Kriminal
Share this on:

Penganiaya Santri Ditahan

  • Penganiaya Santri Ditahan
  • Penganiaya Santri Ditahan

BARANG BUKTI – Wakapolres Demak Kompol Ibnu Bagus Santoso dan Kasatreskrim AKP Tri Agung menunjukkan barang bukti bungkus pistol dan peluru milik tersangka, kemarin. (wahib prabadi/rase)

DEMAK - Kejaksaan Negeri (Kejari) Demak akhirnya menahan Eko Sugiarto (45), warga Desa Sarimulyo, RT 1 RW 1 Kecamatan Kebonagung di Rumah Tahanan (Rutan) Demak. Sebelumnya, tersangka yang mengaku sebagai angota WN Divisi Humas Mabes Polri ini juga menjadi tahanan Satreskrim Polres Demak setelah ditangkap kemarin malam.

Setelah dinilai lengkap (P21), berkas kasus pelaku terkait dengan dugaan penganiayaan terhadap santri Ponpes Sirojut Tholibin Kebonagung berinisial D (14), itu langsung dilimpahkan ke kejari Demak untuk segera disidangkan.

Berkas dan tersangka diserahkan langsung oleh Kasatreskrim Polres Demak AKP Tri Agung kepada jaksa penuntut umum (JPU) Kejari setempat. Kasatreskrim AKP Tri Agung mengatakan, sebelum dilimpahkan ke kejaksaan tersebut, tersangka ditangkap Satgas Tindak Street Crime (tindak pidana kejahatan jalanan).

Petugas sempat mendatangi dan menggeledah rumah tersangka dan mengamankan sejumlah barang bukti (BB) berupa bungkus pistol soft gun beserta pelurunya. ”Tersangka kita tangkap dan kita serahkan ke kejaksaan terkait kasus penganiayaan pelajar (santri). Pelaku sempat memukul dan menodongkan pistol jenis air soft gun kearah korbannya. Akibatnya, korban yang masih dibawah umur itu mengalami trauma,” katanya.

Peristiwa dugaan penganiayaan itu terjadi sebagai buntut perkelahian antara santri D dengan teman sesama santri berinisial M (14). M sendiri merupakan anak kandung dari tersangka Eko.

Perkelahian dipicu saling ejek. Mendengar anaknya terlibat perkelahian dengan sesama santri itu, pelaku beberapa saat kemudian menjenguk anaknya di Ponpes yang tak jauh dari kediamannya tersebut.

“Berdasarkan keterangan yang ada, pelaku sempat memukul kepala korban memakai helm dan memukul bagian pipi sebelah kanan serta mengancam dengan menodongkan pistol,” ujarnya.

Wakapolres Demak, Kompol Ibnu Bagus Santoso menambahkan, mendasarkan pengakuan korban, pelaku menodongkan pistol sehingga korban trauma. Selain soal penganiayaan ini, tersangka juga dilaporkan oleh masyarakat terkait dengan ujaran kebencian atau UU ITE.Setidaknya, ada tiga pengaduan yang masuk ke Polres Demak dan kini masih dalam proses penyidikan.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Demak, Yan A Jaya, SH mengatakan, berkas tersangka yang dilimpahkan penyidik Polres Demak ini secepatnya disidangkan ke pengadilan negeri (PN) Demak. Dalam kasus penganiayaan tersebut, tersangka dikenai pasal berlapis. Yakni, pasal 76 c juncto pasal 80 ayat 1 UU RI Nomor 35 tentang perlindungan anak, serta pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

”Segera kita sidangkan,” jelasnya.

Saat dimintai keterangan di Polres maupun di Kejari Demak kemarin, tersangka Eko membantah semua tuduhan yang dialamatkan ke dirinya tersebut. “Semua itu fitnah,” katanya. (hib/bas/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Zumi Zola Jadi Tersangka Lagi
Zumi Zola Jadi Tersangka Lagi

Berita Sejenis

Remaja Penganiaya Siswi sampai Meninggal Dunia Didor

Remaja Penganiaya Siswi sampai Meninggal Dunia Didor

Polres Lombok Timur berhasil menangkap SAS (18) tahun, DPO pelaku kekerasan seksual dan penganiayaan terhadap EA (15) tahun, kemarin (1/1).


Jadi Tersangka, Mantan Direktur PT DPS Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Mantan Direktur PT DPS Tak Ditahan

Penyidikan dugaan korupsi di PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS) terus berlanjut.


Tukang Angon Bebek Tewas Seketika Tersambar Petir

Tukang Angon Bebek Tewas Seketika Tersambar Petir

Naas kembali menimpa warga Kota Santri. Kali ini dialami seorang warga Dukuh Kaibahan Desa Kiabahan Kecamaran Kesesi, Warsono (65).


Kuli Bangunan Tewas Kesetrum

Kuli Bangunan Tewas Kesetrum

Naas kembali menimpa warga Kota Santri, Rabu (19/12) lalu.


Rumah Kos Masih Jadi Sasaran Curat

Rumah Kos Masih Jadi Sasaran Curat

Untuk kesekian kalinya, rumah kos di Kota Santri menjadi sasaran pencurian dengan pemberatan (Curat).


Tak Bayar Uang Sewa, Gadis Penyewa Mobil Ditahan

Tak Bayar Uang Sewa, Gadis Penyewa Mobil Ditahan

HYM (22), perempuan muda warga Desa Losari Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang harus berurusan dengan polisi.


Bawa Puluhan Ribuan Petasan, Penjual Ditahan

Bawa Puluhan Ribuan Petasan, Penjual Ditahan

Operasi cipta kondisi terus digencarkan Polres Banyumas.


Kirim ABG Kerja di Karaoke, Dua Perempuan Ditahan

Kirim ABG Kerja di Karaoke, Dua Perempuan Ditahan

Setelah Ika Dewi Ratnasari (44) ditahan, pihak kepolisian Polres Metro Bekasi Kota kembali meringkus pelaku lainnya, Novi, 22.


Santri Balekambang Diteror Pakai Samurai

Santri Balekambang Diteror Pakai Samurai

Santri Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin, Desa Balekambang, Kecamatan Nalumsari, sepekan terakhir mendapatkan teror dari orang tak dikenal.


Guru Tari Paksa Tiga Muridnya Berbuat Cabul

Guru Tari Paksa Tiga Muridnya Berbuat Cabul

Seorang oknum guru tari harus berurusan dengan polisi. Pria berinisial US (50) itu ditahan setelah dilaporkan telah mencabuli tiga muridnya.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!