Kriminal
Share this on:

Penyebar Undangan Bunuh Kapolri Diamankan

  • Penyebar Undangan Bunuh Kapolri Diamankan
  • Penyebar Undangan Bunuh Kapolri Diamankan

**JAKARTA ** - Penyeru membunuh Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabareskrim Komjen Idham Azis akhirnya ditangkap. Seruan dan ancaman pembunuhan disebarkan lewat media sosial.

Mukhamad Asli Seto Ansyurulloh ditangkap Polda Metro Jaya. Dia diduga sebagai penyebar ajakan anarkis melalui whatsapp grup. Pria asal Slawi, Jawa Tengah itu ditangkap di sekitar Rempoa, Ciputat, Tangerang Selatan.

"Mukhamad Asli Seto Ansyurulloh diduga menyebarkan ancaman pembunuhan terhadap Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabareskrim Polri Komjen Idham Aziz," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Rabu (22/5) kemarin.

Dijelaskan Argo, penangkapan bermula dari beredarnya pesan berantai di beberapa akun whatsapp. Pesan tersebut berisi seruan melakukan tindakan anarkis dengan target kantor Bareskrim Polri dan petinggi Polri.

Isi pesan tersebut: 'Undangan pengeboman kantor Bareskrim, mengundang seluruh Mujahid untuk membawa bom molotov untuk dilempar ke gedung Bareskrim Polri pada tanggal 22 Mei 2019, Target Utama yang harus dibunuh: 1. Kapolri Tito, 2. Kabareskrim Idham Azis, bismillah, Allah ada di belakang antum2 sekalian.

"Undangan ditujukan mengancam keselamatan pada tanggal 22 Mei 2019 dengan target Ancaman terhadap Kapolri dan Kabareskrim," ujar Argo.

Dijelaskan Argon, pelaku akan dijerat pasal 28 ayat (2) Jo pasal 45A ayat (2) Undang-Undang No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik; dan atau pasal 12A ayat 1 Undang-Undang No. 5 Tahun 2018 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Menjadi Undang-Undang.

"Barang Bukti yang disita print pesan berantai akun Whatsapp," ucapnya. (gw/zul/fin)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Kapolri Tolak Pembentukan TGPF 21 Mei

Kapolri Tolak Pembentukan TGPF 21 Mei

Kapolri menolak pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF) mengenai kerusuhan 21-22 Mei.


Ingin Namanya Viral, Ancam Ledakan Mako Brimob

Ingin Namanya Viral, Ancam Ledakan Mako Brimob

Seorang pria penangguran diamankan tim Subdit I Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri.


Polisi Tetapkan 32 Tersangka Bentrokan Antardesa di Buton

Polisi Tetapkan 32 Tersangka Bentrokan Antardesa di Buton

Polri menetapkan 36 tersangka dari 82 orang yang diamankan dalam peristiwa bentrokan antara warga dua desa di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.


Oknum Juru Parkir yang Viral Itu ternyata Nyambi Tukang Cuci Mobil

Oknum Juru Parkir yang Viral Itu ternyata Nyambi Tukang Cuci Mobil

Oknum juru parkir di Obyek Wisata Guci yang menariki tarif parkir Rp20 ribu per mobil, akhirnya diamankan Tim Saber Pungli Polres Tegal.


Penyebar Hoaks Brimob China Ditangkap

Penyebar Hoaks Brimob China Ditangkap

Said Djamalul Abidin (SDA) diamankan karena menyebar berita bohong alias hoaks polisi China yang dikerahkan dalam aksi unjuk rasa di depan kantor Bawaslu.


Modus Baru, Ganja 300 Kg Diselipkan dalam Karung Limbah Beracun

Modus Baru, Ganja 300 Kg Diselipkan dalam Karung Limbah Beracun

Sebanyak 300 kilogram ganja kering siap edar diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Cilegon, Banten.


Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Pergerakan sel jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) kembali terendus. Tiga pelaku pun diamankan Detasmen Khusus (Densus 88) Anti Teror.


Sembilan Pelaku Serangan Bom Gereja di Sri Lanka

Sembilan Pelaku Serangan Bom Gereja di Sri Lanka

Kepolisian Sri Lanka merilis nama sembilan pelaku serangan bom bunuh diri beruntun, yang menewaskan 253 orang pada Hari Paskah lalu.


Polri Petakan Kelompok Anarcho Syndicalism

Polri Petakan Kelompok Anarcho Syndicalism

Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian menyebut biang keladi kericuhan pada Perayaan Mayday di Kota Bandung, Rabu (1/5) merupakan kelompok bernama Anarcho Syndicali


Belasan Siswa di India Bunuh Diri Usai UN

Belasan Siswa di India Bunuh Diri Usai UN

Penyelenggaraan ujian nasional untuk siswa kelas 12 mendapat kritik tajam sejumlah kalangan di India.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!