Kriminal
Share this on:

Peredaran Obat dan Kosmetik Ilegal Rp750 Juta Dibongkar

  • Peredaran Obat dan Kosmetik Ilegal Rp750 Juta Dibongkar
  • Peredaran Obat dan Kosmetik Ilegal Rp750 Juta Dibongkar

ILEGAL - Tim Satgas Pemberantasan Obat dan Makanan Ilegal Provinsi Jawa Tengah Bidang Gakkum membongkar peredaran obat dan kosmetik ilegal senilai Rp750 juta, kemarin. (adityo dwi/jpnn)

SEMARANG - Tim Satgas Pemberantasan Obat dan Makanan ilegal Provinsi Jateng kembali membongkar peredaran obat dan kosmetik ilegal di Kabupaten Jepara dan Surakarta. Di Kabupaten Jepara ditemukan sarana produksi dan peredaran produk obat tradisional tanpa izin edar sebanyak 27 item.

"Nilai total peredaran obat dan kosmetik di kedua wilayah tersebut mencapai Rp750 juta. Untuk wilayah Kabupaten Jepara sendiri dengan nilai ekonomi sekitar Rp50 juta," ungkap Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Semarang, Syafriansyah saat gelar perkara dan sosialisasi di Hotel Harris Semarang, kemarin.

Syafriansyah menambahkan, tim satgas yang mengungkap tidak hanya dari BPOM, melainkan dari BNNP Jateng, Bea Cukai, Kepolisian, dan pihak terkait lainnya, mengungkap penertiban produk kosmetik tanpa izin edar atau ilegal di Surakarta.

Hasilnya, ada 324 item kosmetik dan 15 item obat keras, nilai ekonominya mencapai sekitar Rp700 juta. Syafriansyah menjelaskan, masih perlu adanya sosialisasi dan meningkatkan frekuensi pengawasan.

Hal itu karena masih adanya peredaran obat dan kosmetik ilegal di masyarakat, termasuk peredaran penjualan lewat online. "Diharapkan akan semakin ada peningkatan pengawasan obat dan makanan di daerah. Sehingga mampu membersihkan produk ilegal di masyarakat dan tujuannya masyarakat semakin terlindungi," tandasnya (dit/jpg)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dicurigai Jadi ajang Pemerasan, TP4 Kejaksaan Diminta Bubar

Dicurigai Jadi ajang Pemerasan, TP4 Kejaksaan Diminta Bubar

Masyatakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendesak Jaksa Agung HM Prasetyo untuk membubarkan TP4 dan TP4D.


Jaksa Tahan Kivlan Zen di Rutan Guntur

Jaksa Tahan Kivlan Zen di Rutan Guntur

Tersangka kasus dugaan kepemilikan dugaan senjata api ilegal, Kivlan Zen ditahan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat di Rutan Gunt


Papua Kembali Panas, 45 Orang Damankan

Papua Kembali Panas, 45 Orang Damankan

Kondisi Bumi Cendrawasih, Papua kembali memanas dan mencekam, Rabu (21/8). Kini rusuh meluas ke Mimika dan Fakfak.


Bawa Uang Miliaran Rupiah, WNI Ditangkap di Singapura

Bawa Uang Miliaran Rupiah, WNI Ditangkap di Singapura

Otoritas Singapura menjatuhkan hukuman denda SG$ 8 ribu (Rp81 juta) kepada seorang warga negara Indonesia (WNI), karena membawa sejumlah besar uang tunai senila


Terkait Rusuh Papua, Usut Aparat yang Bertindak Rasial

Terkait Rusuh Papua, Usut Aparat yang Bertindak Rasial

Kasus kekerasan yang melibatkan masyarakat Papua di Surabaya, Manokwari, dan beberapa tempat lainnya menyulut keprihatinan dari sejumlah pihak.


KPK Beberkan Konstruksi Perkara Suap Jogja

KPK Beberkan Konstruksi Perkara Suap Jogja

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka kasus dugaan suap terkait lelang proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukima


Tiga Polda Kirim Pasukan ke Papua

Tiga Polda Kirim Pasukan ke Papua

Mabes Polri memastikan, situasi Kamtibmas pascarusuh di wilayah Papua Barat dan Papua telah berangsur kondusif.


Korupsi Obat AidsAIDS, Mantan Pejabat Kemenkes Diperiksa

Korupsi Obat AidsAIDS, Mantan Pejabat Kemenkes Diperiksa

Mantan Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Keseahtan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Dra Maura Linda Sitanggang diperiksa penyidik pidana khusus Kejaksaan


KPU dan Bawaslu Rampungkan Putusan MK

KPU dan Bawaslu Rampungkan Putusan MK

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, sudah rampung dilaksanakan.


KPK Kembali Lakukan Penggeledahan

KPK Kembali Lakukan Penggeledahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan rumah dan kantor Chandry Suanda (CSU) alias Afung.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!