Untung Slamet (19), warga Dukuh Jlubangan Desa Pantirejo Kecamatan Kesesi, Sabtu (1/12).


Perbaiki Antena, Pekerja Meninggal Tersengat Listrik

Perbaiki Antena, Pekerja Meninggal Tersengat Listrik

Nahas dialami Poniman (50) warga Beji, Kedungbanteng, Minggu (2/12). Dia meninggal dunia diduga akibat tersengat listrik.


Dipukuli dengan Koran Bekas dan Sandal, Uang Rp23 Juta Melayang

Dipukuli dengan Koran Bekas dan Sandal, Uang Rp23 Juta Melayang

Katiran benar-benar apes. Warga Desa Tamansari, Sambit, Ponorogo itu harus kehilangan uang Rp23 juta.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!