Kriminal
Share this on:

Penyelundupan 18.000 Telur Ayam Malaysia Digagalkan

  • Penyelundupan 18.000 Telur Ayam Malaysia Digagalkan
  • Penyelundupan 18.000 Telur Ayam Malaysia Digagalkan

DICIDUK - Kasat Reskrim AKP Raden Real Mahendra bersama dua anggotanya menggiring tersangka dan barang bukti ke Mapolres Sambas, Rabu (25/7). (polisi for rk)

SAMBAS - YA, warga Desa Senatap Kecamatan Sajingan Besar diamankan anggota Satuan Reskrim Polres Sambas di Jalan Raya Galing, Kecamatan Galing, Selasa (24/7) sekira pukul 12.05 WIB.

Pria 30 tahun itu diamankan karena diduga akan melakukan penyelundupan telur ayam asal Malaysia. Dalan penangkapan ini, petugas berhasil menyita mobil pikap yang bermuatan 18.000 butir telur ayam ilegal.

"Awalnya anggota mendapat informasi bahwa ada yang membawa telur dari Malaysia. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata benar telur yang dibawa tanpa dilengkapi dengan dokumen semestinya," kata Kapolres Sambas AKBP Cahyo Hadiprabowo melalui Kasat Reskrim AKP Raden Real Mahendra kepada sejumlah wartawan, Rabu (25/7).

Hasil pemeriksaan sementara, kepada petugas YA mengaku telur-telur tersebut dibeli dari penjual yang berada di kawasan PLBN Aruk dengan fasilitas Kartu Identitas Lintas Batas (KILB).

"Tersangka dan barang bukti berupa 60 papan telur ayam dengan jumlah keseluruhan 18 ribu butir dan mobil pikap sudah kami amankan di Mapolres Sambas untuk penyelidikan selanjutnya," terangnya.

YA, kata Real, akan dijerat Pasal 31 ayat (1) UU RI Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

Dalam kesempatan ini, Real mengimbau masyarakat Sambas jika menemukan aktivitas ilegal lainnya, untuk segera melaporkan ke Polres Sambas atau Polsek terdekat.

"Kita mengharapkan bantuan seluruh masyarakat, jika menemukan aksi-aksi kejahatan untuk segera melaporkan ke kami," pungkasnya. (sai/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Indonesia Minta Jaksa Malaysia Banding

Indonesia Minta Jaksa Malaysia Banding

Pemerintah Indonesia meminta jaksa penuntut umum dalam kasus kematian Adelina Sau mengajukan banding.


Indonesia Selidiki Bebasnya Penyiksa TKI Hingga Tewas

Indonesia Selidiki Bebasnya Penyiksa TKI Hingga Tewas

Pemerintah Indonesia terkejut atas keputusan pengadilan Malaysia membebaskan S Ambika, majikan TKI asal Nusa Tenggara Timur bernama Adelina Jemira Sau.


Empat Hari Penyelundupan Bibit Lobster Rp57 Digagalkan

Empat Hari Penyelundupan Bibit Lobster Rp57 Digagalkan

Dahsyat, dalam rentang waktu empat hari, pemerintah sudah dua kali menggagalkan penyelundupan baby lobster (BL).


Terduga Penyiksa TKI Hingga Tewas Dibebaskan

Terduga Penyiksa TKI Hingga Tewas Dibebaskan

Anggota parlemen dan lembaga pembela tenaga kerja migran di Malaysia mempertanyakan putusan Pengadilan Tinggi setempat.


 Sedang Santap Mi Ayam, Pria Kejang-kejang lalu Meninggal Dunia

Sedang Santap Mi Ayam, Pria Kejang-kejang lalu Meninggal Dunia

Maut bisa datang di mana saja dan kapan saja. Seperti dialami Rudi Hendrawan (44), warga Perum Armada Village RT 5 RW 5 Desa Danurejo, Mertoyudan, Magelang.


Logistik Pemilu yang Terbakar di Malaysia Bukan Sabotase

Logistik Pemilu yang Terbakar di Malaysia Bukan Sabotase

Kasus kebakaran enam kotak dan 1.818 lembar surat suara Pemilu 2019 di Jalan Sapi Nangoh, Pamol, Sandakan, Negeri Sabah, Malaysia 7 April lalu, belum terungkap.


Enam Kapal Berbendera Vietnam dan Malaysia Ditangkap

Enam Kapal Berbendera Vietnam dan Malaysia Ditangkap

Dua kapal Hiu Macan milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap enam kapal berbendera asing yang tengah menangkap ikan secara ilegal (illegal fishi


Pemuda Pengepruk Telur ke Kepala Aning Dibebaskan

Pemuda Pengepruk Telur ke Kepala Aning Dibebaskan

Will Connolly, seorang remaja yang terkenal karena keberaniannya mengepruk telur ke kepala Senator Queensland Fraser Aning tidak dikenai tuntutan.


Tiga WNI Tewas Kecelakaan Bus di Malaysia

Tiga WNI Tewas Kecelakaan Bus di Malaysia

Tiga WNI dinyatakan meninggal dunia dalam insiden kecelakaan bus di Selangor, Malaysia.


Jika Terbukti Korupsi, Najib Razak Bisa Dipenjara Seabad

Jika Terbukti Korupsi, Najib Razak Bisa Dipenjara Seabad

Kasus dugaan korupsi yang menimpa mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mulai disidangkan, Rabu (3/4) lalu, di Kuala Lumpur.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!