Kriminal
Share this on:

Penyebar Hoaks Brimob China Ditangkap

  • Penyebar Hoaks Brimob China Ditangkap
  • Penyebar Hoaks Brimob China Ditangkap

JAKARTA - Said Djamalul Abidin (SDA) ditangkap tim Siber Bareskrim Polri. Warga Bekasi, Jawa Barat ini diamankan karena menyebar berita bohong alias hoaks terkait adanya Polisi China yang dikerahkan dalam aksi unjuk rasa di depan kantor Bawaslu. Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan SDA diamankan usai melakukan penyebaran hoaks soal 'Polisi China di depan kantor Bawaslu RI'.

Dia ditangkap di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (23/5) lalu. "Kita amankan yang bersangkutan berikut dengan barang bukti satu unit handphone. Dan perlu disampaikan, apabila konten yang disebarkan oleh tersangka itu sama sekali tidak benar," kata Dedi Prasetyo, Jumat (24/5).

Dedi menjelaskan, aksi tersangka jelas bertujuanmenimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). "Terhadap tersangka disangkakan sebagaimana dimaksud Pasal 45A ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik," jelas Dedi.

"Dan/atau Pasal 16 jo Pasal 4 huruf b angka 1 UU No 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan/atau Pasal 15 UU No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana," sambungnya.

Terpisah, Kasubdit III Siber Bareskrim Kombes Ricky Naldo menambahkan, pihaknya menangkap tersangka lantaran menyebarkan konten berita bohong dengan maksud adanya rasa semangat nasionalisme, dimana seharusnya anggota Polri harus berasal dari anak bangsa sendiri.

"Tapi maksud dan tujuan itu tidak mendasar, karena semua personel pengamanan kemarin itu memang merupakan anak bangsa. Jadi, tidak benar jika ada polisi China ikut mengamankan aksi unjuk rasa seperti yang disebarkan tersangka," tambah Ricky.

Dikatakan Ricky, sesungguhnya tiga anggota Brimob tersebut asli orang Indonesia. Mereka berasal dari Polda Sumatera Utara. Mereka di Jakarta karena diperbantukan untuk mengamankan aksi unjuk rasa.

Berikut ini konten yang disebar oleh tersangka Said dan viral di media sosial: Info tkp depan bawaslu.... Innalillahi Waa Innaillaihi Roji'un Telah gugur saudara kita Eri dari Bantul terkena tembakan Semoga HUSNUL KHOTIMAH Kader pejuang gerindra... Info lanjut masih menunggu rekan2 Yg masih dilapangan Biadap polisi cina ikut2an apa ini negara... apa negara komunis ini...siapa yg bolehkan masuk k Indonesia...

Sementara itu, di depan awak media, SDA meminta maaf atas kesalahannya. Ia mengakui tidak cermat dalam menggunakan media sosial.

"Saya terima foto tersebut dari seseorang. Saya khilaf, sehingga saya ikut menyebarkan berita (hoaks) tersebut. Saya mohon maaf kepada semua pihak terutama kepolisian, karena ternyata kami tidak cermat dalam menggunakan medsos," katanya. (mhf/gw/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dua Kapal Penyelundup BBM Diciduk

Dua Kapal Penyelundup BBM Diciduk

Kapal MT yang diduga melakukan transfer BBM ilegal di Perairan Muara Baru, Jakarta Utara ditangkap, Kamis (18/7).


Kivlan Zen Tak Akan Diberi Penangguhan Penahanan

Kivlan Zen Tak Akan Diberi Penangguhan Penahanan

Tersangka kasus hoaks, makar, dan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen tak akan memperoleh penangguhan penahanan.


Bandar Narkoba Internasional Jaringan Aceh Dimiskinkan

Bandar Narkoba Internasional Jaringan Aceh Dimiskinkan

Bandar narkoba internasional jaringan Aceh dimiskinkan Badan Narkotika Nasional (BNN). Seluruh aset tersangka berinisial KML disita usai ditangkap.


Tawarkan Gaji Besar, 7 Pelaku Human Trafficking Ditangkap

Tawarkan Gaji Besar, 7 Pelaku Human Trafficking Ditangkap

Tujuh pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau human trafficking ditangkap aparat Bareskrim Polri.


Selundupkan Gula Ilegal, Empat WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Selundupkan Gula Ilegal, Empat WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Empat warga negara Indonesia (WNI) ditangkap Kepolisian Maritim Malaysia di Tawau (Negeri Sabah), Malaysia, Kamis (11/7) lalu.


Buronan Kejagung Dibekuk saat Bersembunyi di Apotek

Buronan Kejagung Dibekuk saat Bersembunyi di Apotek

Nanang Fauzi, buronan kasus penipuan bilyet giro senilai Rp400 juta ditangkap tim intelijen gabungan dari Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Bar


Perkembangan Kasus Pelanggaran HAM Brimob Dipertanyakan

Perkembangan Kasus Pelanggaran HAM Brimob Dipertanyakan

Kelanjutan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan oknum Brimob saat menangani kerusuhan 21-22 Mei dipertanyakan Amnesty Internasional Indonesi


Seret Brimob Penganiaya saat Rusuh 21-22 Mei ke Pidana Umum

Seret Brimob Penganiaya saat Rusuh 21-22 Mei ke Pidana Umum

Amnesty Internasional Indonesia mendatangi Bareskrim Polri, Senin (8/7), menanyakan perkembangan investigasi kerusuhan 21-22 Mei lalu.


Sebut Sidang MK Hanya Permainan, Seorang Pria Ditangkap

Sebut Sidang MK Hanya Permainan, Seorang Pria Ditangkap

Seorang pria berinisial TFQ ditangkap aparat Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipisiber) Bareskrim Polri.


Bapak-Anak Terduga Teroris di Magetan Ditangkap Densus 88

Bapak-Anak Terduga Teroris di Magetan Ditangkap Densus 88

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap dua terduga teroris di Magetan, Jawa Timur, Selasa (2/7) lalu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!